Tampilkan postingan dengan label No Idea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label No Idea. Tampilkan semua postingan
Senin, 29 Juni 2015 0 komentar

Mengidolakan artis? Harus ya?!

Ini menurut aq lho ya....  Sekali lagi ini menurut aq.  Suka heran dengan orang yang "katanya"  sudah ikut Tarbiyah tapi suka mengidola kan artis-artis di tipi. Bukan kah selayaknya ikhwan wa akhwat itu mengidolakan Rasulullah / istri/ sahabati-yah. Ini bukan asal fikiran aq siy,  tapi aq sudah melalui proses itu.  Setelah menjalani tarbiyah secara rutin perlahan -  lahan rasa mengidolakan artis-artis di tipi mulai memudar dan menghilang. Bahkan sekelas artis yang sholihah seperti OSD pun aq tidak bisa mengidola kan nya.  Wallahu'alam
Sabtu, 18 April 2015 0 komentar

Emosi ku

Orang yang sudah lama mengenalku pasti sudah sangat mengenal sifat dan karakter ku (kePeDean bgt :p). Yak tapi rata-rata mereka tau bahwa aku orangnya mudah marah. Tapi (mungkin) hanya sedikit yang tau bahwa aku orang yang sangat sayang dengan orang tua,adik, suami, anak dan sahabat. Aku bisa sangat marah dan membela habits-habisan bila orang-orang tersebut tersakiti oleh orang lain. Nggak tau kenapa naluri seperti itu keluar begitu saja.
Di luar, orang mungkin mengira aku tidak sayang dengan adik kandung ku yang paling besar.Karena kami sering berantem. Tapi, jika ada orang yang nge-bully ato ngata-ngatain dia, aku orang yang paling tersakiti dan akan terdepan menghadapi orang tsb. Seperti kejadian di SD. Adik ku itu dibully oleh teman yang cowok. Nggak tahan setelah mendengar cerita orang-orang, anak cowok tersebut aku datangi lalu aku marahi. Tapi aku lupa apa dulu aku menghantam anak cowok itu dengan pukulan atau tidak. Yang jelas dulu aku sering maen pukul dan tinju dengan teman lelaki yang mencoba men-towel2 tangan ku ato mencoba ngintip rok ku. Habis perkara!!!!!

......................................................................................................................................

Hampir 4 tahun aku tinggal di perumahan ini. Tapi serasa semua orang di sini tidak suka dengan ku. Entah karena aku yang terlalu posesif dengan orang terkasih, entah karena aku orang yang suka blak-blakan dengan orang. Sehingga sering tidak terkontrol ucapan ketika mereka sudah "menyenggol" area "sensitif" ku. Contohnya seperti mereka telah melukai perasaan suami ku. Kewenangan nya dilanggar,harga diri yang diinjak-injak, menusuk dari belakang oleh teman sendiri. Entah kenapa aku yang merasa geram. Amarah ku membuncah. Karena mereka yang mengangkat suami ku lalu mereka menjatuhkan dan mencampakkan suami ku begitu saja seolah-olah suami ku tidak pernah ada (ah....bahasa ku puitis banget)
Hati sahabat ku pun terluka juga oleh perkataan ibu-ibu di sini. Kembali aku merasa tidak terima sahabat ku dikatakain yang tidak pantas seperti itu.
Baru-baru ini pun mamakQ seperti kemasukan syetan dari mana, omongan nya pedaaaaaassss banget. Secara langsung beliau sudah menghina aku dan keluarga kecil ku. Ya Allah........ 
Kamis, 19 Maret 2015 3 komentar

Yang Penting Nulis

Memang lha ya baru kebakar tuk nulis lagi setelah kk Ira Marby nge-share tulisan nya di facebook. Klo nggak tu yaa.... ntah sampe kapan mau buka lappy tuk nulis.
..............................................................................................

By the way baru malam pukul 11:23 baru bisa ngeblog padahal janji dengan kk Ira sehabis masak tadi siang. Yah...mau gimana lagi bener-bener nunggu dua bocah tidur dulu baru bisa buka laptop. Kalo masih nekat buka laptop bisa berebutan laptop jadinya.

Bingung juga mau nulis apa malam ini,padahal dari kemaren udah menumpuk ide dalam kepala ini tuk dituang dalam blog. Ya sudah kali ini aku cuma mau ngabarin kalau anak ku yang sulung Asya besok akan nerima raport per 3bulan. Penasaran dengan perkembangannya selama 4 bln sekolah di sana. Kabar yang bungsu Rana, dia sedang demam sejak hari ahad. Karena giginya numbuh rame2. Dan saya tau luar biasa sakitnya. Dia rewel banget. Makanya baru jam segini aku baru bisa ngeblog. demi setor janji ke kk Ira hehe.

Yo wes, mpe sini ja dulu ya. Besok ato lusa ato mggu depan ato bulan depan ato mungkin tahun depan eyke ngeblog lagi haha. Nggak bisa janji soalnya 

Sabtu, 21 Juni 2014 0 komentar

Ikhwan Juga Manusia

Ikhwan juga manusia
Dia bisa egois
Dia bisa malas kerja
Dia bisa tidak peka
Dia bisa salah
Dia bisa ....... segala nya, karena dia manusia biasa juga

Nasehat 'tuk para akhwat yang berstatus single
jangan sampai "buta" melihat seorang ikhwan yang akan menjadi suami mu kelak
Pada saat ta'aruf lha disana kau dituntut 'tuk betul-betul mengenal calon suami dan ayah dari anak-anak mu
Jangan ragu 'tuk mencari tau dengan orang-orang yang berada di sekitarnya
Jangan malu 'tuk bertanya kepada yang lebih berpengalaman
dalam menjalani biduk rumah tangga

Menikah itu tak selamanya indah kawan
Tidak setiap hari tawa dan senyum menyertai mu teman
Ada saat dimana kau akan terkaget-kaget dengan sifat dan perilaku teman tidurmu
Ada saat kau merasa "menyesal" kenapa dulu tidak aku tanyakan ini pada suami mu itu
Ada saat dimana kalian berdua hidup tanpa uang

Manfaat kan lha jeda antara masa ta'aruf dengan ijab qabul
sebagai masa mencari tahu bagaimana wataknya calon suami mu itu
Tinggalkan ia ,jika ia gampang terpancing emosinya
Tinggalkan ia, jika ia malas bekerja
Tinggalkan ia, jika ia tidak sayang dengan orang tua mu
Tinggalkan ia, jika ia menikahi mu agar ada yang bisa mengurusi rumahnya

Ikhwan juga manusia.
Jangan "buta" dalam menilai calon suami mu kelak
Pilih lah benar-benar
Ikutkan Allah dalam memilihnya
Ikhwna juga manusia
Sabtu, 14 Juni 2014 0 komentar

Kakek itu (part 2)

Entah Allah menagih janji ku ato cuma kebetulan. Entahlah yang penting dalam Islam semua kejadian tidak ada yang kebetulan, semua atas kehendakNya.
Tiba-tiba siang ini sewaktu saya sedang tilawah, datang seorang kakek memakai baju batik celana hitam plus peci hitam sambil memegang tas hitam kecil. Beliau lalu meminta sedekah kepada saya. Awalnya saya ingin menolak memberikan sedekah. Bagi saya orang-orang yang meminta ke rumah-rumah itu tidak perlu dikasihani. Tapi yang ini berbeda. Dia seorang lelaki tua. Kalaupun dia bekerja, berapa lah yang bisa dia peroleh dengan tenaga yang semakin melemah dimakan umur itu. Jadi saya putuskan untuk memberikan sedikit uang yang ada di dompet.
Saat itu saya tersentak dan ingat dengan kakek yang saya temui di warung kemarin. Apa saya sedang ditagih janji nya sama Allah ????? wallahu'alam
Kamis, 12 Juni 2014 2 komentar

Kakek itu...

Ini salah satu hal yang saya sesali. Ceritanya waktu itu saya belanja ke warung sambil gendong si Rana dianter sama suami naek motor. Maklum lha rumah kami jauh dari warung, pasar dan jalan raya. Saya tipe orang yang suka salting kalo ditungguin orang bahkan dengan suami sekalipun. Jadi selama di warung fokus aja sama barang yang akan dibeli. Nggak mikir hal yang lain.
Hingga tak lama setelah saya tib adi warung , datang lah seorang kakek yang renta. Menaiki tangga 'tuk sampai ke warung pun dengan tertatih-tatih. Kakek itu memegang seikat sayur bayam. Sambil bertanya berapa harga seikatnya.
Yang punya warung menjawab kalau harga semua sayur sedang mahal. Alhasil kakek tadi nggak jadi membeli. Saya kira beliau datang ke warung bukan cuma membeli seikat sayur. Jadi tidak begitu saya hiraukan. Saya anggap kakek itu seperti pembeli lainnya. Yang punya uang banyak untuk membeli kebutuhannya.



Saya pun pulang dibonceng suami. Belum sampai setengah jalan kami berpapasan dengan kakek tersebut. Disanalah saya baru sadar, kalau kakek tersebut pulang tidak membawa apa-apa. Ya Allah... kenapa tadi aq tidak membayarkan sayur yang beliau kehendaki. Seberapa lah harga sayur seikat itu. Astaghfirullah..... Kenapa saat di warung aq hanya fokus dengan belanjaan ku saja?! Motor kami pun terus berlanjut hingga ke rumah. Lalu saya pun berjanji , jika saya bertemu orang seperti itu lagi jangan sampai kehilangan moment tuk membantu.
Selasa, 10 Juni 2014 0 komentar

Kegiatan baru

Seneng deh akhirnya ni blog bisa dibuka, fiuh....
Lumayan bisa ngisi waktu sambil jagain ruko. Oh ya, sekarang saya punya kesibukan baru yaitu sebagai admin di tempat bimbingan belajar kejar paket. Kenapa bisa?Awalnya sahabat yang sudah saya anggap kakak juga, tiba-tiba nelpon. Beliau minta saya jagain tempat bimbel tersebut karena suaminya tiba-tiba ditugaskan dari yayasan untuk bertugas ke tg. Pinang hingga waktu yang belum ditentukan. Memilih saya lebih kepada alasan waktu sudah mepet ,tidak ada waktu lagi 'tuk menyeleksi karyawan.

Lokasi: Legenda Point 

Di ruko masih bengong-bengong aja karena ni tempat baru buka. Jadi belum banyak yang tau. Hingga hari ini belum sampai 10 orang yang datang ataupun bertanya di fb dan BB. Tapi ya...nggak bengong banget siy. tetep ja riweuh karena saya membawa rombongan alias kedua anak gadis saya. Ini aja ngetik blog sambil gendong si kecil yang lagi bobok.

Berfoto dengan 2 anak gadis ku


Tidur siang di ruko


Karena masih sepi, menulis di blog bisa jadi salah satu obatnya. Yeyyy.

Kamis, 10 Oktober 2013 0 komentar

Dokter Kecil Ku

stetoskop jaman kuliah dulu

Seperti biasa setiap malam (klo Ayah di rumah) sebelum tidur Asya maen-maen dengan Ayah nya dulu. Ntah itu maen kuda-kudaan, tebak-tebakan gambar, bernyanyi bersama, sampe maen petak umpet. Kali ini tambah lagi agenda bermain nya Asya. Sekarang hobinya maen dokter-dokteran. Lihat stetoskop Bunda nganggur langsung deh dia beraksi. nempelin ujung stetoskop ke badan AyahBunda. 

Malam itu giliran diriku yang pertama diperiksanya. Karena diriku hari itu udah nggak sanggup 'tuk duduk lama-lama karena perut ku terus ngalami kontraksi. Jadinya mulai dari sore sampe malam yang kulakukan hanya berbaring sesekali duduk hanya untuk makan. 

Sehabis meriksa Bunda nya, seperti biasa Asya langsung nyuruh Bunda minum obat. Haha ku jawab aja "makacih Bu...". Asya pun langsung menjawab dengan manisnya "Iya..".

Giliran Ayah yang diperiksa. Dari ujung kepala mpe ujung kaki nggak luput dari sentuhan stetoskopnya. Hadeuh.... Ayah pun disuruh Asya 'tuk minum obat. Dengan berulang-ulang. "Ayah gk ada obat' jawab mas Herman. Tapi, Asya sepertinya nggak mau terima alasan "pasien" nya kali ini. Asya pun merengek-rengek sambil minta Ayahnya 'tuk minum obat. "Sudah lah, masa' setiap periksa disuruh minum obat" pinta mas Her. 

Aku pun tertawa geli dengan apa yang mas Her bilang. Karena mengingat fenomena sekarang. Klo kita berobat ke dokter yang ada di Indonesia, setiap pulang pasti membawa bekal obat. Minimal vitamin :).
Beda dengan dokter di luar negeri (seperti tautan di Fb yang pernah ku baca beberapa waktu yang lalu).

Yah..... klo pun suatu saat Asya bercita-cita jadi dokter, jadilah dokter yang cerdas dan kritis. Ngasih resep bukan karena ikutan senior. Jadilah dokter yang sholihah dan mensholihkan. Jangan menyesatkan pasien dengan "fatwa-fatwa" yang nggak rasional ya nak.... Amiiinn..

Aleesya Zaheera Dhienova, 23 bulan 

Sabtu, 16 Februari 2013 0 komentar

Emang Situ Siapa?

Mohon dikoreksi jika pendapat saya ini salah. Tadi sore Metro TV menayangkan acara yang membahas analogi permainan catur dalam arti yang sebenarnya dengan permainan catur dalam perpolitikan di Indonesia terutama. Anda pasti pernah melihatkan acara di Metro TV yang menayangkan pilihan pemirsa terhadap berita yang kemudian dilanjutkan dengan memberikan komentar terhadap berita tersebut. Waktu itu si penelepon mengomentari tentang persepak bola-an di Indonesia. Isi komentarnya semua tentang keburukan dari sistem organisasi yang menaungi persepak bola-an di Indonesia. Menjelek-jelek kan "Indonesia".

Huft... Dia kira selama ini dia hidup dari negara mana?
Dia pikir selama ini dia tinggal di mana?
Dia pikir selama ini dia mendapat pendidikan di mana?
Dia pikir selama ini dia menghirup udara di mana?
Dia pikir ..... dia itu siapa?

Terus terang saya nggak setuju jika ada yang menjelek-jelek kan Indonesia. Seperti mengeluarkan kalimat "Manusia Indonesia manusia jam karet", "Hanya di Indonesia aja orang-orangnya yang suka berlama-lama duduk di warung kopi, coba kalau di Jepang gk tuh yang kayak gitu, buang-buang waktu". "Orang Indonesia paling males ngantri, paling males buang sampah di tong sampah" dll.

Ya ampun pengen diketok aja nie orang. Negara nya sendiri dijatuhkan. Emang situ siapa?
Senin, 20 Februari 2012 1 komentar

"Apa yang Anda Fikirkan ?"

"Apa yang Anda Fikirkan ?"

Kalimat di atas pasti sudah sering terbaca atau bahkan tidak terbaca lagi karena saking sering nya update status di jejaring sosial ini. Ya jejaring sosial itu bernama Facebook atau FB.
Segala macam jenis isi tulisan ada di situ. Dari yang berisi sepele hingga yang berisi nasehat, jualan (hehehe termasuk saya) serta info-info terbaru yang terjadi di dunia.

Jujur saya pun termasuk yang pernah menulis status yang tidak penting atau sepele. Padahal sebelum punya akun di FB, saya termasuk orang yang heran dengan orang-orang yang menuliskan hal-hal sepele di FB. Tapi, setelah punya FB hal seperti itu sulit untuk dihindari :D (membela.com)

Ada beberapa sahabat yang "curhat" atau "mengingati" teman-teman facebookers agar tidak menulis hal-hal yang tidak penting di FB. Awalnya saya merasa kalau saya termasuk yang "ditegur". Lalu saya pun mencoba 'tuk tidak melakukannya. Tapi belakangan saya baca lagi tulisan yang di atas ""Apa yang Anda Fikirkan ?" saya jadi berfikir (bukan bermaksud membela diri) terserah yang menulis FB donk! toh, perintah di sana jelas-jelas tertulis apa yang anda fikirkan?. Jika saat itu si Fulan berfikir bahwa dia sedang galau lalu dia tulis status bahwa dirinya galau. Bukan salah dia kan?!

Internet merupakan dunia maya yang tidak punya batas ruang, dan waktu. apa pun bisa ditulis di sana.
Minggu, 15 Januari 2012 0 komentar

Memalukan

Hari ini ada dua hal memalukan yang aq alami
wess yang pertama:
Sebenarnya hari ini ada tasqif. Acaranya jam 13.00 WIB. Aq baru tw ada tasqif sekitar jam 11.00 WIB pada hari itu juga. Maka ku segerakan menyelesaikan setrikaan ku yang tinggal beberapa helai saja. Alhasil, selesai juga nyetrika pas jam 12.00 siang.
Lalu aq pun mandi karena gerah bis nyetrika baju yang lumayan banyak. Belum selesai bedandan di depan kaca, eh si Asya udah merengek-rengek minta mimik. Ku susui dulu ia. Mencoba 'tuk tetap tenang. Karena sudah hampir jam 13.00. Terus terang aq termasuk orang yang gampang panikan, apalagi kalau ada orang yang menunggu.
Singkat cerita setelah memandikan Asya. Aq, Asya dan Lisa berangkat dari rumah jam 13.50. Tibalah kami di tempat tasqif. Ternyata tasqif sudah mulai.
Teng!! pas jam 14.30 tasqif selesai. Alamak !! ey dah selesai. cuma setengah jam kami di sini.
Malu nye...datang telat.

***pelajaran: hrs lbh awal dalam menyiapkan diri, krn skrg dah pny anak

Yang kedua:
Moso' di Tasqif tadi si pembicara merangkap semua tugas. Beliau yang jadi MC, beliau yang tilawah, beliau pula yang mengisi sesi materi dan satu lagi beliau pula yang menutup tasqif tsb.
ckckckck, sebanyak ini akhwat yang hadir, moso' tak ada satu pun yang berani dan mau maju untuk bertugas.
Jadi inget status di FB ku tadi siang. SEMUA TERGANTUNG DARI KUALITAS TARBIYAH YANG SELAMA INI DIJALANI

***pelajaran: jilbab GEDE gk menjamin klo beliau lbh sholihah
Sabtu, 14 Januari 2012 0 komentar

15 Jan '11

Satu tahun sudah kita menjalani kehidupan bersama mas...
Ada banyak kejadian sudah yang kita alami
Ada suka maupun duka
Ada canda, tawa, sampai bergelimangan air mata
Mewarnai kehidupan kita selama satu tahun ini

Awal bersama bahkan hingga saat ini pun aku masih terkaget dengan kepribadian mu
Butuh kedewasaan dalam mengarungi bahtera rumah tangga ini
Saling memahami salah satu kunci nya

Satu per satu masalah dalam rumah tangga kita
terselesaikan, alhamdulillah
Walau tak bisa dielakkan
Kadang air mata pun turut serta mewarnai

Hanya agama saja yang bisa menjadi pegangan
selama kita masih komitmen untuk hidup bersama

Bersama kita perbaiki diri
Mas menjadi suami dan Ayah yang sholih dan men-sholihkan
Dan
Adek pun berusaha menjadi istri serta Bunda yang sholihah dan mensolihahkan
AMIIINN





Selamat Hari Pernikahan
yang ke satu tahun
15 Jan '12
Sabtu, 20 Agustus 2011 0 komentar

Resep Tekwan :)

http://izzatijannah.wordpress.com/?s=tekwan+tarbiyah&submit=Cari
Rabu, 29 Desember 2010 2 komentar

Gara-gara TimNas :p



Belakangan ini semua penghuni rumah blok K/10 jadi demen dengan sepak bola. Tak terkecuali peliharaan kami si Cimut. hoho......

Lihat lah segitu seriusnya dia nonton aksi TimNas di lapangan.



Dan ini....

Minggu, 19 Desember 2010 0 komentar

Si Dia

Akhirnya....
Bertemu juga dengan "nya"
Setelah beberapa pekan ku pergi dari mereka
(hehe... lebay)

Gambar: Abang Fatih


&

Gambar: Adek Gaza


Senin, 22 November 2010 0 komentar

Bu' kapan ke Batam?

Senin malam (22/11) lalu saat stand by di depan laptop sengaja fasilitas YM ku aktifkan.
Lalu kulihat di monitor ternyata seseorang yg sudah lama tak pernah berjumpa.
ya, beliau ibu angkat ku. Ibu yang pada awalnya cuma sebagai guru ku sewaktu di SMA. Tapi karena ku suka dengannya dan kami dekat, lalu aku pun menganggapnya seperti ibu sendiri.
Cerita tentang beliau pun pernah ku posting di blog lama http://duniakreasinyanova.blogspot.com/2008/11/untuk-mu-guru-ku.html.
Awalnya ku ingin memberitahu berita penting dengan nya. Tapi, semalam beliau malah usil terus.. nggak bisa diajak serius..
Beliau sangat tahu kelemahan ku saat berbicara, aq paling tidak bisa diajak berdebat lama klo yang didebatin itu sesuatu yang nggak terlalu penting. ha'...
Tak sudah-sudah chatingan kami semalam. Karena aku sudah mulai bosan dengan percakapan gila itu, ku anggurin aja he....
Bu'.......kapan kita ketemuan lagi ya?
Kamis, 04 November 2010 0 komentar

Ide Lucu


Sempet hampir kehilangan ide jika akan melakukan aksi, eh... tadi saat magrib ku lihat di TV ada aksi yang dilakukan oleh elemen massa Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) dan Lingkar Studi untuk Demokrasi Indonesia. Empat orang dari peserta aksi melakukan tarian perut. hihi.... lucu juga idenya.


Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan mereka sebagai rakyat Indonesia. Di saat ratusan anak bangsa sedang meratapi nasibnya yang nggak jelas apa besok masih bisa makan atau tidak, apa masih bisa selamat dari cengkraman bencana alam atau tidak. Eh... di suatu tempat lain yang aman, nyaman, dan mewah ada setumpuk manusia yang tanpa peduli jalan-jalan ke luar negeri "sambil" menikmati tarian perut.

Toeng!!!


Minggu, 24 Oktober 2010 0 komentar

Belajar dari Ayam

"Ibu-ibu, bapak-bapak.... mana dulu yang bangun pagi? ayam jantan atau betina?"
Pertanyaan di atas adalah salah satu pertanyaan dari ustadz yang mengisi pengajian jum'at-an di RS tempat ku bekerja.
Dengan serentak kami pun menjawab ayam jantan.
"Salah.... ayam betina dulu pak-buk!" jawab ustadz dengan ekspresi datar
Kami yang hadir di sana pun udah mulai terperangah.
Kok salah ya? fikir ku
"Ayam jantan tu bangun jam 5 sedangkan ayam betina bangun jam 3" jelas ustadz
...................................................................................................


Setelah sesi tanya jawab tentang ayam tersebut, sang ustadz pun menjelaskan pada kami hikmah dari itu semua. Alam memberikan pelajaran pada kita sebagai manusia. Salah satu contohnya ya ayam tadi.
Manusia dianjurkan untuk bangun 1/3 malam pasti ada manfaat/ hikmahnya.
Suasana yang hening membuat kita bisa berkonsentrasi bermunajat kepada Allah. Allah pun berjanji barangsiapa yang berdoa pada 1/3 malam niscaya do'a nya akan dikabulkan.
Dan....
Coba kita flash back musibah yang terjadi di Indonesia khususnya, hampir semua musibah terjadi di saat manusia terlelap. na'udzubillah...
...................................................................................................
Balik lagi ke ayam (he...).
Ayam itu mengajarkan pada manusia yang sudah berpasangan.
Ayam betina bangun lebih dulu memberi tanda pada ayam jantan agar segera bangun dan keluar mencari makan. Barulah menjelang subuh si ayam jantan berkokok (anggap saja seperti adzan subuh).
...................................................................................................

Menjadi seorang Istri tidaklah mudah, dia lah manajer dalam rumah tangga. Ia lah menteri dalam negara kecilnya (red:Rumah Tangga).
Sampai-sampai ada ungkapan "di balik kesuksesan seorang laki-laki pasti ada wanita hebat di belakangnya".
Tapi.....
Sehebat-hebatnya seorang istri pastilah membutuhkan tempat untuk bersandar, bermanja-manja, menumpahkan semua suka-dukanya untuk kemudian diberi motivasi dan semangat untuk bangkit kembali yah... jawabannya adalah suaminya.
....................................................................................................
Entah benar ato tidak tentang kebiasaan ayam itu (secara ustadz itu gk ngasih sumber yang valid siy... :p) yang jelas alam selalu memberikan pelajaran pada manusia. Tinggal kitanya yang jeli atau tidak memperhatikan lingkungan sekitar.
Rabu, 20 Oktober 2010 0 komentar

Pembicaraan di Malam itu......

Malam itu....
Sebenarnya malam yang cukup melelahkan karena,
itu malam kedua dinas ku.
Tapi, salah satu teman shift ku yang laki-laki nggak henti-hentinya ngajak ngomong...
Sebut saja namanya DK .
Serasa di"nina bobok"kan olehnya (he...he...)
Tapi ya sudahlah, memang begitu orangnya. Hobinya bercerita, dan ngobrol.
Pada awalnya dia cuma bercerita tentang pengalamannya sebagai mantri di salah satu tempat di Jawa Barat. Cukup banyak dan seru juga pengalamannya. Bila dibandingkan dengan ku yang nggak ada apa-apanya.
......................................................................................................................................
Jam dinding sudah menunjukkan pukul 2:55 am.
Hanya aq dan DK yang masih bertahan stand by di meja perawat.
Sedangkan 2 teman ku sudah nggak tahan lagi menahan kantuk.
Obrolan kami pun berlanjut setelah beberapa waktu sebelumnya ku nerima telp dari seseorang.
Aduh!
Tiba-tiba saja perutku sakit. Sepertinya magh ku kambuh. Ya sudahlah ku putuskan untuk makan.
Di tengah waktu makan ku, DK bercerita tentang pasien kami yang tidur se-bed tapi bukan pasangan suami-istri.
eh... DK malah bercerita (maaf sedikit porno) tentang hubungan intim.
Panjang lebar DK bercerita tentang kebiasaan wanita dalam berhubungan i**im
Ih.... jijiknya....
Walaupun cerita yang begini-an sudah lumrah bagi mahasiswa kesehatan, tapi bagi ku tetep ja nggak etis untuk diceritakan klo tidak penting untuk dibahas.
Semula aq tidak mudeng klo dia bercerita tentang pengalamannya sewaktu masih menjadi mahasiswa tapi sudah melakukan hubungan "itu" (maklum mata sudah ngantuk berat)
Tapi, tiba-tiba aq baru ngeh....
Ternyata dia bercerita tentang dia dan pacarnya sewaktu di Bandung dulu.
Dan lebih teruknya, ternyata pacarnya itu masih SMA dan mereka melakukan "itu" atas dasar suka sama suka.
Na'udzubillah.....
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Langsung terbelalak mata ku.....
DK bilang dia tobat, tapi ekspresi dia bercerita seperti tidak menyesal sama sekali.
DK bilang dia sengaja pergi dari Bandung ke Batam, supaya dapat wanita yang baik.
Tapi, DK kembali kecewa.
Karena yang DK lihat wanita di Batam pun tak jauh beda dengan yang di Bandung.
Aq pun hanya bisa tersenyum sinis ke DK sambil bergumam dalam hati
Memangnya dirimu sudah baik?
Mau dapat wanita baik tapi dirinya sendiri ......
Ya mana bisa.......
...........................................................................................................................................
Mari kita lihat di mbah google
Menurut Komisi Nasional Perlindungan Anak, 62,7 persen remaja SMP di Indonesia sudah tidak perawan. Hasil lain dari survei itu, ternyata 93,7 persen siswa SMP dan SMA pernah melakukan ciuman, 21,2 persen remaja SMP mengaku pernah aborsi, dan 97 persen remaja SMP dan SMA pernah melihat film forno (Palangkapost.com, 2010)

Penelitian LSM Sahabat Anak dan Remaja Indonesia (Sahara) Bandung antara tahun 2000-2002, remaja yang melakukan seks pra nikah, 72,9% hamil, dan 91,5% di antaranya mengaku telah melakukan aborsi lebih dari satu kali. Data ini didukung beberapa hasil penelitian bahwa terdapat 98% mahasiswi Yogyakarta yang melakukan seks pra nikah mengaku pernah melakukan aborsi. Secara kumulatif, aborsi di Indonesia diperkirakan mencapai 2,3 juta kasus per tahun. Setengah dari jumlah itu dilakukan oleh wanita yang belum menikah, sekitar 10-30% adalah para remaja. Artinya, ada 230 ribu sampai 575 ribu remaja putri yang diperkirakan melakukan aborsi setiap tahunnya. Sumber lain juga menyebutkan, tiap hari 100 remaja melakukan aborsi dan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) pada remaja meningkat antara 150.000 hingga 200.000 kasus setiap tahun.

Selain itu survei yang dilakukan BKKBN pada akhir 2008 menyatakan, 63 persen remaja di beberapa kota besar di Indonesia melakukan seks pranikah. Dan, para pelaku seks dini itu menyakini, berhubungan seksual satu kali tidak menyebabkan kehamilan.

Sumber lain juga menyebutkan tidak kurang dari 900 ribu remaja yang pernah aborsi akibat seks bebas (Jawa Pos, 28-5-2001). Dan di Jawa Timur, remaja yang melakukan aborsi tercatat 60% dari total kasus (Jawa Pos, 9-4-2005).

........................................................................................................................................
Masih banyak lagi kalau mau ditelusuri satu persatu di google.
........................................................................................................................................
Dan janganlah kamu mendekati zina;
sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan
suatu jalan yang buruk. (QS. al-Isra' : 32)
Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, “Kebanyakan yang menyebabkan seseorang masuk neraka adalah mulut dan farj (kemaluan)”. Dan, sabda Rasul lainnya, “Tidak halal darah seorang muslim, kecuali tiga orang, yaitu laki-laki yang berzina, orang yang membunuh jiwa, dan orang yang meninggalkan agamanya (murtad) yang keluar dari jamaah muslim”.
Rabu, 06 Oktober 2010 5 komentar

Unek-unek

SEMUANYA PADA GANTI TEMPLATE.
YAH....WALAUPUN ADA TUH..YANG NGGAK PERNAH UPDATE TAPI GK KETINGGALAN GANTI TEMPLATENYA. HE....

KU KOK NGGAK MOOD YA MW GANTI?
MASIH ENAK DENGAN YANG INI KAYAKNYA.

Yoyen dalam Kenangan

Yoyen dalam Kenangan

 
;