Tampilkan postingan dengan label Ta'limat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ta'limat. Tampilkan semua postingan
Jumat, 26 November 2010 5 komentar

Hafizh nya Uyaq

Kicauan burung di HP ku terdengar di saat ku melaksanakan shalat maghrib kemarin (25/11). Selesai shalat kembali lagi burung nya berkicau. Dengan agak sedikit kesal ku jawab tu panggilan.
"Assalaamu'alaikum, siapa nie (karena nomornya tidak ku kenal)?" tanya ku
"Wa'alaikum salam, Nova ni Surya" jawab nya
"Ada apa sur? ini kan lagi maghrib".
"Oh, maaf. Aku nggak tahu karena di sini belum. mmm ya udah deh ntar lagi ku telp". jawabnya sambil menyudahi nelpon.
................................................................
................................................................
................................................................
Menjelang Isya' sebuah pesan singkat masuk ke HP ku.
Oh ternyata dari Surya.
Surya: Nophe aq udah lahiran.....
Serasa barusan dicubit begitu dapat SMS dari nya. huft... merasa bersalah jadinya karena menjawab ketus tadi....
Segera saja ku balas SMS nya.
Nop: Barakallah.... afwan ya tadi waktu dirimu telp tu aku lagi shalat. Trus Pona'an ku itu laki-laki atau perempuan? hehe.... dirimu sehat-sehat ja kan?
Surya: laki-laki nop, beratnya 3,4 kg panjangnya 50 cm. Namanya Muhammad Hafizh Fadhlurrohman asy Syadzily Tanjung.
dst........
..................................................................
..................................................................
..................................................................
mmm
Ini postingan ke-3 tentang si Uyaq (surya) di blog ku :)
Senin, 05 Juli 2010 2 komentar
Merindukan untuk mendapatkan pasangan hidup sudah merupakan sunatullah & fitrah setiap insan yang beriman. Rasulullah bersabda:"Barangsiapa senang terhadap sunnahku, maka hendaklah ia mengikuti sunnahku, & sesungguhnya diantara sunnahku adalah MENIKAH"(HR Al-Baihaqi).

Assalamu'alaikum...
Ikhwahfillah yang dimuliakan Allah, mohon doa & restu atas pernikahan kami:

Titik Agus
&
Muh. Alim (Anggota KAMMI Batam)

yang insya Allah akan dilaksanakan pada:
Hari Sabtu, 10 Juli 2010 (Akad Nikah)
Hari Ahad, 11 Juli 2010 (Walimatur'us)
Bertempat di dusun Sumber Agung, Nganjuk, Jawa Timur

Mudah-mudahan menjadi keluarga SAMARADA (Sakinah, Mawaddah, Warohmah & Dakwah)
Hormat kami (Titik&Alim)
Kamis, 24 Juni 2010 0 komentar


Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Barokallohu laka, wabaroka 'alaika wa jama'a bainakuma fil khoir...
Menautkan dua hati dalam ikatan suci yang halal melalui pernikahan,
semoga jadi ladang amal menuju jalan-Nya.
Mengundang teman-teman KAMMI Batam pada pernikahan :

Yelmita Fitri, AMK
dengan
Dodi Nanda Zam, AMK

dengan akad nikah yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:
Hari/ tanggal : Sabtu/ 3 Juli 2010
Pukul : 09.00 WIB
Tempat : Mesjid Al Munawaroh Bengkong Harapan

dan Walimatul ursy dilaksanakan pada:
Hari/ tanggal : SDA
Pukul : 10.00 WIB s/d selesai
Tempat : Bengkong Harapan II blok J no.29
Senin, 26 April 2010 0 komentar

Konflik SARA Gara-Gara Lidah

Lidah memang tak bertulang, ungkapan itu mungkin sudah sangat familiar di telinga kita. Tapi, dampak dari kalimat singkat dan sederhana itu sangatlah dahsyat. Kenapa tidak? Seorang warga negara India mengatakan ”all Indonesian stupid” kepada beberapa warga negara Indonesia. Seperti yang terjadi di PT. Drydock World Graha Tg. Uncang Batam pada beberapa hari yang lalu. Penulis melihat ada banyak faktor dari kejadian tersebut. Seperti pekerja Indonesia merasa dianak tirikan karena pimpinan perusahaan lebih mengistimewakan tenaga kerja India padahal background pendidikan warga negara India tersebut sama dengan pekerja Indonesia bahkan salah satu pekerja Indonesia mengatakan bahwa tenaga negara India tersebut lebih banyak tidak bisanya.


Kemudian faktor psikologi juga sangat berpengaruh. Kemarahan pekerja Indonesia itu merupakan akumulasi dari berbagai macam hasil perilaku yang mereka terima selama ini. Amarah-amarah kecil yang para pekerja Indonesia simpan di alam bawah sadar mereka terus menumpuk, hingga tanpa sadar tumpukan amarah tersebut telah mencapai batas maksimal sehingga lahirlah tindakan-tindakan anarkis seperti yang kita lihat beberapa hari yang lalu. Dan mungkin masih banyak lagi faktor-faktor pencetus dari kerusuhan tersebut yang menambah besarnya api kemarahan mereka sehingga terjadi ledakan emosi di PT Drydock tersebut.


Kembali lagi pada ungkapan di awal. Lidah memang tak bertulang. Karena lidah tidak mempunyai tulang jadi ia bersifat lentur, fleksibel dan bebas. Sebebas kalimat-kalimat yang keluar dari hasil gerakan lidah, bibir, dan getaran pita suara ini. Jadi seseorang itu bisa secara sadar ataupun tidak sadar dalam melontarkan kata-kata. Penulis tidak tahu apakah warga negara India tersebut sadar atau tidak dalam mengucapkan kalimat penghinaan SARA tersebut. Tapi yang jelas, tidak perlu terpancing emosi dengan ucapan hina itu. Karena kalimat yang keluar dari mulut seseorang itu mencerminkan hati dan kepribadiannya, ibarat mulut teko akan mengeluarkan isi yang ada di dalam teko tersebut. Jika isinya kopi maka mulut teko akan mengeluarkan kopi pula tergantung isi dari teko.


Jadi penulis di sini berpendapat bahwa pekerja India tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Kenapa? mungkin pekerja India tersebut telah merekam dari penglihatan dan pendengaran mereka sendiri karena melihat langsung bahwa pekerja Indonesia sangat tidak dihargai di negaranya sendiri. Mereka melihat pekerja Indonesia hanya bisa menjadi pesuruh dan pasrah dengan keadaannya atau bahkan terkesan malas. Jadi dari hasil inspeksi tersebut pekerja India mendapatkan kesimpulan sendiri yang menurut mereka itu benar. Bahwa semua orang Indonesia adalah bodoh!!


Sebagai warga negara Indonesia penulis pun akan marah jika mendengar ucapan rendah itu. Tapi bukankah kalimat itu hampir benar. Kenapa hampir benar? Karena ada beberapa orang Indonesia yang pintar dan sukses di Indonesia maupun di luar negeri. Lalu bagaimana dengan sisanya? Ya itulah yang dilihat oleh pekerja India tersebut. Kebalikan dari pintar dan sukses.


Setiap kejadian pasti ada hikmahnya, setiap kerusuhan pasti ada yang bisa kita petik pelajarannya. Penulis hanya bisa mengambil hikmah bahwa ucapan dari pekerja India tersebut harus menjadi cambuk bagi warga negara Indonesia khususnya bagi tenaga kerja Indonesia. Agar pekerja Indonesia bisa lebih meningkatkan kapasitas diri. Jangan mau menjadi pesuruh bagi warga negara asing, apalagi di negara sendiri.
Minggu, 11 April 2010 1 komentar

Si Uyaq Hamil


Telepon genggam sengaja aku matikan. Lagi males nerima telp ataupun SMS. Kurang lebih 2,5 jam aku menon aktifkan handphone.
Okelah aku hidupin lagi ni HP, fikirku.
Baru saja diaktifkan tu HP udah bergetar. Ternyata temen lama ku SMS. Temen ku yang baru jadi manten. Si Surya Maryana (Uyaq) namanya.
"Nope lg ngapain?" tanya nya
"Nggak lgi ngapa-ngapain Sur, kenapa?" aq balik bertanya
Ku fikir si Uyaq pasti mau nawarin kerjasama lagi untuk buka usaha.
Handpone pun bergetar lagi.rrrrrrrrrrrrrr
"Nope bentar lagi bakal punya keponakan" balasnya
Jenk...jenk... hati ku nggak karuan senengnya.
"Barokallah ya Sur.... Udah berapa minggu?" tanya ku
"Udah 2 minggu Phe......" balasnya
Owalah..... temen ku akhirnya udah hamil.Pasti dia dan suami bakal menjalani hari-hari yang penuh kejutan. Senang, tangis, haru, bahagia akan terus menghiasi kehidupan rumah tangga mereka (sok tahu banget ya!). Tapi apapun itu, do'a ku selalu ku hadiahkan untuk Uyaq dan suami beserta calon mujahid/ah nya mereka.
Minggu, 21 Maret 2010 0 komentar

Menangis untuk Palestin

Jum'at pagi (19/3) si "Noki" berbunyi. Eh ... ternyata ada taklimat bahwa akan ada acara konsolidasi dan munasoroh Palestina hari ahad (21/3) ini @asrama haji batam center. Isi SMS begitu panjang sampe 4 slide. wah.. ini bkn Short Message Service (SMS) lagi, tapi Long Message Service (LMS)panjang bangett.....

"Wah.. sepertinya Palestin lagi gawat bgt nih" fikir ku.
Maklumlah belakangan aku tak pernah lagi membaca berita ttg Palestina tercinta...

Pagi hari dengan semangat menggebu-gebu, ku langkahkan kaki ke luar rumah. Dengan harapan fikiran buruk ku ttg kondisi Palestin terkini adalah salah. Singkat cerita sampailah di asrama haji. Aq mengambil posisi paling depan, di saf nomor dua. Dekat proyektor. Ku pandang muka-muka akhwat satu per satu yang muncul dari pintu depan, siapa tahu melihat sosok yang aku kenal. Munculllah satu persatu yang ku kenal, ya.. mbak itu datang, kakak itu datang, umi itu datang bla..bla.. Tiba-tiba satu sosok mungil yang ku kenal baik sedang duduk manis dan terdiam. Ku datangi dengan berlari-lari kecil.

"Haloo..... Assalamu'alaikum..." Sapa ku. Sambil ku salaman dengan si ikhwan secara mesra, dy mencium tangan ku. Senyum pun tergaris di bibir mungil nya sampai kelihatan gigi-giginya yang tidak mencapai 20 biji. Tanpa malu-malu si ikhwan tsb memeluk ku. Memeluk seperti bertahun-tahun tidak pernah bertemu, padahal tiap hari aq ke rumahnya.

Singkat cerita, acara di buka dengan tilawah quran dan lagu Indonesia raya. Sambutan pun disampaikan dengan penuh semangat yang menggelora. Sang Master of Ceremony pun memprovokasi kami dengan memberikan yel-yel
"Palestina2x" lontar MC dengan semangat
"Selamatkan! 2x" sambut kami
"Israel, Yahudi"
"Hancurkan!2x"

Hingga sampailah pada acara inti yaitu penyampaian kondisi Palestin terkini. Materi disampaikan oleh alustadz H. Zenal Satiawan, Lc (Alumnus Univ. Al-Azhar Mesir). Hati serasa tercabik-cabik mendengar dan melihat (walaupun tdk secara langsung) saudara yang jauh di sana sedang terancam hidupnya, tidak ada tempat yang bisa digunakan untuk bersembunyi dan mendapatkan ketenangan untuk beberapa jam saja. Suara pemateri yang memecah keheningan membuat api semangat kami semakan berkobar untuk bisa membantu saudara kami di sana. Beberapa foto orisinil ditampilkan. Betapa laknat nya Israel.

Penggalangan dana pun dilakukan. Semua yang hadir mengeluarkan infaq terbaik mereka untuk Palestin. Yang Insya Allah akan kekal sebagai amal di akhirat. Alhasil info terakhir yang aq catat hasil penggalangan dana sebesar Rp 56.900.000 + ......... (aq lupa mencatatnya). Jika pembaca ingin mentransfer infaq terbaik nya silahkan saja ke rekening Bank Syariah Mandiri Batam a/n KNRP Kepri 1580037191. webblog: http://knrp-kepri.blogspot.com/
Sabtu, 06 Maret 2010 0 komentar


Untuk pertama kalinya Kanpora Batam mengadakan workshop penelitian sosial bagi para pelajar SMA sederajat di Kota Batam. Workshop ini diadakan selama tiga hari dari tanggal 5-7 Maret 2010 di kantor pemuda dan olahraga Sukajadi. Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Batam dalam hal ini diwakili oleh Assisten Administrasi Umum Bapak Maas Ismail. Dengan pemateri yang sengaja didatangkan dari Malang plus satu pemateri dari staff ahli DPRD Kota Batam dengan segudang prestasi dan pengalaman mereka.

Masing-masing sekolah mengirimkan 3 orang. yang ketiga orang tersebut merupakan orang-orang terbaik di sekolah mereka masing-masing. Antusias para peserta yang begitu tinggi membuat penyelenggara merasa optimis akan terbentuknya kelompok-kelompok karya tulis ilmiah remaja kota BAtam. Dimana tujuan jangka pendek adalah mengikut sertakan para pelajar tersebut dalam perlombaan karya tulis tepat di hari sumpah pemuda yaitu tanggal 28 Oktober 2010 ini.
Rabu, 03 Maret 2010 0 komentar

KAMMI Batam mengadakan Motivasi UN




HADIRILAH !!! Training Motivasi Menghadapi Ujian Nasional

Bagi kamoe2 yang merasa masih sekolah di SMA/sederajat terutama yang duduk di bangku kelas 3. Hayoo' ikut ini aja, dijamin bakal kagak nyesel dech...
Selain Try Out yang bikin kamoe bertambah stress, training ini pas banget. Karena akan menyeimbangkan antara kognitif, dan psikologis kamoe. Percaya deh.. kalo kamoe stress, biar mpe ratusan buku yang sudah kamoe lahap bakalan kagak bisa kamoe tuangkan ke dalam lembar jawaban. Training ini diadakan oleh KAMMI Komsat Batam. Dengan pembicara dari Trustco. Yang Insya Alloh akan diadakan pada:


Tanggal/ Hari : 6 Maret 2010/ Sabtu
Waktu : 08.00 s/d 12.00 WIB
Tempat : Asrama Haji Batam Center.


Dengan biaya pendaftaran Rp 10.000/ orang. Rp 20.000 untuk 3 orang. Dapat sertifikat juga lho! Makanya buruan daftar!!!!! Tempat Terbatas
Klo mau daftar bisa pada hari H nya langsung ato bisa menghubungi panitia

Armat Juank : 0812 7086 632
Nova Lisa : 0852 6473 2233
Jumat, 26 Februari 2010 2 komentar

Uyaq temen qt Menikah lho!

Barokallahu laka wabarokah alaika wa jama’a bainakuma fii khoirin.



Tepat tanggal 26 Februari 2010 kemarin temen kita Surya Maryana (Nana/Uyaq) telah melepas status singlenya dengan seorang lelaki yang berdomisili di Jakarta bernama Ahmad Syuhaibi. Usia yang terpaut cukup jauh sekitar 7 tahun, tidak membuat Surya berfikir lama untuk menerima pinangan dari Ahmad.
Aku sebagai teman lama mu, Cuma bisa hadir dan mengirimkan do’a untuk kalian berdua. Semoga di kehidupan baru nanti, Surya bisa tambah dewasa. Jangan kekanak-kanakan lagi ya Sur. …..
Buat temen-temen alumni SMA N 1 (SMANSA) Batam angkatan 2006, terutama Riza, Yanti, Hazar, Linda, Agus, Ari, Citro, Preti, Atika dsb yang sekarang masih menuntut ilmu di negeri orang cepet lah pulang ke Batam. Bangun lah Kota Batam kita tercinta ini...... dan klo married jangan di sana, tapi di Batam aja biar aku bisa menghadirinya okey guys!
Rabu, 24 Februari 2010 5 komentar

Dicari pemimpin yang bisa melahirkan pemimpin

”Kalian adalah pemimpin, maka kalian akan dimintai pertanggungjawaban. Penguasa adalah pemimpin, maka akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Suami adalah pemimpin keluarganya, maka akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin (rumah tangga suaminya), maka akan dimintai pertanggungjawabannya. Pelayan adalah pemimpin (atas harta tuannya), maka akan dimintai pertanggungjawaban atas pengelolaannya. Oleh karena kalian adalah pemimpin, maka kalian akan dimintai pertanggungjawabannya.”
(HR. Bukhari-Muslim)


Kenapa begitu sulitnya mencari seorang pemimpin? Pertanyaan ini yang dari dulu selalu menghantui ku. Amanah yang sekarang ku emban membuat ku lumayan pusing. Karena aku ingin begitu meninggalkan wajihah yang sudah cukup lama mengisi dan menghiasi kehidupan ku selama lebih kurang 3 tahun ini, bisa tersenyum lepas. Dengan banyak nya kader yang berkualitas yang sudah dihasilkan selama lebih kurang 3 tahun ini. Itu impian ku saat ini. Tapi, apakah bisa?!?

Bakat kepemimpinan itu sebenarnya bukan diturunkan secara biologis dalam bentuk gen. Melainkan muncul karena terus diasah dan ditumbuh kembangkan. Memang, ada pemimpin yang fasih berbicara. Namun sebelumnya, kalau ia tidak memiliki ilmu, ia tidak sering berlatih, maka bisa jadi kata-katanya terpeleset pada kesalahan serta tidak sistematis alias berantakan.

Seseorang dikatakan memiliki jiwa kepemimpinan, bila kita dapat melihat kematangan pribadi dan karyanya. Ia memiliki visi yang sangat jauh ke depan. Ia mampu menggali dan mensinergikan potensi. Ia juga mampu memotivasi, baik lewat keteladanan, maupun kata-katanya yang arif, ini semua didapatkan melalui latihan-latihan yang memakan waktu yang cukup lama.

Mereka yang pernah merasakan kegagalan di masa silam, sesungguhnya merupakan aset yang paling berharga. Dengan bercermin pada kegagalan masa lalu, mereka akan lebih berhati-hati dalam melangkah. Intinya, seorang pemimpin itu pada dasarnya adalah orang yang selalu belajar dan terus mengembangkan kemampuannya.

Untuk tampil menjadi pemimpin langkah awal yang perlu dilakukan adalah:
1.Membaca potensi dirinya. Setelah potensi diri terbaca, baru meluaskan pengaruh dengan melihat potensi di luar dirinya.
2.Menanamkan program “bening hati” pada diri sendiri. Kebahagiaan hidup dan kesuksesan hidup itu sebenarnya didirikan di atas pondasi kemuliaan akhlak
3.Memelihara sistem kondusif saat mengembangkan kedua langkah tadi.
4.Membangun kekuatan diri dengan membangun kekuatan ruhiyah. (Abdullah Gymnastiar)
Senin, 15 Februari 2010 3 komentar

udah bisa jalan



Ini video Muhammad Alfatih. Sesuatu yang menakjubkan bisa melihat, merasakan, merekam detik demi detik moment pertumbuhan dan perkembangan nya Fatih.
Bentar lagi malah Fatih sudah mau punya adek lagi. Cepat rasanya waktu berlalu. Tanpa sadar Fatih sudah hampir setahun umurnya.

Mungkin video ini bisa memperlihatkan kepada 'ammah dan oom nya yang dulu sering ke rumah. Kayak 'ammah Ais, 'ammah Fira, 'ammah Ira, om Opik, om Sugi, om Amin, dan om Ijal. . he...he... (cuma mau bikin iri)
Jumat, 12 Februari 2010 2 komentar
Tulisan ini ku persembahkan untuk adik-adik yang sedang menjalani ujian di kampusnya masing-masing.
Diriku bukannya tidak pernah merasakan bangku sekolah dan perkuliahan. Apalagi merasakan tegangnya ujian. Oleh karena itu, cerita ku kali ini hanya bertujuan berbagi pengalaman.

Nikmatilah! proses


“Aduh! Aku malu kak dengan orang itu. Dia tadi yang ngawas ujian. Karena tadi ujian aku nyontek” kata adikku
”Ha?! Nyontek?” aku pun kaget
”Iya kak, karena soalnya pada hafalan. Banyak banget yang mau dihafal. Hafal pasal-pasal kak” bela adik ku
Percakapan di atas membuatku berfikir sebaiknya mereka yang sedang dalam ujian ini harus tahu ilmu tentang menikmati proses.

Proses adalah sesuatu yang harus kita nikmati dalam hidup ini. Why? Ternyata wahai adik ku, yang bernilai dalam hidup ini adalah proses bukan hasil akhir.
Dalam berproses kita hanya berkewajiban untuk menjaga 2 perkara yaitu selalu menjaga niat dan menyempurnakan ikhtiar, selebihnya terserah Alloh.

Seperti para mujahidin yg berjuang membela bangsa dan agama. Kemenangan bukanlah hal yg penting bagi mereka, karena menang-kalah itu hanya bersifat giliran yang akan datang kepada siapa saja atau sering disebut orang tergantung lucky/ hokinya. Namun, dalam hal ini yang terpenting adalah bagaimana selama berjuang niat mereka benar karena Alloh dan selama mereka berjuang akhlak mereka terjaga. Jika sudah melakukan itu maka pabila menang mereka mendapat pahala dan kalaupun terbunuh berarti insya Alloh menjadi syuhada.

Ketika berdagang pun, mendapatkan untung penjualan bukanlah yang terpenting. Karena uang sendiri sudah ada jalurnya, semua pasti mendapatkannya. Perkara uang sebenarnya tidak usah terlalu difikirkan. Alloh Maha Tahu kebutuhan kita daripada kita sendiri. Yang terpenting di sini adalah prosesnya. Misal, bagaimana selama berjualan kita selalu menjaga niat agar tidak pernah ada 1 mg pun hak orang lain yang terambil oleh kita. Kemudian, bagaimana ketika sedang berjualan kita tampil penuh keramahan dan penuh kemuliaan akhlak, bagaimana ketika sedang bisnis benar-benar kita menjaga kejujuran, tepat waktu dan janji-janji terpenuhi. Dalam mencari rezeki ada 2 perkara yang perlu selalu kita jaga yakni ketika sedang mencari, harus sangat jaga nilai-nilainya dan ketika berhasil memperolehnya distribusikanlah sekuat-kuatnya.

Termasuk ketika kita bersekolah dan kuliah. Kalau motivasi kuliah hanya untuk menikmati hasil ataupun hanya ingin mendapat gelar, bagaimana kalau sebelum wisuda kita sudah meninggal???? Oleh karena itu, yang terpenting dalam perkuliahan; tanya dulu pada diri, apa tujuan kita kuliah,kalau hanya untuk mencari isi perut sama dengan apa yang dikatakan oleh Imam Ali,
” Orang yang fikirannya hanya pada isi perut, maka derajat dia tidak akan jauh beda dengan yang keluar dari perutnya”
Jika hanya ingin mencari uang maka derajatnya tidaklah beda dengan pencuri atau koruptor yang fikirannya hanya uang semata.
Seharusnya, kuliah itu untuk menambah keluasan ilmu agar lebih bermanfaat banyak.

Dik, jika selama kuliah, sekolah, kursus kita menjaga kehormatan, nilai kejujuran, etika, dan tidak mau menyontek trus kita meninggal sebelum wisuda ataupun lulus. It’s not a big problem. Karena apa yang kita lakukan selama ini sudah menjadi amal kebaikan.
Begitupun pada saat melamar seseorang. Semua sudah ditetapkan, mulai dari tanggal pernikahan, tempat, EO, dsb. Tapi menjelang hari H si wanita mengundurkan diri atau akan menikah dengan orang lain, apa coba yang akan kita lakukan?
Rasa sakit hati adalah wajar dan sangat manusiawi. Namun, yang perlu diingat adalah jikalau niat sudah baik, dan caranya benar. Kalaupun tidak jadi menikah dengan dia, siapa tahu Alloh menyiapkan kandidat lain yang lebih baik.

Oleh sebab itu, jangan terpukau dengan hasil. Hasil yang bagus menurut kita belum tentu menurut Alloh juga bagus.
Berjuanglah untuk menjadi orang yang gemar menikmati proses agar hari-hari yang dilalui menjadi ladang perjuangan untuk menjadi ahli sabar, mampu mengendalikan hawa nafsu.

Pengalamanku

Semenjak kuliah di akademik, cara belajar ku pun berubah. Karena harus menyesuaikan dengan sistem kampus, dimana 60 % praktek dan 40 % nya teori. Padahal sewaktu masih duduk di bangku sekolah aku paling benci dengan praktek. Nilai praktekku tidak lebih tinggi dari nilai teoritis.

Makanya setiap materi di ruangan, aku berusaha memahami materi yang disampaikan oleh dosen. Kalau perlu sampai ke akar-akarnya aku harus tahu. Karena untuk membaca ulang dan menghafal aku harus membawa kamus kesehatan, dan aku tidak punya kamus itu. Satu-satunya jalan adalah dengan membuka kamus di perpustakaan, karena kamusnya tidak boleh dibawa pulang. Ribet kan?

Tapi, tidak semua materi bisa membuat ku berusaha untuk memahami lebih dalam. Karena ada beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi mood ku. Bisa karena dosennya bisa juga karena –menurutku- ilmunya tidak terlalu ”nembak” dengan kebutuhan keperawatan sekarang dsb.

Karena perbedaan waktu perkuliahan dengan temen-temen KAMMI di poltek membuat aku harus pintar-pintar membagi waktu yang sempit untuk berkumpul di setiap aktivitas KAMMI. Dan alhamdulillah tidak banyak moment yang aku tinggalkan, semua dipermudah oleh Alloh. Sehingga, waktu belajar ku berkurang. Apalagi untuk menghafal materi perkuliahan tidak bisa.

Trus, bagaimana saat kuis, UTS, maupun UAS?
Untuk kuis aku mengulang di kelas 1 jam atau beberapa menit sebelum kuia berlangsung. Sedangkan UTS dan UAS, aku jarang sekali belajar untuk menghadapi ujian itu. Yang paling sering aku lakukan adalah membaca catatan atau buku cetak serta menghafal di atas ojek. Selebihnya aku hanya mengandalkan kefahaman ku selama proses perkuliahan.
Dan saat Ujian aku mengandalkan ikhtiar ”bersih” ku dan do’a. No nyontek! No ngopek!

Ujian tidak menyontek sudah dari SD ku lakukan. Dulu tekadnya sederhana, hanya ingin tahu seberapa jauh kepintaran ku selama mengikuti materi di sekolah. Tapi, sewaktu SMA sempet timbul penyesalan karena tidak menyontek. Takut tidak lulus, aku merasa seperti pecundang terlalu naif. Karena sebagian besar teman di SMA ku tidak murni bersih menjalani ujiannya dan itu sudah menjadi rahasia umum di SMA ku. Fikiran negatif membayangi ku setiap hari menjelang pengumuman kelulusan. Menangis sudah menjadi rutinitas harian. Hingga pada akhirnya aku mencurahkan isi hati yang sudah meluap-luap ini di hadapan MR. Barulah setelah mendapat nasehat dari beliau serasa sejuk hati ini dan mencoba belajar untuk pasrah dengan ketetapan terbaik yang akan Alloh berikan.

Alhamdulillah aku lulus 100 % murni hasil kerja keras. Aku bangga!

Sebenarnya banyak pengalaman-pengalaman luar biasa yang aku alami hanya karena aku percaya dengan kemampuan diri sendiri tanpa harus nyontek dengan orang lain. Selama kuliah, beberapa ujian yang aku jalani selalu mendapat nilai bagus kadang mendapat nilai tertinggi diantara teman-teman yang lain. Padahal, hari-hari sebelumnya aku tidak pernah menghafal materi ujian karena harus mengikuti kegiatan KAMMI ataupun kegiatan pengobatan gratis yang dulu paling sering aku ikuti.

Jangan dicontoh

Meskipun sering mendapat nilai tinggi walau tidak belajar. Bukanlah sesuatu yang terlalu membanggakan bagiku. Tetap cara belajar mengulang-ngulang materi adalah salah satu cara belajar yang efektif. Dimanapun berada jadikan tempat itu tempat belajar mu.

Pesan

Satu lagi, awal dari terciptanya sang koruptor adalah dari menyontek. Waspadalah! Waspadalah! Dengan kebiasaan buruk yang terlihat kecil dan enteng itu. Karena sesuatu yang besar itu terbentuk dari unit/ sel-sel kecil yang jika bergabung akan terbentuk sistem yang kompleks.
So,
No nyontek!
No ngopek!
Tetap PeDe dengan kemampuan yang kita miliki. Kalau bukan kita yang menghargai kemampuan diri sendiri siapa lagi ?!?

Yoyen dalam Kenangan

Yoyen dalam Kenangan

 
;