Senin, 07 Juni 2010 3 komentar

Do'a (yang sudah dikabulkan)

Alhamdulillah wa syukurillah.
Ahad (6/6) lalu salah satu harapan ku sudah dikabulkan oleh Allah SWT.
Ahad lalu merupakan langkah awal dalam membuka lembaran baru yang sempat kelam lebih kurang 2 tahun lamanya.
Ahad lalu semangat yang dulu sempat tenggelam kini kembali hadir, dengan semangat yang lebih membaja dari yang sebelumnya.
Ahad lalu menjadi bukti sejarah, bahwa emas tetaplah emas walau berada di dalam lumpur sekalipun.
Love U Allah....
Sabtu, 29 Mei 2010 2 komentar

Ingin Mandiri

Sudah lama juga tidak menulis di blog ini. Entah kenapa inspirasi tak muncul untuk mengetik sepatah dua patah kata yang akan dituang ke lahan ms.word kemudian disetor ke lahan blogspot ini. Apa mungkin karena Yoyen sudah almarhum, jadi kemampuan mencipta yel-yel dan curhat melalui tulisan sudah menjadi tumpul (wkwkwk ngarang kali alasannya).


Jadi inget dengan blog nya teman di seberang pulau. Kalau tidak salah isi blognya tentang mandiri nya seseorang jika dia pergi dari daerah asalnya. Isi blognya sedikit banyak membuat ku tersinggung. Karena dari kecil ku tak pernah berpisah dengan ortu dalam waktu yang lama. Paling lama Cuma 3 minggu itupun karena aku harus praktek di RSJ Pekanbaru. Belum lagi genap 2 minggu di Pekanbaru aku sudah sakit (hehe.. bukan karena kangen ortu lho! Tapi karena tiap hari harus menghirup asap rokok). Bapak ku yang begitu menelepon dari Batam langsung khawatir dengan anak sulungnya ini karena suara ku berubah jadi serak-serak banjir plus batuk yang nggak karuan bunyinya. Sehabis ditelepon, tes..tes.. udah jatuh aja tuh air mata. Malu dengan teman-teman segera ku hapus air mata yang sudah terlanjur turun itu. Oh ya, pernah juga sih pisah lama tapi Cuma 3 minggu juga. Pisah untuk Praktek Belajar Lapangan (PBL) kalau istilah teman-teman di universitas ya KKN. Tapi yang ini beda, ortu bahkan temen pun bisa jenguk kita karena lokasi PBL dekat dari rumah kami (red:mahasiswa)  PBL yang aneh!. Jadi seminggu sekali ortu ku datang untuk melihat anaknya ini. Apa tambah kurus karena tak ada yang masakin, atau sakit-sakitan atau kekurangan hepeng. Sebelum ortu datang ke tempat tinggal ku, aku sudah berpesan dulu agar dibawakan makanan rumah. Kangen juga dengan masakan rumah plus tambahan uang saku.


Nggak kebayang juga kalau aku harus pisah dengan ortu dalam waktu tahunan. Nggak ada yang ngatur, nggak ada yang masakin, nggak ada yang bangunin, nggak ada yang marahin, nggak ada yang jagain, nggak ada yang bisa diajak debat sambil saling menghina. Hehe….
Tapi, karena sering dengan ortu aku jadi agak kurang mandiri. Sampai sekarang aku n**ak pandai m*s*k, klo nggak ada yang marahin mungkin jam tidur ku sangat berantakan.


Sekarang aku sudah BESARrr. Malu juga masih dibawah ketiak emak dan bapak. Bagaimana pula mau nikah kalau apa-apa masih minta dengan mereka berdua. Kecuali minta restu …. He… so, aku musti mandiri. Baik mandiri dari segi ekonomi, tempat tinggal, memenuhi “kampung tengah”, mandiri dari jam tidur dan bangun, mengurus rumah etc. Bagaimana caranya? Salah satunya tinggal jauh dari mereka berdua. Daerah yang tidak terlalu jauh dari Batam dan tidak bisa ditempuh terlalu sering yaitu Tg. Pinang dan sekitarnya. Itu salah satu tempat yang ku tuju sebagai tempat belajar hidup mandiri. Yeaahh do’a kan saya ya  gaya orang Jepang saat mengikuti lomba. Tapi tempat yang dari SMA sudah ku lirik adalah daerah Bandung surganya kuliner dan mode. Pasti persaingan hidupnya lebih ketat lagi. Well, we will see. Kita lihat kemana kaki ini akan melangkah mengikuti panggilan alam  apa sih maksudnya nop?!?.
By the way, terus terang aku juga bosan di Batam. Lahir di Batam, besar di Batam, sekolah di Batam, kuliah di Batam, kerja di Batam, nikah di ???? hadooohhh!! Teruk, teruk, teruk.


Hampir semua teman SMA, kuliah di luar Batam. Bahkan ada yang tak pulang lagi ke Batam. Teman-teman ROHIS khususnya berpesan dengan ku yang mungkin hanya satu-satunya yang masih menetap di Batam.
“Nophe…. Jagain ROHIS SMANSA ya….. tetap pantau adek-adek ya….”
“Nophe …. Tolong bantu adek-adek ROHIS SMANSA, mereka mau bikin kegiatan tuh…”
“Nophe…. Kabar SMANSA gimana? Mentoring masih jalankan?”’
“Nophe….Nophe….Nophe…………………………………………………”
Fiuh…. Cape deh……
Mereka pertama kali bukan menanyakan kabar ku, malah kabar ROHIS SMANSA. Dasar! Temen2 gk sensitif nieee….. bukan kabar temannya yg ditanya malah kabar orang lain.
Nah! Kira-kira seperti itulah nasib ku sebagai orang yang masih tertinggal dinegeri asal. Hiks..hikss…
Senin, 26 April 2010 0 komentar

Konflik SARA Gara-Gara Lidah

Lidah memang tak bertulang, ungkapan itu mungkin sudah sangat familiar di telinga kita. Tapi, dampak dari kalimat singkat dan sederhana itu sangatlah dahsyat. Kenapa tidak? Seorang warga negara India mengatakan ”all Indonesian stupid” kepada beberapa warga negara Indonesia. Seperti yang terjadi di PT. Drydock World Graha Tg. Uncang Batam pada beberapa hari yang lalu. Penulis melihat ada banyak faktor dari kejadian tersebut. Seperti pekerja Indonesia merasa dianak tirikan karena pimpinan perusahaan lebih mengistimewakan tenaga kerja India padahal background pendidikan warga negara India tersebut sama dengan pekerja Indonesia bahkan salah satu pekerja Indonesia mengatakan bahwa tenaga negara India tersebut lebih banyak tidak bisanya.


Kemudian faktor psikologi juga sangat berpengaruh. Kemarahan pekerja Indonesia itu merupakan akumulasi dari berbagai macam hasil perilaku yang mereka terima selama ini. Amarah-amarah kecil yang para pekerja Indonesia simpan di alam bawah sadar mereka terus menumpuk, hingga tanpa sadar tumpukan amarah tersebut telah mencapai batas maksimal sehingga lahirlah tindakan-tindakan anarkis seperti yang kita lihat beberapa hari yang lalu. Dan mungkin masih banyak lagi faktor-faktor pencetus dari kerusuhan tersebut yang menambah besarnya api kemarahan mereka sehingga terjadi ledakan emosi di PT Drydock tersebut.


Kembali lagi pada ungkapan di awal. Lidah memang tak bertulang. Karena lidah tidak mempunyai tulang jadi ia bersifat lentur, fleksibel dan bebas. Sebebas kalimat-kalimat yang keluar dari hasil gerakan lidah, bibir, dan getaran pita suara ini. Jadi seseorang itu bisa secara sadar ataupun tidak sadar dalam melontarkan kata-kata. Penulis tidak tahu apakah warga negara India tersebut sadar atau tidak dalam mengucapkan kalimat penghinaan SARA tersebut. Tapi yang jelas, tidak perlu terpancing emosi dengan ucapan hina itu. Karena kalimat yang keluar dari mulut seseorang itu mencerminkan hati dan kepribadiannya, ibarat mulut teko akan mengeluarkan isi yang ada di dalam teko tersebut. Jika isinya kopi maka mulut teko akan mengeluarkan kopi pula tergantung isi dari teko.


Jadi penulis di sini berpendapat bahwa pekerja India tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Kenapa? mungkin pekerja India tersebut telah merekam dari penglihatan dan pendengaran mereka sendiri karena melihat langsung bahwa pekerja Indonesia sangat tidak dihargai di negaranya sendiri. Mereka melihat pekerja Indonesia hanya bisa menjadi pesuruh dan pasrah dengan keadaannya atau bahkan terkesan malas. Jadi dari hasil inspeksi tersebut pekerja India mendapatkan kesimpulan sendiri yang menurut mereka itu benar. Bahwa semua orang Indonesia adalah bodoh!!


Sebagai warga negara Indonesia penulis pun akan marah jika mendengar ucapan rendah itu. Tapi bukankah kalimat itu hampir benar. Kenapa hampir benar? Karena ada beberapa orang Indonesia yang pintar dan sukses di Indonesia maupun di luar negeri. Lalu bagaimana dengan sisanya? Ya itulah yang dilihat oleh pekerja India tersebut. Kebalikan dari pintar dan sukses.


Setiap kejadian pasti ada hikmahnya, setiap kerusuhan pasti ada yang bisa kita petik pelajarannya. Penulis hanya bisa mengambil hikmah bahwa ucapan dari pekerja India tersebut harus menjadi cambuk bagi warga negara Indonesia khususnya bagi tenaga kerja Indonesia. Agar pekerja Indonesia bisa lebih meningkatkan kapasitas diri. Jangan mau menjadi pesuruh bagi warga negara asing, apalagi di negara sendiri.
Jumat, 16 April 2010 4 komentar

Do’a (hingga kini blm terkabul)

Entah harus memulai dari mana tulisan kali ini. Perasaan ini tercampur aduk menghasilkan rasa yang nggak jelas. Beberapa tahun yang silam tidak ada rasa yang begitu mengganggu. Bahkan terasa mengasyikkan. Rasa mengasyikkan yang semu. Tidak terasa “kesalahan” itu sudah menumpuk dan menampakkan wujudnya yang buruk dan bau yang busuk. Kosong! Ya kekosongan yang aku alami, semula panca indra ku yang bersifat wujud ini bisa dimanipulasi oleh nya. Tapi ada satu indra ghaib ku yang tidak bisa ia tipu. Dialah hati, hati yang langsung diciptakan oleh Sang Khalik. Sepintar apa pun makhluk itu, jika ia bermaksud menipu hati maka itu tidak bersifat kekal. Selama Yang Maha Kuasa belum mengizinkan. Tapi sayangnya setelah melewati hitungan tahun aku baru mengetahuinya secara sadar. Dan itu sudah terlambat......
Aku sudah masuk dalam ”wadah” yang tidak tepat bagi ku. Ibarat makan buah simalakama. Kalau aku makan, aku terus merugi. Tapi kalau aku tak makan, aku akan jadi makhluk yang paling celaka. Harus kemanakah sekarang aku?!?
Jujur, hati ini menolak untuk menjadi salah satu daun-daun yang berguguran itu. Sekarang aku bagai daun yang enggan meninggalkan induk pohon tapi di lain sisi merasa tidak ada gunanya menjadi bagian dari induk pohon tersebut selama air dan sari-sari makanan ruh tidak sampai pada tubuh dan jiwa ku ini.
Ya Allah, tunjukilah jalan yang terbaik bagi hamba mu yang bodoh ini. Tiada kuasa dan upaya tanpa arahan dari Mu. Jangan Kau tinggalkan hamba dalam kegamangan seperti ini.
Minggu, 11 April 2010 1 komentar

Si Uyaq Hamil


Telepon genggam sengaja aku matikan. Lagi males nerima telp ataupun SMS. Kurang lebih 2,5 jam aku menon aktifkan handphone.
Okelah aku hidupin lagi ni HP, fikirku.
Baru saja diaktifkan tu HP udah bergetar. Ternyata temen lama ku SMS. Temen ku yang baru jadi manten. Si Surya Maryana (Uyaq) namanya.
"Nope lg ngapain?" tanya nya
"Nggak lgi ngapa-ngapain Sur, kenapa?" aq balik bertanya
Ku fikir si Uyaq pasti mau nawarin kerjasama lagi untuk buka usaha.
Handpone pun bergetar lagi.rrrrrrrrrrrrrr
"Nope bentar lagi bakal punya keponakan" balasnya
Jenk...jenk... hati ku nggak karuan senengnya.
"Barokallah ya Sur.... Udah berapa minggu?" tanya ku
"Udah 2 minggu Phe......" balasnya
Owalah..... temen ku akhirnya udah hamil.Pasti dia dan suami bakal menjalani hari-hari yang penuh kejutan. Senang, tangis, haru, bahagia akan terus menghiasi kehidupan rumah tangga mereka (sok tahu banget ya!). Tapi apapun itu, do'a ku selalu ku hadiahkan untuk Uyaq dan suami beserta calon mujahid/ah nya mereka.
Minggu, 21 Maret 2010 0 komentar

Menangis untuk Palestin

Jum'at pagi (19/3) si "Noki" berbunyi. Eh ... ternyata ada taklimat bahwa akan ada acara konsolidasi dan munasoroh Palestina hari ahad (21/3) ini @asrama haji batam center. Isi SMS begitu panjang sampe 4 slide. wah.. ini bkn Short Message Service (SMS) lagi, tapi Long Message Service (LMS)panjang bangett.....

"Wah.. sepertinya Palestin lagi gawat bgt nih" fikir ku.
Maklumlah belakangan aku tak pernah lagi membaca berita ttg Palestina tercinta...

Pagi hari dengan semangat menggebu-gebu, ku langkahkan kaki ke luar rumah. Dengan harapan fikiran buruk ku ttg kondisi Palestin terkini adalah salah. Singkat cerita sampailah di asrama haji. Aq mengambil posisi paling depan, di saf nomor dua. Dekat proyektor. Ku pandang muka-muka akhwat satu per satu yang muncul dari pintu depan, siapa tahu melihat sosok yang aku kenal. Munculllah satu persatu yang ku kenal, ya.. mbak itu datang, kakak itu datang, umi itu datang bla..bla.. Tiba-tiba satu sosok mungil yang ku kenal baik sedang duduk manis dan terdiam. Ku datangi dengan berlari-lari kecil.

"Haloo..... Assalamu'alaikum..." Sapa ku. Sambil ku salaman dengan si ikhwan secara mesra, dy mencium tangan ku. Senyum pun tergaris di bibir mungil nya sampai kelihatan gigi-giginya yang tidak mencapai 20 biji. Tanpa malu-malu si ikhwan tsb memeluk ku. Memeluk seperti bertahun-tahun tidak pernah bertemu, padahal tiap hari aq ke rumahnya.

Singkat cerita, acara di buka dengan tilawah quran dan lagu Indonesia raya. Sambutan pun disampaikan dengan penuh semangat yang menggelora. Sang Master of Ceremony pun memprovokasi kami dengan memberikan yel-yel
"Palestina2x" lontar MC dengan semangat
"Selamatkan! 2x" sambut kami
"Israel, Yahudi"
"Hancurkan!2x"

Hingga sampailah pada acara inti yaitu penyampaian kondisi Palestin terkini. Materi disampaikan oleh alustadz H. Zenal Satiawan, Lc (Alumnus Univ. Al-Azhar Mesir). Hati serasa tercabik-cabik mendengar dan melihat (walaupun tdk secara langsung) saudara yang jauh di sana sedang terancam hidupnya, tidak ada tempat yang bisa digunakan untuk bersembunyi dan mendapatkan ketenangan untuk beberapa jam saja. Suara pemateri yang memecah keheningan membuat api semangat kami semakan berkobar untuk bisa membantu saudara kami di sana. Beberapa foto orisinil ditampilkan. Betapa laknat nya Israel.

Penggalangan dana pun dilakukan. Semua yang hadir mengeluarkan infaq terbaik mereka untuk Palestin. Yang Insya Allah akan kekal sebagai amal di akhirat. Alhasil info terakhir yang aq catat hasil penggalangan dana sebesar Rp 56.900.000 + ......... (aq lupa mencatatnya). Jika pembaca ingin mentransfer infaq terbaik nya silahkan saja ke rekening Bank Syariah Mandiri Batam a/n KNRP Kepri 1580037191. webblog: http://knrp-kepri.blogspot.com/
Kamis, 18 Maret 2010 4 komentar

Ibuku, Bakso, dan Obama (hubungannya apa??)



Akhirnya hujan turun juga di Batam, setelah sekian lama Batam diwarnai dengan teriknya panas yang membuat kepala orang jadi puyeng. Karena dari pagi mpe sore masih hujan, ya... nggak lebat kali lah.. tapi bisa lah membuat setiap orang yang mempunyai lambung untuk merasakan lapar.
Seperti biasa klo suasana dingin, perut lapar, makanan di rumah juga lagi nggak terlalu nikmat. Ibu ku selalu meminta untuk dibelikan bakso. Kali ini giliran bakso "Bejo" yang jadi pilihannya.
Setelah bakso siap untuk disantap. Aku, Vina (adik), dan ibu ku tentunya menuangkan bakso yang tadi ku beli ke mangkok masing-masing. Sambil tetap menikmati berita sore hari.
Berita yang tersaji tentu saja ttg Obama. Isi nya ttg warga yang membuat lagu khusus untuk Obama yang kemudian disajikan dalam bentuk CD.
Tiba-tiba, ibuku bertanya. "Kenapa kok orang Islam nggak suka Obama datang ke Indonesia?".
Deg!kok tiba-tiba ibuku bertanya hal yang berbau politik?! Padahal biasanya beliau nggak peduli dengan yang begituan. Paling klo nonton berita yang dilihat berita ttg harga-harga kebutuhan pokok (maklum Ibu RT).
Yah... dengan bahasa yang ringan, sederhana dan singkat saja ku jelaskan pada beliau.
Coba tebak apa respon dari penjelasanku itu????????????
Ibuku tak berespon ternyata, beliau hanya diam saja sambil menikmati bakso yang tepat di hadapannya.
??????????????????????????????????????????????????????????????????
Aq bingung, ibu ku ini "ngeh" ato tidak dengan penjelasan ku tadi? ato malas berespon krn berbau dengan umat Islam yang beliau anggap terlalu "fanatik".

Entahlah! yang jelas aq seneng, krn bisa berdiskusi dengan beliau. Karena selama ini klo nonton berita ttg politik, yang sering berkomentar klo nggak aq ya... bapak ku. Klo berita ttg harga kebutuhan pokok, yg semangat ya beliau... Klo aq bertanya ttg isi berita kesukaan nya, ibuku malah bilang "tu lah, nggak tahu harga beras, cabe dsb. Tahunya makan aja...".
Iya lah... untuk urusan ini beliau yang lebih jago. Hidup Ibu-ibu Indonesia!!!!
Sabtu, 06 Maret 2010 0 komentar


Untuk pertama kalinya Kanpora Batam mengadakan workshop penelitian sosial bagi para pelajar SMA sederajat di Kota Batam. Workshop ini diadakan selama tiga hari dari tanggal 5-7 Maret 2010 di kantor pemuda dan olahraga Sukajadi. Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Batam dalam hal ini diwakili oleh Assisten Administrasi Umum Bapak Maas Ismail. Dengan pemateri yang sengaja didatangkan dari Malang plus satu pemateri dari staff ahli DPRD Kota Batam dengan segudang prestasi dan pengalaman mereka.

Masing-masing sekolah mengirimkan 3 orang. yang ketiga orang tersebut merupakan orang-orang terbaik di sekolah mereka masing-masing. Antusias para peserta yang begitu tinggi membuat penyelenggara merasa optimis akan terbentuknya kelompok-kelompok karya tulis ilmiah remaja kota BAtam. Dimana tujuan jangka pendek adalah mengikut sertakan para pelajar tersebut dalam perlombaan karya tulis tepat di hari sumpah pemuda yaitu tanggal 28 Oktober 2010 ini.
Rabu, 03 Maret 2010 0 komentar

KAMMI Batam mengadakan Motivasi UN




HADIRILAH !!! Training Motivasi Menghadapi Ujian Nasional

Bagi kamoe2 yang merasa masih sekolah di SMA/sederajat terutama yang duduk di bangku kelas 3. Hayoo' ikut ini aja, dijamin bakal kagak nyesel dech...
Selain Try Out yang bikin kamoe bertambah stress, training ini pas banget. Karena akan menyeimbangkan antara kognitif, dan psikologis kamoe. Percaya deh.. kalo kamoe stress, biar mpe ratusan buku yang sudah kamoe lahap bakalan kagak bisa kamoe tuangkan ke dalam lembar jawaban. Training ini diadakan oleh KAMMI Komsat Batam. Dengan pembicara dari Trustco. Yang Insya Alloh akan diadakan pada:


Tanggal/ Hari : 6 Maret 2010/ Sabtu
Waktu : 08.00 s/d 12.00 WIB
Tempat : Asrama Haji Batam Center.


Dengan biaya pendaftaran Rp 10.000/ orang. Rp 20.000 untuk 3 orang. Dapat sertifikat juga lho! Makanya buruan daftar!!!!! Tempat Terbatas
Klo mau daftar bisa pada hari H nya langsung ato bisa menghubungi panitia

Armat Juank : 0812 7086 632
Nova Lisa : 0852 6473 2233
Jumat, 26 Februari 2010 2 komentar

Yoyen Sakit



“Kayaknya Yoyen sakit deh!” kata si emak
”Habisnya dia tak mau makan, diem.... aja terus” tambah nya lagi
Kenapa pula’ dengan si Yoyen? Perasaan klo qt semua makan dia selalu nimbrung di situ. Minta makan juga.
Aku coba memberikan makanan kesukaan nya. Dari ikan, ayam, sampe susu kental manis. Ikan goreng ku kasih Yoyen tak makan, ayam goreng pun sama. Disentuh pun tidak. Tapi lain hal dengan susu kental manis, Yoyen suka betul. Dia terus menjilati piring tempat aku menuangkan susu tadi.
”Kenapa pula’ dengan ayang Oyen niy.....” keluh ku



Tibalah saat aku makan siang, Yoyen seperti biasa mendekati ku. Menunggu untuk dikasih oleh ku barang sesuir ikan ataupun daging ayam. Aku pun tak tega membiarkannya begitu saja. Mukanya yang polos dan ganteng itu membuat ku tak kuasa menolak setiap permintaan nya. Tapi, apa yang terjadi. Dia tetap saja tak mau makan. Makin bingung aku dibuatnya. Ku coba mengunyah ikan tersebut lalu ku beri ikan yang ku kunyah itu ke dia. Eh............ ternyata eh ternyata dia mau. Usut punya usut ternyata karena Yoyen itu sudah tidak muda lagi maka sistem pencernaan nya sudah tidak bagus lagi. Dia sering tersedak. Sudah nggak bisa lagi makan yang kasar-kasar. Jadi klo makan perlu dilumerkan. Kasian betul lah... si ayang Oyen niy........
Tak terasa sudah mau udzur juga dirimu nak! Ya sudahlah... umur mu mungkin memang sangat pendek sama seperti umur mami, om, dan tante mu dulu. Umur mereka juga pendek.
2 komentar

Uyaq temen qt Menikah lho!

Barokallahu laka wabarokah alaika wa jama’a bainakuma fii khoirin.



Tepat tanggal 26 Februari 2010 kemarin temen kita Surya Maryana (Nana/Uyaq) telah melepas status singlenya dengan seorang lelaki yang berdomisili di Jakarta bernama Ahmad Syuhaibi. Usia yang terpaut cukup jauh sekitar 7 tahun, tidak membuat Surya berfikir lama untuk menerima pinangan dari Ahmad.
Aku sebagai teman lama mu, Cuma bisa hadir dan mengirimkan do’a untuk kalian berdua. Semoga di kehidupan baru nanti, Surya bisa tambah dewasa. Jangan kekanak-kanakan lagi ya Sur. …..
Buat temen-temen alumni SMA N 1 (SMANSA) Batam angkatan 2006, terutama Riza, Yanti, Hazar, Linda, Agus, Ari, Citro, Preti, Atika dsb yang sekarang masih menuntut ilmu di negeri orang cepet lah pulang ke Batam. Bangun lah Kota Batam kita tercinta ini...... dan klo married jangan di sana, tapi di Batam aja biar aku bisa menghadirinya okey guys!
Rabu, 24 Februari 2010 4 komentar
Hai teman, ku punya buku yang judulnya “Snack for the Soul” karangan A. Puryan “Blitzer”. Aku membeli buku ini tahun 2008 silam. Dan buku ini salah satu bacaan favoritku hingga kini. Kenapa? Karena banyak hikmah dalam tulisan ini, ditambah lagi kalimatnya ringan. Nggak seperti buku nya Anis Matta yang pabila aku membaca tulisan beliau hampir setiap detik keningku selalu berkerut. (he.. maaf ya pak….)

Kali ini aku mau menuliskan kembali isi dari salah satu judul kecil di dalam buku “Snack for the Soul”. Judulnya “Juara Sejati”. Semoga bermanfaat.

“Urusan kita dalam kehidupan ini bukanlah untuk mendahului orang lain, tetapi untuk melampaui diri kita sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini.” (Stuart B. Johnson)

Suatu hari, seorang anak mengikuti lomba mobil balap mainan. Suasana sangat meriah siang itu karena ini adalah babak final. Hanya tersisa empat orang, dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang mereka miliki. Semuanya buatan sendiri, sesuai dengan peraturannya.

Diantara para peserta, ada seorang anak bernama Yoyen (bukan nama sebenarnya). Mobilnya tidak istimewa, tapi dia termasuk dalam empat orang tersebut. Dibanding dengan semua lawannya, mobil Yoyen lah yang paling tidak sempurna. Bahkan, beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu dengan mobil lainnya.

Memang mobil itu tidak begitu menarik. Dengan kayu sederhana dan lampu kelip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil lainnya. Namun, Yoyen tetap bangga dengan mobilnya. Karena itu buatan tangannya sendiri dibantu sama k’nophe juga siy… (he… nggak ding becanda!)

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak bersiap di garis start untuk mendorong mobilnya sekencang-kencangnya. Di setiap jalur lintasan telah bersiap empat mobil dengan empat pembalapnya.

Namun, sesaat kemudian, Yoyen meminta waktu sebentar kepada panitia lomba. Yoyen tampak komat-kamit seperti sedang membacakan sebuah doa (bukan dukun ya). Matanya terpejam. Semenit kemudian dia berkata,
”Ya! Aku siap!”
”Dor!!!” Tanda lomba telah dimulai



Dengan satu hentakan kuat mereka mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil melaju dengan kencangnya. Setiap orang bersorak-sorai. Bendera finish pun terlambai, berarti telah ada seorang pemenang. Ternyata Yoyenlah pemenang itu. Semua senang, begitu juga dengan Yoyen. Dia berbisik dalam hati,
“Terima kasih, Ya Alloh,”
Saat pemberian piala tiba, Yoyen maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya,
“Hai jagoan, ternyata Tuhan mengabulkan doamu untuk memenangkan pertandingan ini.”
Yoyen menjawab
”Tidak Pak, saya tidak berdoa untuk menang.”
“Rasanya tidak adil kalau kita meminta kepada Alloh untuk mengalahkan orang lain.” Lanjutnya
” Aku hanya memohon kepada Alloh, agar aku tidak menangis,jika aku kalah.”

”Keberhasilan kita dalam perlombaan adalah dengan mengalahkan rasa takut, keengganan, dan semua beban yang menghambat kita di garis start.”
5 komentar

Dicari pemimpin yang bisa melahirkan pemimpin

”Kalian adalah pemimpin, maka kalian akan dimintai pertanggungjawaban. Penguasa adalah pemimpin, maka akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Suami adalah pemimpin keluarganya, maka akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin (rumah tangga suaminya), maka akan dimintai pertanggungjawabannya. Pelayan adalah pemimpin (atas harta tuannya), maka akan dimintai pertanggungjawaban atas pengelolaannya. Oleh karena kalian adalah pemimpin, maka kalian akan dimintai pertanggungjawabannya.”
(HR. Bukhari-Muslim)


Kenapa begitu sulitnya mencari seorang pemimpin? Pertanyaan ini yang dari dulu selalu menghantui ku. Amanah yang sekarang ku emban membuat ku lumayan pusing. Karena aku ingin begitu meninggalkan wajihah yang sudah cukup lama mengisi dan menghiasi kehidupan ku selama lebih kurang 3 tahun ini, bisa tersenyum lepas. Dengan banyak nya kader yang berkualitas yang sudah dihasilkan selama lebih kurang 3 tahun ini. Itu impian ku saat ini. Tapi, apakah bisa?!?

Bakat kepemimpinan itu sebenarnya bukan diturunkan secara biologis dalam bentuk gen. Melainkan muncul karena terus diasah dan ditumbuh kembangkan. Memang, ada pemimpin yang fasih berbicara. Namun sebelumnya, kalau ia tidak memiliki ilmu, ia tidak sering berlatih, maka bisa jadi kata-katanya terpeleset pada kesalahan serta tidak sistematis alias berantakan.

Seseorang dikatakan memiliki jiwa kepemimpinan, bila kita dapat melihat kematangan pribadi dan karyanya. Ia memiliki visi yang sangat jauh ke depan. Ia mampu menggali dan mensinergikan potensi. Ia juga mampu memotivasi, baik lewat keteladanan, maupun kata-katanya yang arif, ini semua didapatkan melalui latihan-latihan yang memakan waktu yang cukup lama.

Mereka yang pernah merasakan kegagalan di masa silam, sesungguhnya merupakan aset yang paling berharga. Dengan bercermin pada kegagalan masa lalu, mereka akan lebih berhati-hati dalam melangkah. Intinya, seorang pemimpin itu pada dasarnya adalah orang yang selalu belajar dan terus mengembangkan kemampuannya.

Untuk tampil menjadi pemimpin langkah awal yang perlu dilakukan adalah:
1.Membaca potensi dirinya. Setelah potensi diri terbaca, baru meluaskan pengaruh dengan melihat potensi di luar dirinya.
2.Menanamkan program “bening hati” pada diri sendiri. Kebahagiaan hidup dan kesuksesan hidup itu sebenarnya didirikan di atas pondasi kemuliaan akhlak
3.Memelihara sistem kondusif saat mengembangkan kedua langkah tadi.
4.Membangun kekuatan diri dengan membangun kekuatan ruhiyah. (Abdullah Gymnastiar)
Senin, 15 Februari 2010 3 komentar

udah bisa jalan



Ini video Muhammad Alfatih. Sesuatu yang menakjubkan bisa melihat, merasakan, merekam detik demi detik moment pertumbuhan dan perkembangan nya Fatih.
Bentar lagi malah Fatih sudah mau punya adek lagi. Cepat rasanya waktu berlalu. Tanpa sadar Fatih sudah hampir setahun umurnya.

Mungkin video ini bisa memperlihatkan kepada 'ammah dan oom nya yang dulu sering ke rumah. Kayak 'ammah Ais, 'ammah Fira, 'ammah Ira, om Opik, om Sugi, om Amin, dan om Ijal. . he...he... (cuma mau bikin iri)
Jumat, 12 Februari 2010 2 komentar
Tulisan ini ku persembahkan untuk adik-adik yang sedang menjalani ujian di kampusnya masing-masing.
Diriku bukannya tidak pernah merasakan bangku sekolah dan perkuliahan. Apalagi merasakan tegangnya ujian. Oleh karena itu, cerita ku kali ini hanya bertujuan berbagi pengalaman.

Nikmatilah! proses


“Aduh! Aku malu kak dengan orang itu. Dia tadi yang ngawas ujian. Karena tadi ujian aku nyontek” kata adikku
”Ha?! Nyontek?” aku pun kaget
”Iya kak, karena soalnya pada hafalan. Banyak banget yang mau dihafal. Hafal pasal-pasal kak” bela adik ku
Percakapan di atas membuatku berfikir sebaiknya mereka yang sedang dalam ujian ini harus tahu ilmu tentang menikmati proses.

Proses adalah sesuatu yang harus kita nikmati dalam hidup ini. Why? Ternyata wahai adik ku, yang bernilai dalam hidup ini adalah proses bukan hasil akhir.
Dalam berproses kita hanya berkewajiban untuk menjaga 2 perkara yaitu selalu menjaga niat dan menyempurnakan ikhtiar, selebihnya terserah Alloh.

Seperti para mujahidin yg berjuang membela bangsa dan agama. Kemenangan bukanlah hal yg penting bagi mereka, karena menang-kalah itu hanya bersifat giliran yang akan datang kepada siapa saja atau sering disebut orang tergantung lucky/ hokinya. Namun, dalam hal ini yang terpenting adalah bagaimana selama berjuang niat mereka benar karena Alloh dan selama mereka berjuang akhlak mereka terjaga. Jika sudah melakukan itu maka pabila menang mereka mendapat pahala dan kalaupun terbunuh berarti insya Alloh menjadi syuhada.

Ketika berdagang pun, mendapatkan untung penjualan bukanlah yang terpenting. Karena uang sendiri sudah ada jalurnya, semua pasti mendapatkannya. Perkara uang sebenarnya tidak usah terlalu difikirkan. Alloh Maha Tahu kebutuhan kita daripada kita sendiri. Yang terpenting di sini adalah prosesnya. Misal, bagaimana selama berjualan kita selalu menjaga niat agar tidak pernah ada 1 mg pun hak orang lain yang terambil oleh kita. Kemudian, bagaimana ketika sedang berjualan kita tampil penuh keramahan dan penuh kemuliaan akhlak, bagaimana ketika sedang bisnis benar-benar kita menjaga kejujuran, tepat waktu dan janji-janji terpenuhi. Dalam mencari rezeki ada 2 perkara yang perlu selalu kita jaga yakni ketika sedang mencari, harus sangat jaga nilai-nilainya dan ketika berhasil memperolehnya distribusikanlah sekuat-kuatnya.

Termasuk ketika kita bersekolah dan kuliah. Kalau motivasi kuliah hanya untuk menikmati hasil ataupun hanya ingin mendapat gelar, bagaimana kalau sebelum wisuda kita sudah meninggal???? Oleh karena itu, yang terpenting dalam perkuliahan; tanya dulu pada diri, apa tujuan kita kuliah,kalau hanya untuk mencari isi perut sama dengan apa yang dikatakan oleh Imam Ali,
” Orang yang fikirannya hanya pada isi perut, maka derajat dia tidak akan jauh beda dengan yang keluar dari perutnya”
Jika hanya ingin mencari uang maka derajatnya tidaklah beda dengan pencuri atau koruptor yang fikirannya hanya uang semata.
Seharusnya, kuliah itu untuk menambah keluasan ilmu agar lebih bermanfaat banyak.

Dik, jika selama kuliah, sekolah, kursus kita menjaga kehormatan, nilai kejujuran, etika, dan tidak mau menyontek trus kita meninggal sebelum wisuda ataupun lulus. It’s not a big problem. Karena apa yang kita lakukan selama ini sudah menjadi amal kebaikan.
Begitupun pada saat melamar seseorang. Semua sudah ditetapkan, mulai dari tanggal pernikahan, tempat, EO, dsb. Tapi menjelang hari H si wanita mengundurkan diri atau akan menikah dengan orang lain, apa coba yang akan kita lakukan?
Rasa sakit hati adalah wajar dan sangat manusiawi. Namun, yang perlu diingat adalah jikalau niat sudah baik, dan caranya benar. Kalaupun tidak jadi menikah dengan dia, siapa tahu Alloh menyiapkan kandidat lain yang lebih baik.

Oleh sebab itu, jangan terpukau dengan hasil. Hasil yang bagus menurut kita belum tentu menurut Alloh juga bagus.
Berjuanglah untuk menjadi orang yang gemar menikmati proses agar hari-hari yang dilalui menjadi ladang perjuangan untuk menjadi ahli sabar, mampu mengendalikan hawa nafsu.

Pengalamanku

Semenjak kuliah di akademik, cara belajar ku pun berubah. Karena harus menyesuaikan dengan sistem kampus, dimana 60 % praktek dan 40 % nya teori. Padahal sewaktu masih duduk di bangku sekolah aku paling benci dengan praktek. Nilai praktekku tidak lebih tinggi dari nilai teoritis.

Makanya setiap materi di ruangan, aku berusaha memahami materi yang disampaikan oleh dosen. Kalau perlu sampai ke akar-akarnya aku harus tahu. Karena untuk membaca ulang dan menghafal aku harus membawa kamus kesehatan, dan aku tidak punya kamus itu. Satu-satunya jalan adalah dengan membuka kamus di perpustakaan, karena kamusnya tidak boleh dibawa pulang. Ribet kan?

Tapi, tidak semua materi bisa membuat ku berusaha untuk memahami lebih dalam. Karena ada beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi mood ku. Bisa karena dosennya bisa juga karena –menurutku- ilmunya tidak terlalu ”nembak” dengan kebutuhan keperawatan sekarang dsb.

Karena perbedaan waktu perkuliahan dengan temen-temen KAMMI di poltek membuat aku harus pintar-pintar membagi waktu yang sempit untuk berkumpul di setiap aktivitas KAMMI. Dan alhamdulillah tidak banyak moment yang aku tinggalkan, semua dipermudah oleh Alloh. Sehingga, waktu belajar ku berkurang. Apalagi untuk menghafal materi perkuliahan tidak bisa.

Trus, bagaimana saat kuis, UTS, maupun UAS?
Untuk kuis aku mengulang di kelas 1 jam atau beberapa menit sebelum kuia berlangsung. Sedangkan UTS dan UAS, aku jarang sekali belajar untuk menghadapi ujian itu. Yang paling sering aku lakukan adalah membaca catatan atau buku cetak serta menghafal di atas ojek. Selebihnya aku hanya mengandalkan kefahaman ku selama proses perkuliahan.
Dan saat Ujian aku mengandalkan ikhtiar ”bersih” ku dan do’a. No nyontek! No ngopek!

Ujian tidak menyontek sudah dari SD ku lakukan. Dulu tekadnya sederhana, hanya ingin tahu seberapa jauh kepintaran ku selama mengikuti materi di sekolah. Tapi, sewaktu SMA sempet timbul penyesalan karena tidak menyontek. Takut tidak lulus, aku merasa seperti pecundang terlalu naif. Karena sebagian besar teman di SMA ku tidak murni bersih menjalani ujiannya dan itu sudah menjadi rahasia umum di SMA ku. Fikiran negatif membayangi ku setiap hari menjelang pengumuman kelulusan. Menangis sudah menjadi rutinitas harian. Hingga pada akhirnya aku mencurahkan isi hati yang sudah meluap-luap ini di hadapan MR. Barulah setelah mendapat nasehat dari beliau serasa sejuk hati ini dan mencoba belajar untuk pasrah dengan ketetapan terbaik yang akan Alloh berikan.

Alhamdulillah aku lulus 100 % murni hasil kerja keras. Aku bangga!

Sebenarnya banyak pengalaman-pengalaman luar biasa yang aku alami hanya karena aku percaya dengan kemampuan diri sendiri tanpa harus nyontek dengan orang lain. Selama kuliah, beberapa ujian yang aku jalani selalu mendapat nilai bagus kadang mendapat nilai tertinggi diantara teman-teman yang lain. Padahal, hari-hari sebelumnya aku tidak pernah menghafal materi ujian karena harus mengikuti kegiatan KAMMI ataupun kegiatan pengobatan gratis yang dulu paling sering aku ikuti.

Jangan dicontoh

Meskipun sering mendapat nilai tinggi walau tidak belajar. Bukanlah sesuatu yang terlalu membanggakan bagiku. Tetap cara belajar mengulang-ngulang materi adalah salah satu cara belajar yang efektif. Dimanapun berada jadikan tempat itu tempat belajar mu.

Pesan

Satu lagi, awal dari terciptanya sang koruptor adalah dari menyontek. Waspadalah! Waspadalah! Dengan kebiasaan buruk yang terlihat kecil dan enteng itu. Karena sesuatu yang besar itu terbentuk dari unit/ sel-sel kecil yang jika bergabung akan terbentuk sistem yang kompleks.
So,
No nyontek!
No ngopek!
Tetap PeDe dengan kemampuan yang kita miliki. Kalau bukan kita yang menghargai kemampuan diri sendiri siapa lagi ?!?
Selasa, 09 Februari 2010 4 komentar

Komisi Penghipnotis Koruptor (KPK)

Uya emang Kuya

Belakangan aku jadi keranjingan menonton acara sulap nya si Uya Tofu. Sesi yang ku suka adalah saat menghipnotis orang-orang yang lagi bermasalah. Dan pada saat inilah orang-orang tidak mau dihipnotis, takut kalau rahasia kelam di masa lalu kan terbongkar. Yah... bukan uya kuya namanya kalau nggak bisa menggaet orang untuk dihipnotis. Dengan senjata andalannya tissue dan api. Maka si Uya pun bisa membuat orang tertidur. Nah! Sesi ini yang ku nanti, tanya jawab antara si penghipnotis dan yang terhipnotis. Dari awal si Uya sudah memberikan sugesti bahwa bohong itu dosa. Maka dari tanya jawab tersebut sedikit banyak membuka aib si korban hipnotis. Dari cerita yang biasa hingga ke bagian yang vulgar. Dan hal seperti yang membuat penonton bisa terpingkal karenanya. Padahal mungkin aib yang diceritakan si korban pernah juga dialami oleh si penonton.

Angan-anganku.



Di saat siang yang panas terasa hingga mencapai 40 derajat celcius, tiba-tiba aku pun terfikir tentang kemaslahatan dari hipnotis. Kenapa nggak kemampuan hipnotis itu digunakan untuk menghipnotis orang-orang yang dicurigai dalam skandal Bank Century? Mungkin nggak perlu lama dan bertele-tele dalam menyelidiki skandal ini. Karena si penghipnotis akan memberikan sugesti awal bahwa bohong itu dosa. Setiap hari TV selalu menyajikan berita skandal Century yang membuat ku puyeng dengan macam-macam istilah perbankan dan tidak lupa pula istilah politik plus hukum. Dan mungkin perlu juga didirikan sebuah lembaga atau komisi yang mungkin kalau boleh aku beri nama Komisi Penghipnotis Koruptor (KPK). Jadi salah satu tugasnya itu menghipnotis para koruptor sehingga kasus korupsi bisa terbongkar mulai dari akar hingga kecabang-cabangnya atau mungkin buah yang sudah dihasilkan. Agar negara ini bersih dari KORUPSI.
Senin, 08 Februari 2010 5 komentar

Batam yang panas

Fiuh... Beberapa hari ini batam terasa sangat panas.begitu keluar rmh,kepala terasa nyut-nyut, penglihatan pun mnjd silau gk tahan rasanya. Ingin rasa ngadem di rumah seharian sambil minum teh obeng ato susu milo dingin ditambah donat yg lembut.ah... Nikmat rasanya.tapi, keinginan tdk smw nya bs tercapai,krn aq mw gk mw hrs pergi ke luar rumah jga.demi menunaikan amanah yg sdh aq trm scr sadar.

Demi liqo

ahad jadwal nya aq liqo.dan kali ni jam nya dipindah ba'da dzuhur.tmpt liqo yg lumayan susah ditempuh dg angkot membuat aq hrs jalan kaki berpayung sengatan matahari.membuat baju yg ku pakai basah dg keringat, pipiku memerah. Ow tidak...aq mengalami dehidrasi plus aq mengalami mual n pusing yg teramat sangat akibat terombang ambing angkot yg ugal-ugalan.

Akhirnya

Setiba di lokasi,aq pun langsung merebahkan badan di bawah kipas angin gantung.cukup lama wkt yg ku butuhkan untuk kembali normal.kenapa? Karena selain aq kegerahan,dehidrasi.sakit kepala ku pun gk bs bersahabat krn dipicu suasana ribut di tempat liqo.aq mencoba menikmati hal buruk yg aq alami saat tu. Alhamdulillah, keadaan tu bisa teratasi. Dan liqo hari itu ditutup dg makan kue kirai kuah gulai yg pedas dg tambahan acar.
Kamis, 21 Januari 2010 6 komentar

The Miracle of Prayer



Ini hanya sekedar berbagi cerita. Bagus tidaknya cerita tergantung penilaian yang baca tulisan ini. Beberapa hari yang lalu aq datang ke rumah MR SMA ku sekalian mau ambil buku yang sebelumnya ku titip dgn suami nya yang pergi ke Jakarta. Seperti biasa setiap aq datang ke rumahnya, beliau selalu bertanya apa aq sdh makan ato belum, lalu bertanya kondisi liqo ku dan berlanjut hingga berbicara ttg seorang umahat yang membuat usaha kue dan alhamdulillah sekarang lumayan sukses di Batam. Sebenarnya sih bukan mau cerita kiat sukses beliau membuat usaha kue, tapi MR ku malah menceritakan proses si Umahat mendapatkan jodohnya. Begini cerita nya.

Proses yang Kilat

Akhwat (si Umahat) ini adalah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung, beliau merupakan aktivis yang subhanallah mempunyai semangat luar biasa. Padahal ia sedang menderita suatu penyakit dimana penyakit itu menyerang tulang belakang dan sempat membuat si akhwat tidak berdaya. Kemudian dokter pun menyatakan jika ingin sembuh maka cara yang dilakukan haruslah dgn cara menikah. Si akhwat pun bingung. Kemudian beliau pun berdoa. Kejadian ini terjadi menjelang Ramadhan. Maka dari awal Ramadhan pun ia berdo’a dengan sungguh-sungguh, meminta kepada Allah. Beliau meminta sembuhkan penyakitnya dan pertemukanlah ia dgn jodoh sesegera mungkin apabila memang menikahlah cara yang terbaik. Hingga pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan, beliau pun I’tikaf di mesjid Bandung. Beberapa hari kemudian sehabis beliau berdo’a, si akhwat pun disamperin oleh seorang ibu.


Si Ibu pun bercerita mengenai anak laki-lakinya yang sudah menduda dgn satu cucu yg masih sangat kecil. Anak laki-lakinya menduda karena menantunya meninggal disebabkan kanker. Karena sama-sama orang Sunda si Ibu dan akhwat pun nyambung dalam berbicara. Kemudian tiba-tiba dengan to the point si Ibu melamar si akhwat. Ternyata selama I’tikaf si Ibu sudah memperhatikan gerak-gerik si akhwat, hingga jatuhlah pilihan si Ibu terhadap akhwat tsb.


Pagi-pagi saat sahur, si Ibu memanggil anak lakinya tsb. Si Ibu dengan PeDe nya bilang ke anak lakinya bahwa si akhwat nerima pinangan dari Ibu. Jelas saja si akhwat kaget bukan kepalang. Karena si akhwat belum mengatakan ia setuju ato tidak dengan pinangan itu. Kemudian si akhwat melirik anak laki si Ibu tsb, eh malah jatuh cinta pada pandangan pertama. Karena si akhwat harus menjaga image nya maka si akhwat mengatakan bahwa dia harus bertanya dulu dengan orang tua nya. Si Ibu pun tidak keberatan, asal pernikahannya dilakukan sesegera mungkin karena anak lakinya tsb akan pulang ke Batam. Maka pada lebaran ke-3 pernikahan pun berlangsung. Benar-benar proses yang kilat dan luar biasa.





Petuah Murobbiyah

Pengalaman yg membuat aq merinding. Seperti cerita dalam cerpen FLP. Singkat dan manis. Jangan pernah meragukan kekuatan do’a. Jangan pernah bosan untuk berdo’a. Kita tidak pernah tahu kapan do’a kita dikabulkan Allah, jadi, berdo’a lah tiap waktu.
Kamis, 14 Januari 2010 0 komentar

Sehat VS Sakit – manakah yg lebih MAHAL?




“Allah lebih menyukai muslim yg kuat daripada muslim yang lemah”

Dari aq SD hingga kuliyah istilah “ sehat itu mahal” begitu lekat di telinga. Hingga menjelang akhir study ku di AkPer istilah itu pun membuat ku berontak kecil. Masa’ sehat mahal sih! Bukannya justru sakit yg mahal. Tidak bisa dipungkiri lagi klo tubuh dan jiwa kita ada yg terganggu pasti melakukan apapun tidak comfort ‘n enjoy. Oleh sebab itu, dengan naluri kemanusiaan nya si manusia mencari solusi dalam bentuk mencari “obat” baik itu pergi ke praktek dokter umum, klinik, puskesmas, RSU, RS Swasta, RSJ, panti pijat / tukang urut, sin she, dukun, bidan, ato pun meracik obat sendiri alias memanfaatkan tanaman2 sekitar yg menurut sebagian masyarakat berkhasiat.

Kita kembali ke istilah “sakit itu mahal”. Ya iyalah coba kita hitung kasar. Misal di sore menjelang maghrib seorang anak mengalami demam. Pertolongan pertama yg Ibu berikan mengkompres anak dg air hangat, kemudian krn khawatir sudah 1 jam demam gk turun si Ibu membeli obat demam di warung dekat rumah (uang keluar), panas si anak turun, eh ternyata beberapa jam kemudian demam lagi. Sontak si Ibu dan Ayah bertambah resah. Akhirnya malam itu juga si Anak dibawa ke praktek dokter umum yg masih buka. Si Dokter pun memberikan beberapa obat (biasanya paracetamol, antibiotik, dan multivitamin itu wajib ada)- (uang keluar)- plus biaya jasa dokter dan perawat kemudian dokter pun menyebutkan biaya pengobatan yg hrs dibayar oleh ortu si Anak tsb. Kemudian pulang lah si keluarga itu. 2 hari kemudian si keluarga itu datang lagi dg keluhan si Anak masih demam. Kemudian dokter pun menyarankan agar darah si Anak dicek laboratorium. Si Ortu pun menyetujuinya (uang keluar). Beberapa jam kemudian hasil lab sudah bisa diterima oleh dokter yg menyarankan tadi. Maka si dokter pun menyatakan si Anak mengidap Demam Berdarah Dengue (DBD). Si Ortu pun kaget dan sedih. Mereka meminta saran bagaimana sebaiknya, si Dokter pun menyarankan bisa diopname atau dirawat di rumah saja dgn memperhatikan secara ketat input dan output cairan si Anak.




Jika si ortu memilih dirawat di rumah saja, maka cerita selanjutnya si ortu terpaksa membeli banyak minuman rasa seperti jus buah krn si Anak gk suka minum air putih (uang keluar). Ato memilih utk dirawat di RS (uang keluar). Si ortu akan bertemu dg dokter umum yg ada di Emergency (uang keluar) si Anak diinfus (uang keluar). Kemudian si Anak akan dirawat di salah satu kamar RS (uang keluar). Jika botol infus habis maka botol infus pun diganti lagi (uang keluar). Belum lagi obat yg harus diberikan utk si anak saat diopname (uang keluar). Begitu terus selanjutnya hingga hari ke 7.

Berapa Banyak kalimat “uang keluar” saya tulis di wacana di atas. Itu masih uang keluar yg saya anggap normal, blm lg uang keluar yg bersifat incidental.
Bayangkan berapa rupiah yg dikeluarkan oleh si Ortu dari penyakit yg diderita si Anak. So, Sakit itu Mahal kan?!?
Senin, 11 Januari 2010 2 komentar

Intelijen AS Buka Mulut Soal Kecurangan Israel dan Inggris



Tudingan Iran terhadap Israel dan Inggris bahwa kedua negara itu telah memanipulasi dokumen-dokumen tentang program nuklir Iran, bukan tudingan tanpa dasar. Sumber-sumber intelijen di AS mengaku tahu tentang hal itu dan membenarkan bahwa Israel dan Inggris telah memanipulasi dokumen-dokumen tentang program nuklir Iran yang dipublikasikan di surat kabar Times pada 14 Desember lalu.

Wartawan investigasi Inter Press Service (IPS), Gareth Porter yang membuat laporan tersebut, berhasil mengorek keterangan dari agen-agen intelijen AS soal kecurangan yang dilakukan oleh agen-agen intelejen Israel dan Inggris untuk menyudutkan Iran dalam hal program nuklirnya.

Seorang mantan agen CIA yang bertugas di departemen anti-terorisme antara tahun 1976-1992, Philip Giraldi pada IPS mengatakan bahwa AS tidak terlibat dalam konspirasi itu. Sumber-sumber di intelijen AS, kata Giraldi, menduga keras Inggris dan Israel yang telah memanipulasi dokumen-dokumen tentang program nuklir Iran.

Dalam artikel yang dimuat Times disebutkan bahwa Iran diam-diam sedang melakukan uji coba sebuah komponen penting untuk membuat bom nuklir yang disebut "inisiator neutron". Times mengklaim artikelnya itu berdasarkan dokumen-dokumen program nuklir Iran tapi tidak menyebutkan darimana Times mendapatkan dokumen-dokumen tersebut. Times hanya mencantumkan kutipan dari narasumber yang disebutnya sebagai "sumber intelejen Asia." Sejumlah media menggunakan istilah "sumber intelejen Asia" yang merujuk pada agen-agen intelijen Israel.

Sumber anonim itu, seperti ditulis Times mengatakan bahwa pemerintahnya yakin bahwa Teheran sudah mengerjakan inisiator neutron sejak tahun 2007. Tapi klaim tersebut dibantah oleh Ramin Mehman-Parast, jubir menteri luar negeri Iran. Mehman menyatakan klaim tersebut sangat tidak berdasar.

Times memuat laporan tersebut beberapa saat sebelum para politisi AS dan Eropa menggelar pertemuan untuk membahas nuklir Iran. Hasil pertemuan itu lagi-lagi mengeluarkan ancaman berupa sanksi lebih berat dan kemungkinan serangan militer Israel terhadap Iran, jika Iran tidak juga menghentikan program nuklirnya.

Sementara itu, Porter dalam laporan investigasinya menulis, media massa AS dalam laporan-laporannya yang mengutip sejumlah analis intelejen AS seolah ingin memperkuat laporan Times tersebut dan membenarkan isi dokumen-dokumen program nuklir Iran yang diklaim surat kabar terbitan London itu.

Ditanya tentang hal ini, Giraldi mengakui pernyataan-pernyataan para analis intelijen yang dimuat media massa di AS memang mencurigakan. "Jaringan Rupert Murdoch (konglomerat media massa AS) sudah dimanfaatkan secara luas untuk mempublikasikan laporan-laporan intelejen palsu yang sumbernya dari orang-orang Israel dan beberapa diantaranya dari pemerintah Inggris," kata Giraldi.

Selain Times, media-media massa di AS milik Murdoch seperti Sunday Times, Fox News dan New York Post sudah menjadi rahasia umum sebagai media yang pro-Israel.

Bukan sekali ini saja, Giraldi mendapat laporan dari koleganya sesama intelejen tentang adanya dokumen-dokumen palsu. Giraldi sendiri berpengalaman mengungkap pelaku pemalsuan dokumen-dokumen penting di AS. Dua kasus besar pemalsuan dokumen dalam sejarah AS yang pernah ditangani Giraldi antara lain kasus pemalsuan surat yang dilakukan oleh Michael Ledeen pada tahun 2005.

Leeden adalah tokoh sayap kiri ekstrim yang pernah bekerja sebagai konsultan untuk Pentagon. Leeden membuat surat palsu yang menyebutkan bahwa Irak membeli uranium dari Nigeria. Surat itu menjadi salah satu pendorong mantan presiden AS George W. Bush melontarkan tuduhan bahwa Saddam Hussein memiliki senjata nuklir dan memicu invasi AS ke Irak. Belakangan, tuduhan itu tidak pernah terbukti.

Giraldi pula yang berhasil membongkar pemalsuan surat yang dilakukan oleh para pejabat di "Kantor Perencanaan Khusus" yang bekerja dibawah lembaga Undersecretary of Defense for Policy Douglas Feith. Para pejabat di kantor ini sengaja membuat surat palsu yang seolah-olah ditulis oleh penasehat intelejen Saddam tentang rencana pengapalan yang dilakukan secara rahasia dari Nigeria.

Diduga motif Israel memalsukan dokumen-dokumen program nuklir Iran karena Israel tidak puas dengan laporan komunitas intelijen AS, National Intelligence Estimate tahun 2007 lalu yang menyimpulkan bahwa Iran tidak sedang membuat bom nuklir. (ln/prtv)
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/intelejen-as-buka-mulut-soal-kecurangan-israel-dan-inggris-soal-nuklir-iran.htm

Yoyen dalam Kenangan

Yoyen dalam Kenangan

 
;