Fiuh... Beberapa hari ini batam terasa sangat panas.begitu keluar rmh,kepala terasa nyut-nyut, penglihatan pun mnjd silau gk tahan rasanya. Ingin rasa ngadem di rumah seharian sambil minum teh obeng ato susu milo dingin ditambah donat yg lembut.ah... Nikmat rasanya.tapi, keinginan tdk smw nya bs tercapai,krn aq mw gk mw hrs pergi ke luar rumah jga.demi menunaikan amanah yg sdh aq trm scr sadar.
Demi liqo
ahad jadwal nya aq liqo.dan kali ni jam nya dipindah ba'da dzuhur.tmpt liqo yg lumayan susah ditempuh dg angkot membuat aq hrs jalan kaki berpayung sengatan matahari.membuat baju yg ku pakai basah dg keringat, pipiku memerah. Ow tidak...aq mengalami dehidrasi plus aq mengalami mual n pusing yg teramat sangat akibat terombang ambing angkot yg ugal-ugalan.
Akhirnya
Setiba di lokasi,aq pun langsung merebahkan badan di bawah kipas angin gantung.cukup lama wkt yg ku butuhkan untuk kembali normal.kenapa? Karena selain aq kegerahan,dehidrasi.sakit kepala ku pun gk bs bersahabat krn dipicu suasana ribut di tempat liqo.aq mencoba menikmati hal buruk yg aq alami saat tu. Alhamdulillah, keadaan tu bisa teratasi. Dan liqo hari itu ditutup dg makan kue kirai kuah gulai yg pedas dg tambahan acar.

Ini hanya sekedar berbagi cerita. Bagus tidaknya cerita tergantung penilaian yang baca tulisan ini. Beberapa hari yang lalu aq datang ke rumah MR SMA ku sekalian mau ambil buku yang sebelumnya ku titip dgn suami nya yang pergi ke Jakarta. Seperti biasa setiap aq datang ke rumahnya, beliau selalu bertanya apa aq sdh makan ato belum, lalu bertanya kondisi liqo ku dan berlanjut hingga berbicara ttg seorang umahat yang membuat usaha kue dan alhamdulillah sekarang lumayan sukses di Batam. Sebenarnya sih bukan mau cerita kiat sukses beliau membuat usaha kue, tapi MR ku malah menceritakan proses si Umahat mendapatkan jodohnya. Begini cerita nya.
Proses yang Kilat
Akhwat (si Umahat) ini adalah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung, beliau merupakan aktivis yang subhanallah mempunyai semangat luar biasa. Padahal ia sedang menderita suatu penyakit dimana penyakit itu menyerang tulang belakang dan sempat membuat si akhwat tidak berdaya. Kemudian dokter pun menyatakan jika ingin sembuh maka cara yang dilakukan haruslah dgn cara menikah. Si akhwat pun bingung. Kemudian beliau pun berdoa. Kejadian ini terjadi menjelang Ramadhan. Maka dari awal Ramadhan pun ia berdo’a dengan sungguh-sungguh, meminta kepada Allah. Beliau meminta sembuhkan penyakitnya dan pertemukanlah ia dgn jodoh sesegera mungkin apabila memang menikahlah cara yang terbaik. Hingga pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan, beliau pun I’tikaf di mesjid Bandung. Beberapa hari kemudian sehabis beliau berdo’a, si akhwat pun disamperin oleh seorang ibu.
Si Ibu pun bercerita mengenai anak laki-lakinya yang sudah menduda dgn satu cucu yg masih sangat kecil. Anak laki-lakinya menduda karena menantunya meninggal disebabkan kanker. Karena sama-sama orang Sunda si Ibu dan akhwat pun nyambung dalam berbicara. Kemudian tiba-tiba dengan to the point si Ibu melamar si akhwat. Ternyata selama I’tikaf si Ibu sudah memperhatikan gerak-gerik si akhwat, hingga jatuhlah pilihan si Ibu terhadap akhwat tsb.
Pagi-pagi saat sahur, si Ibu memanggil anak lakinya tsb. Si Ibu dengan PeDe nya bilang ke anak lakinya bahwa si akhwat nerima pinangan dari Ibu. Jelas saja si akhwat kaget bukan kepalang. Karena si akhwat belum mengatakan ia setuju ato tidak dengan pinangan itu. Kemudian si akhwat melirik anak laki si Ibu tsb, eh malah jatuh cinta pada pandangan pertama. Karena si akhwat harus menjaga image nya maka si akhwat mengatakan bahwa dia harus bertanya dulu dengan orang tua nya. Si Ibu pun tidak keberatan, asal pernikahannya dilakukan sesegera mungkin karena anak lakinya tsb akan pulang ke Batam. Maka pada lebaran ke-3 pernikahan pun berlangsung. Benar-benar proses yang kilat dan luar biasa.

Petuah Murobbiyah
Pengalaman yg membuat aq merinding. Seperti cerita dalam cerpen FLP. Singkat dan manis. Jangan pernah meragukan kekuatan do’a. Jangan pernah bosan untuk berdo’a. Kita tidak pernah tahu kapan do’a kita dikabulkan Allah, jadi, berdo’a lah tiap waktu.

“Allah lebih menyukai muslim yg kuat daripada muslim yang lemah”
Dari aq SD hingga kuliyah istilah “ sehat itu mahal” begitu lekat di telinga. Hingga menjelang akhir study ku di AkPer istilah itu pun membuat ku berontak kecil. Masa’ sehat mahal sih! Bukannya justru sakit yg mahal. Tidak bisa dipungkiri lagi klo tubuh dan jiwa kita ada yg terganggu pasti melakukan apapun tidak comfort ‘n enjoy. Oleh sebab itu, dengan naluri kemanusiaan nya si manusia mencari solusi dalam bentuk mencari “obat” baik itu pergi ke praktek dokter umum, klinik, puskesmas, RSU, RS Swasta, RSJ, panti pijat / tukang urut, sin she, dukun, bidan, ato pun meracik obat sendiri alias memanfaatkan tanaman2 sekitar yg menurut sebagian masyarakat berkhasiat.
Kita kembali ke istilah “sakit itu mahal”. Ya iyalah coba kita hitung kasar. Misal di sore menjelang maghrib seorang anak mengalami demam. Pertolongan pertama yg Ibu berikan mengkompres anak dg air hangat, kemudian krn khawatir sudah 1 jam demam gk turun si Ibu membeli obat demam di warung dekat rumah (uang keluar), panas si anak turun, eh ternyata beberapa jam kemudian demam lagi. Sontak si Ibu dan Ayah bertambah resah. Akhirnya malam itu juga si Anak dibawa ke praktek dokter umum yg masih buka. Si Dokter pun memberikan beberapa obat (biasanya paracetamol, antibiotik, dan multivitamin itu wajib ada)- (uang keluar)- plus biaya jasa dokter dan perawat kemudian dokter pun menyebutkan biaya pengobatan yg hrs dibayar oleh ortu si Anak tsb. Kemudian pulang lah si keluarga itu. 2 hari kemudian si keluarga itu datang lagi dg keluhan si Anak masih demam. Kemudian dokter pun menyarankan agar darah si Anak dicek laboratorium. Si Ortu pun menyetujuinya (uang keluar). Beberapa jam kemudian hasil lab sudah bisa diterima oleh dokter yg menyarankan tadi. Maka si dokter pun menyatakan si Anak mengidap Demam Berdarah Dengue (DBD). Si Ortu pun kaget dan sedih. Mereka meminta saran bagaimana sebaiknya, si Dokter pun menyarankan bisa diopname atau dirawat di rumah saja dgn memperhatikan secara ketat input dan output cairan si Anak.

Jika si ortu memilih dirawat di rumah saja, maka cerita selanjutnya si ortu terpaksa membeli banyak minuman rasa seperti jus buah krn si Anak gk suka minum air putih (uang keluar). Ato memilih utk dirawat di RS (uang keluar). Si ortu akan bertemu dg dokter umum yg ada di Emergency (uang keluar) si Anak diinfus (uang keluar). Kemudian si Anak akan dirawat di salah satu kamar RS (uang keluar). Jika botol infus habis maka botol infus pun diganti lagi (uang keluar). Belum lagi obat yg harus diberikan utk si anak saat diopname (uang keluar). Begitu terus selanjutnya hingga hari ke 7.
Berapa Banyak kalimat “uang keluar” saya tulis di wacana di atas. Itu masih uang keluar yg saya anggap normal, blm lg uang keluar yg bersifat incidental.
Bayangkan berapa rupiah yg dikeluarkan oleh si Ortu dari penyakit yg diderita si Anak. So, Sakit itu Mahal kan?!?

Tudingan Iran terhadap Israel dan Inggris bahwa kedua negara itu telah memanipulasi dokumen-dokumen tentang program nuklir Iran, bukan tudingan tanpa dasar. Sumber-sumber intelijen di AS mengaku tahu tentang hal itu dan membenarkan bahwa Israel dan Inggris telah memanipulasi dokumen-dokumen tentang program nuklir Iran yang dipublikasikan di surat kabar Times pada 14 Desember lalu.
Wartawan investigasi Inter Press Service (IPS), Gareth Porter yang membuat laporan tersebut, berhasil mengorek keterangan dari agen-agen intelijen AS soal kecurangan yang dilakukan oleh agen-agen intelejen Israel dan Inggris untuk menyudutkan Iran dalam hal program nuklirnya.
Seorang mantan agen CIA yang bertugas di departemen anti-terorisme antara tahun 1976-1992, Philip Giraldi pada IPS mengatakan bahwa AS tidak terlibat dalam konspirasi itu. Sumber-sumber di intelijen AS, kata Giraldi, menduga keras Inggris dan Israel yang telah memanipulasi dokumen-dokumen tentang program nuklir Iran.
Dalam artikel yang dimuat Times disebutkan bahwa Iran diam-diam sedang melakukan uji coba sebuah komponen penting untuk membuat bom nuklir yang disebut "inisiator neutron". Times mengklaim artikelnya itu berdasarkan dokumen-dokumen program nuklir Iran tapi tidak menyebutkan darimana Times mendapatkan dokumen-dokumen tersebut. Times hanya mencantumkan kutipan dari narasumber yang disebutnya sebagai "sumber intelejen Asia." Sejumlah media menggunakan istilah "sumber intelejen Asia" yang merujuk pada agen-agen intelijen Israel.
Sumber anonim itu, seperti ditulis Times mengatakan bahwa pemerintahnya yakin bahwa Teheran sudah mengerjakan inisiator neutron sejak tahun 2007. Tapi klaim tersebut dibantah oleh Ramin Mehman-Parast, jubir menteri luar negeri Iran. Mehman menyatakan klaim tersebut sangat tidak berdasar.
Times memuat laporan tersebut beberapa saat sebelum para politisi AS dan Eropa menggelar pertemuan untuk membahas nuklir Iran. Hasil pertemuan itu lagi-lagi mengeluarkan ancaman berupa sanksi lebih berat dan kemungkinan serangan militer Israel terhadap Iran, jika Iran tidak juga menghentikan program nuklirnya.
Sementara itu, Porter dalam laporan investigasinya menulis, media massa AS dalam laporan-laporannya yang mengutip sejumlah analis intelejen AS seolah ingin memperkuat laporan Times tersebut dan membenarkan isi dokumen-dokumen program nuklir Iran yang diklaim surat kabar terbitan London itu.
Ditanya tentang hal ini, Giraldi mengakui pernyataan-pernyataan para analis intelijen yang dimuat media massa di AS memang mencurigakan. "Jaringan Rupert Murdoch (konglomerat media massa AS) sudah dimanfaatkan secara luas untuk mempublikasikan laporan-laporan intelejen palsu yang sumbernya dari orang-orang Israel dan beberapa diantaranya dari pemerintah Inggris," kata Giraldi.
Selain Times, media-media massa di AS milik Murdoch seperti Sunday Times, Fox News dan New York Post sudah menjadi rahasia umum sebagai media yang pro-Israel.
Bukan sekali ini saja, Giraldi mendapat laporan dari koleganya sesama intelejen tentang adanya dokumen-dokumen palsu. Giraldi sendiri berpengalaman mengungkap pelaku pemalsuan dokumen-dokumen penting di AS. Dua kasus besar pemalsuan dokumen dalam sejarah AS yang pernah ditangani Giraldi antara lain kasus pemalsuan surat yang dilakukan oleh Michael Ledeen pada tahun 2005.
Leeden adalah tokoh sayap kiri ekstrim yang pernah bekerja sebagai konsultan untuk Pentagon. Leeden membuat surat palsu yang menyebutkan bahwa Irak membeli uranium dari Nigeria. Surat itu menjadi salah satu pendorong mantan presiden AS George W. Bush melontarkan tuduhan bahwa Saddam Hussein memiliki senjata nuklir dan memicu invasi AS ke Irak. Belakangan, tuduhan itu tidak pernah terbukti.
Giraldi pula yang berhasil membongkar pemalsuan surat yang dilakukan oleh para pejabat di "Kantor Perencanaan Khusus" yang bekerja dibawah lembaga Undersecretary of Defense for Policy Douglas Feith. Para pejabat di kantor ini sengaja membuat surat palsu yang seolah-olah ditulis oleh penasehat intelejen Saddam tentang rencana pengapalan yang dilakukan secara rahasia dari Nigeria.
Diduga motif Israel memalsukan dokumen-dokumen program nuklir Iran karena Israel tidak puas dengan laporan komunitas intelijen AS, National Intelligence Estimate tahun 2007 lalu yang menyimpulkan bahwa Iran tidak sedang membuat bom nuklir. (ln/prtv)
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/intelejen-as-buka-mulut-soal-kecurangan-israel-dan-inggris-soal-nuklir-iran.htm

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Allah berfirman,
لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِّن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللّهِ إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلاَ مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ ﴿١١﴾
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS Ar-Ra’d [13]: 11)
Rasulullah Saw. bersabda,
مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ
“Barangsiapa di antara kalian yang melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Kalau ia tidak mampu (dengan tangannya), maka dengan lisannya. Kalau ia tidak mampu (dengan lisannya), maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” (HR Muslim dalam Shahih-nya)
KALIMAT PERSEMBAHAN
Untuk mereka yang mengejar fatamorgana yang menipu
Untuk mereka yang terlunta-lunta, semoga mereka menemukan jalan.
Untuk mereka yang mencita-citakan kemerdekaan dan perubahan.
Untuk mereka yang jiwanya menjauhi kemegahan dunia dan pernak-perniknya yang fana.
Untuk para pengikut Asy-Syahid Hasan Al-Banna di atas bumi dan di kolong langit.
Untuk mereka semua kupersembahkan buku ini…..
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah. Kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari keburukan diri kami dan amal-amal jelek kami. Barangsiapa yang diberi Allah hidayah, maka tiada yang bisa menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tiada yang bisa memberinya hidayah (petunjuk) dan kalian tidak akan menemukan seorang penolong yang membimbing baginya selain Allah.
Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah. Dia saja lah yang menolong hamba-Nya, menguatkan bala tentara-Nya dan menghancurkan kelompok-kelompok musuh. Tidak sesuatu pun sebelum dan sesudah Allah. Segala sesuatu pasti binasa kecuali Dzat Allah.
Semoga karunia dan keselamatan senantiasa tercurah pada Utusan Rabb semesta alam, pembawa rahmat dan nikmat bagi seluruh umat manusia. Kami bersaksi bahwa Nabi Saw. telah menyampaikan risalah, menunaikan amanat, menasehati umat dan meninggalkan mereka di atas jalan yang putih bersih; malamnya seperti siang, tidak ada yang menyimpang dari jalan itu kecuali orang yang ditakdirkan binasa. Rasulullah Saw. telah menasihati umatnya agar berpegang teguh pada Kitab Allah dan Sunnahnya. Beliau Saw. bersabda, “Aku tinggalkan dua hal di tengah kalian. Selama kalian berpeteguh pada keduanya, maka kalian tidak akan sesat sepeninggalku selama-lamanya. Dua hal itu adalah Kitab Allah dan Sunnahku.”
Semoga Allah meridhai para sahabat Rasul seluruhnya. Mereka adalah generasi terbaik dalam kehidupan umat manusia, sebagaimana sabda Nabi Saw., “Sebaik-baik generasi adalah generasiku.” Mereka adalah para pemimpin umat dan laksana singa di medan perang. Mereka telah berjihad di jalan Allah dengan sebenar-benarnya jihad, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar. Mereka membawa manusia keluar dari penyembahan terhadap sesama hamba untuk menyembah Allah semata, keluar dari ketidak-adilan agama-agama kepada keadilan Islam dan keluar dari sempitnya dunia kepada luasnya dunia dan akhirat. Sungguh, mereka telah mengesakan Allah dalam diri dan pergaulan dengan pihak lain. Mereka menegakkan uluhiyyah Allah dengan mengimplementasikan syari’at-Nya dan menghancurkan ketuhanan para thaghut dengan meruntuhkan aturan-aturan positif yang mengundang murka Allah dan kemarahan Rasulullah Saw. beserta orang-orang mukmin yang shalih. Amma Ba’du.
Al-Qur’an Al-Karim turun ke hati Rasulullah Saw. Dengan Al-Qur’an itu beliau membina satu generasi, membangun satu umat dan mendirikan sebuah negara. Semua itu hanya memakan waktu yang tidak lama; tidak lebih dari dua puluh tiga tahun. Dalam jangka waktu itu, Rasulullah Saw. berhasil membina sebuah generasi Qur'ani yang unik dalam kehidupan umat manusia. Dengan Al-Qur’an itu beliau membangun sebuah umat yang merupakan umat terbaik yang pernah muncul di hadapan manusia. Sebuah umat yang memerintahkan kebaikan, mencegah yang mungkar dan beriman kepada Allah. Allah berfirman,
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ ﴿١١٠﴾
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah.” (QS Ali ‘Imran [3]: 110)
Dan dengan Al-Qur’an itu beliau mendirikan Daulah Islamiyyah yang merupakan negara paling adil yang pernah memerintah umat manusia sejak zaman Nabi Adam AS.
Umat manusia dalam beberapa abad tak lekang merasakan ketenangan di bawah naungan agama ini, meskipun berbeda-beda warna kulit, ras, agama dan tanah air mereka. Kemudian negara-negara Islam itu menerima gempuran brutal dari musuh-musuhnya, pasukan salib. Akibatnya, hati manusia menjadi tidak tenang dan kepanikan mewarnai kehidupan manusia. Karena pasukan musuh itu mendirikan banyak negara dan kerajaan dan berusaha menjauhkan umat Islam dari agama mereka dan mengganti syari’at mereka dengan hukum yang kafir, fasiq dan zhalim. Tetapi pada akhirnya umat Islam berhasil mengalahkan kaum imperalis itu, mengusir dan mengalahkan mereka, serta membersihkan wilayah-wilayah Islam dari najis dan kotoran mereka.
Setelah beberapa abad sejak babak pertempuran tersebut, tepatnya pada abad 19 dan 20, negara-negara Islam kembali menghadapi gempuran salib yang sarat dengan makar. Gempuran ini sanggup mengalahkan umat Islam dan menguasai mereka dalam beberapa dekade. Selama masa itu, mereka menciptakan sistem jahiliyah yang mengatur negara-negara Islam, setelah mereka membagi-baginya menjadi negara-negara kecil yang lemah; tidak memihak kepada teman dan tidak melakukan perlawanan terhadap musuh.
Ketika para imperialis itu berniat menarik kekuatan mereka dari wilayah Islam, mereka meninggalkan orang-orang yang berkedok Islam, tetapi pada hakikatnya tidak ada hubungan apapun dengan Islam. Mereka mengikuti paham nasionalisme. Para pekerja bayaran itu melakukan kejahatan terhadap Islam dan menodainya. Mereka bersikeras untuk menjauhkan Islam dari realitas kehidupan manusia dari segi akidah, syari’at dan aturan kehidupan. Mereka mengelabuhi umat karena berbicara dengan bahasa yang sama dan berstatus sebagai warga negara yang sama.
Lalu Allah menghendaki lahirnya harakan-harakah Islamiyyah untuk memulai kembali kehidupan yang Islami dan mendirikan daulah Islamiyyah. Ini berlangsng ketika dunia Islam dikepung banyak negara seperti orang-orang yang makan mengepung nampan tempat makanan. Hal itu karena Allah telah meresapkan penyakit wahn ke hati umat Islam, yaitu cinta dunia dan takut mati.
Allah berkehendak agar Imam Hasan Al-Banna memunculkan harakah Islamiyyah pertama di Timur dengan tujukan membebaskan dunia Islam dan mendirikan daulah Islamiyyah di dalamnya. Dakwah ini pun mendapatkan sambutan dari banyak kalangan di Mesir, di negara-negara Arab dan di negara-negara Islam lainnya. Bahkan penyebaran dakwah ini telah menjangkau seluruh pelosok bumi.
Tidak diragukan bahwa harakah ini memiliki tujuan-tujuan umum dan khusus, metode-metode reformasi dan perubahan, serta sarana-sarana dan tahapan-tahapannya. Setiap tahap memiliki sarananya tersendiri dan setiap tahapan dilanjutkan dengan tahapan yang lain. Pada prinsipnya, hal-hal ini jelas bagi manusia sampai mereka membatasi sikap mereka terhadapnya, baik positif atau negatif. Para tokoh dan pemikir jama’ah ini tidak boleh putus asa untuk membicarakan hal-hal tersebut, sejarahnya, tujuan-tujuannya, sarana-sarananya, perkembangan dan fase-fasenya, agar mereka dapat menyampaikan argumen yang tepat kepada khalayak.
Sayangnya, banyak orang yang tidak memahami manhaj jama’ah ini karena kurangnya usaha dari pada dai. Bahkan, berbagai situasi dan kondisi politik telah memalingkan perhatian sebagian elemen jama’ah ini untuk mencermati fiqih haraki jama’ah dan mengkaji berbagai manhaj, perkembangan, periode dan sarana-sarananya. Hal itu mengakibatkan keambiguan dalam bertindak dan memandang, serta kegamangan dalam meniti jalan yang lurus. Akibatnya, tanpa disadari jama’ah semakin jauh dari tujuan-tujuannya. Bahkan, terkadang tampak bahwa jama’ah telah berlaku baik di jalan yang keliru ini; jalan yang suram ini.
Perlu kami sebutkan di sini bahwa Hasan Al-Banna rahimahullah adalah orang yang merumuskan pemikiran jama’ah, menancapkan fondasi-fondasinya, mengokohkan bangunan-bangunannya, serta meletakkan berbagai tujuan, metode dan sarananya. Untuk melakukan tugas itu, ia dibantu oleh beberapa rekan yang menahkodai bahtera bersamanya. Mereka inilah yang melanjutkan perjalanan sepeninggal Hasan Al-Banna, seperti Hasan Hudhaibi, Umar Tilmisani dan lain-lain. Mereka meneguhkan manhaj dan menjelaskannya. Selain itu, Allah memberi kesempatan kepada Sayyid Quthub untuk menulis, menjelaskan dan memberi pengarahan. Ia menyusun banyak buku, terutama tafsir Fi Zhilalil Qur'an yang benar-benar dianggap sebagai buku dakwah dan harakah. Berkat jerih payah mereka itulah jalan yang ditempuh menjadi jelas. Dan berkat keteguhan orang-orang yang laksana gunung itulah umat Islam menjadi teguh. Berkat mereka, cahaya harapan untuk menang bersinar di jiwa manusia.
Allah menguji para da‘i itu dengan berbagai kesulitan dan menghadapkan mereka dengan berbagai tekanan dan penyiksaan fisik, karena Allah mencintai mereka. Apabila Allah menyintai seorang hamba, maka Dia akan mengujinya. Dan Allah menguji seseorang itu sesuai dengan kadar agamanya. Apabila agamanya tangguh, maka ujiannya dilebihkan. Para pioner itu telah menghadapi banyak bencana dan ujian yang keras, lalu mereka bersabar di atas jalan yang terjal, melangkahi dan mengalahkan setiap godaan dunia dan lebih memilih nikmat abadi dan kemenangan yang besar di sisi Allah.
Ada salah satu bentuk ujian lain yang disering dilupakan manusia dan para dai. Bentuk ujin ini adalah berupa kesenangan. Maksudnya sesuatu yang menyenangkan hati dan melapangkan dada. Ujian tersebut berupa jabatan atau kekuasaan.
Bentuk ujian ini terkadang dialami satu jama’ah di suatu negeri. Ia menimbulkan kehidupan yang rileks, setelah sebelumnya mereka mengalami kesulitan, penderitaan dan keletihan. Dunia membukakan pintunya bagi mereka selebar-lebarnya sebagai bujukan dan tipuan, sehingga sebagian individu jama’ah sibuk dengan ujian yang nyata ini. Lalu mereka-pun mengejar fatamorgana yang mengelabuhi mereka yang didera rasa haus dan menggiring mereka menuju kematian tanpa mereka sadari.
Penulis memberi kesaksian berdasarkan banyak pengalaman yang terjadi pada para da‘i dan harakah, baik di masa lalu atau di masa kini, bahwa ujian dengan kesenangan duniawi dan hiasannya—dalam bentuk status sosial, kekuasaan, harta dan jabatan—itu lebih menghancurkan bagi para da‘i daripada ujian dengan kesusahan, bencana, fitnah dan kehidupan yang keras di balik jeruji penjara. Karena banyak da‘iyang teguh di atas jalan yang terjal dan penderitaan, tanpa pernah meninggalkan prinsip mereka. Tak setipis kulit ari pun mereka menurunkan standar nilai-nilai yang mereka anut. Tetapi, ketika dunia menghampiri mereka dengan berbagai rayuan, kekuasaan dan jabatannya, khususnya koalisi dalam pemerintahan, maka tidak lagi dirasakan keberadaan mereka di dunia dakwah dan tidak terdengar suara mereka meskipun samar-samar (memperjuangkan Islam dan umatnya). Sebaliknya, mereka telah berbalik dan menanggalkan prinsip-prinsip yang dahulu mereka selalu dengungkan dan serukan kepada manusia. Sungguh tepat penjelasan Allah tentang mereka, “Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri daripada ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat) nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.” (QS Al-A’raf [7]: 176)
Ya, terkadang setan mendistori pikiran para da‘i bahwa mereka bisa berkhidmat dan menegakkan Islam dalam realitas kehidupan sembari berinteraksi dengan para thaghut dan tidak menyikapi berbagai kemungkaran yang mereka lakukan, serta dengan berkompromi dan bekerjasama dengan mereka. Dari sini, mereka pun mendistorsi pemikiran khalayak dan membiaskan manhaj perubahan dakwah Islam.
Penting menurut penulis untuk memberi isyarat bahwa apa yang ditulis oleh Al-Banna merupakan manhaj haraki Islami yang paripurna. Ia telah menggariskan jalan yang jelas dan terang bagi para da‘i. Ia telah menetapkan rambu-rambunya bagi setiap orang yang berusaha menyebarkan perbaikan dan perubahan. Telah mengakar rasa cinta di dalam jiwa, hati dan pikiranku terhadap tokoh ini, berikut manhaj yang telah digariskannya. Karena itu, penulis mengikuti manhaj tersebut, bersandar padanya dan mengajak orang lain untuk komit kepadanya. Penulis menghabiskan seluruh waktunya untuk menyebarkannya semata-semata untuk mencari ridha dan ampunan Allah.
Penulis mengamati kondisi para da‘i, perilaku dan interaksi mereka dengan para thaghut, pujian dan pendekatan mereka para thaghut, pandangan mereka yang membesar-besarkan aspek-aspek positif para thaghut jika memang ada dan pandangan mereka yang mengecilkan kedudukan para tokoh mereka dengan menutup mata dan tidak mengomentarinya. Penulis juga mengamati ambisi mereka untuk berada di bawah ketiak para thaghut itu; bekerja di bawah payungnya dan mencari muka. Pada saat yang sama, penulis mengamati manhaj harakah Islamiyyah yang telah digariskan oleh Al-Banna dan para pengikutnya. Setelah itu, penulis menemukan perbedaan yang besar dan jarak yang lebar antara manhaj dan perilaku. Dari sini muncul dari hati penulis sebuah perasaan yang kuat dan keinginan yang besar untuk menulis buku ini yang berisi penjelasan tentang manhaj tersebut. Dengan buku ini, penulis bermaksud untuk mengingatkan siapa yang mau menerima pelajaran, atau ingin memetik pelajaran, atau berusaha keras untuk memetik pelajaran. Penulis juga berkeinginan membuka mata generasi penerus dan para pemuda yang antusias terhadap perubahan yang komprehensif dan menyeluruh.
Di antara motivasi penulis untuk menulis tema ini adalah menjelaskan argumen dan memaparkan bukti yang jelas bagi orang-orang yang memiliki perhatian serius terhadap manhaj harakah Islamiyyah, yang telah dijelaskan dan digariskan oleh Al-Ustadz Hasan Al-Banna rahimahullah.
Di dalam buku ini, penulis menjelaskan tentang upaya perubahan dan seruan Al-Qur’an terhadapnya, manhaj Al-Qur’an dalam mengadakan perubahan, kaidah-kaidah umum perubahan yang disimpulkan dari Al-Qur’an, serta bukti-bukti empirik mengenai kaidah-kaidah tersebut. Kemudian penulis memaparkan sarana perubahan yang ada dalam amal Islami yang terorganisir, definisinya dan manfaat-manfaat yang dapat dipetik individu-individu dan jama’ah darinya.
Kemudian penulis berbicara tentang rezim jahiliyah, definisinya, sikap terhadapnya, metode perubahan yang orisinil ketika telah terpenuhi aspek-aspek kebebasan dan jalan dialog bagi harakah Islamiyyah. Inilah prinsip yang diikuti dalam melakukan perubahan. Apabila aspek-aspek tersebut tidak terpenuhi, maka ada pengecualian dari prinsip tersebut. Hal ini telah dibicarakan oleh Al-Banna dengan jelas dan gamblang. Setelah itu, penulis berbicara tentang fase-fase harakah Islamiyyah dalam melakukan perubahan, tujuan-tujuannya dan sarana-sarananya.
Terakhir, penulis memaparkan satu masalah penting secara terperinci, yaitu koalisi dalam kabinet pemerintahan jahiliyah. Penulis akan menganalisa beragam pendapat dan dalil-dalilnya.
Penulis berupaya agar kajian ini tersajikan secara ringkas, tidak bertele-tele, agar pembaca mudah menelaahnya tanpa merasa bosan, juga agar pembaca tidak mengeluarkan banyak uang untuk membeli buku ini, karena saat ini masyarakat tengah hidup dalam kesulitan.
Penulis benar-benar berharap dapat mengingatkan pembaca yang budiman mengenai hak penulis pada pembaca berupa nasihat, karena agama adalah nasihat, sebagaimana yang dipetuahkan Rasulullah Saw. Karena itu, penulis berharap pembaca berkenan menelaah buku ini, memberi arahan, kritik dan usulan. Karena seorang mukmin adalah cermin bagi saudaranya.
Sekali lagi, penulis mengutarakan harapan yang sangat, disertai ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada setiap pihak yang menunjukkan kepada penulis penulis agar dapat dikoreksi, celah agar ditutup, kekurangan agar dapat disempurnakan dan kekeliruan agar dapat dibenahi. Dan terakhir, penulis berendah diri kepada Allah, semoga Dia menerima amalku ini dan menjadikannya ikhlas demi mengharapkan ridha-Nya. Penulis memohon dengan sangat semoga Allah mengaruniaku keikhlasan dalam perkataan dan perbuatan dalam hidup hingga mati. Penulis juga berharap semoga umat Islam dapat memetik manfaat dari kajian ini dan semoga Allah menetapkan langkah semua orang di jalan yang benar untuk memulai kembali kehidupan yang Islami dan bersih, mendirikan daulah Islamiyyah yang lurus dengan mengikuti manhaj Nabawi. Yang demikian itu bukan sesuatu yang berat bagi Allah.
Mahasuci Engkau, ya Allah, segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Aku memohon ampunan dan bertaubat kepada-Mu.
*) DR. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris
DR. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris adalah anggota Parlemen Jordania. Berasal dari desa Falujah, Palestina yang diduduki Israel 1949. Lahir tahun 1940. Menjadi Anggota Parlemen Jordania pada tahun 1989, kemudian terpilih kembali pada tahun 2003. Sempat dicabut keanggotaannya sebagai anggota parlemen Jordania karena melayat saat terbunuhnya Az-Zarkawi, pimpinan Al-Qaedah di Irak, kemudian dipenjara selama 2 tahun dan dibebaskan berdasarkan surat perintah Raja Abdullah II bersama temannya sesama anggota perlemen Ali Abu Sakr.
DR Abu Faris aktivis Gerakan Dakwah di Jordania. Meraih gelar doktor dalam bidang Assiyasah Assyar’iyyah (Politik Islam). Kepala bidang Studi Fiqih dan Perundang-Undangan di Fakultas Syari’ah Universitas Jordania. Beliau juga Professor pada Fakultas Syari’ah pada universitas tersebut. Di samping itu, beliau juga Direktur Majlis Tsaqofah Wattarbiyah pada Lembaga Markaz Islami Al-Khairiyah. Mantan Anggota Maktab Tanfizi Ikhwanul Muslimin, Anggota Majlis Syura Ikhwanul Mislimin dan Partai Ikhwan di Jordania.
Beliau terkenal dengan ketegasannya, ceramah-ceramah yang dahsyat di Masjid Shuwailih, kota Oman. Beliau memiliki lebih dari 30 karya buku terkait Hukum Islam, Siroh Nabawiyah, Politik Islam, Gerakan Islam. Syekh DR. Abu Faris memiliki ilmu syari’ah yang mendalam sehingga menyebabkan Beliau pantas mengeluarkan fatwa-fatwa syar’iyah. Beliau juga sangat terkenal kemampuan penguasaan pemahaman Al-Qur’an dan tafsirnya.
Oleh: DR. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris
Suatu ketika Nabi saw melewati seorang wanita yang sedang menangis di kuburan lalu Nabi bersabda,”Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah.” Wanita itu berkata,”Engkau mengatakan itu kepadaku karena engkau tidak mendapatkan musibah seperti musibah yang aku dapatkan (ini) sehingga engkau tidak mengetahuinya.” Setelah itu ada yang mengatakan kepada wanita itu,’Sesungguhnya orang itu adalah Nabi.’ Maka wanita itu itu pun mengejar hingga ke rumah Nabi saw dan dia tidak mendapatkan para penjaga lalu wanita itu mengatakan,”Aku tidak mengenalimu.’ Nabi bersabda,”Sesungguhnya sabar adalah pada awal pertama kali.” (Muttafaq Alaihi)
Adapun diantara kelebihan dan balasan yang akan Allah berikan kepada para orang tua yang mengalami hal seperti diatas adalah :
1. Dibangunkan sebuah rumah pujian di surga Allah swt :
Dari Abu Musa bahwa Rasulullah saw bersabda,”Apabila anak seorang hamba meninggal dunia maka Allah berfirman kepada para malaikat-Nya,”Apakah engkau telah menggenggam anak dari hamba-Ku itu?’ Para malaikat menjawab,’Ya.’ Allah berfirman,”Apa yang dikatakan hamba-Ku itu?’ Para malaikat menjawab,’Segala puji bagi-Mu dan dia mengucapkan istirja’ (inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, pen). Lalu Allah berfirman,’Bangunkan baginya sebuah rumah di surga dan namakanlah rumah itu dengan nama ‘rumah pujian’” (HR. at Tirmidzi)
2. Dibalas dengan surga
Dari Abu Hurairoh berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Allah swt berfirman,’Tidaklah seorang hamba-Ku yang beriman mendapatkan suatu pahala apabila Aku genggam orang yang dikasihinya dari penduduk dunia kemudian dia rela dengannya kecuali dia (akan mendapatkan surga).” (HR. Bukhori)
Dari Anas berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Tidaklah seorang muslim ditinggal mati tiga orang anaknya yang belum baligh kecuali Allah akan memasukkannya kedalam surga dikarenakan kasih sayangnya kepada mereka.” (Muttafaq Alaihi)
3. Menjadi penghalang bagi orang tuanya dari api neraka
Dari Abu Said al Khudriy berkata,”Seorang wanita pernah menemui Rasulullah saw dan berkata,’Wahai Rasulullah saw kaum lelaki mendapatkan (pelajaran) haditsmu maka jadikanlah satu harimu untuk kami bisa mendatangimu dan belajar kepadamu dari apa-apa yang telah Allah ajarkan kepadamu. Nabi bersabda,”Berkumpullah kalian pada hari ini dan itu.’
Para wanita kemudian berkumpul dan Nabi saw pun mendatangi mereka dan mengajarkan apa-apa yang diajarkan Allah kepadanya saw kemudian beliau saw bersabda,”Tidaklah seorang wanita diantara kalian yang telah memberikan tiga anaknya (meninggal) kecuali mereka semua akan menjadi penghalang baginya dari neraka.’ Lalu seorang wanita berkata,’Bagaimana dengan dua orang anak.?’ Nabi bersabda,’Termasuk juga dua orang anak.” (Muttafaq Alaih)
Ummu Salamah binti Milhan adalah istri dari Abu Thalhah yang didoakan Rasul saw ketika Abu Thalhah mengeluhkan tentang apa yang dilakukan istrinya itu. Rasul pun bersabda,”Semoga Allah memberkahimu pada malam kalian berdua.” Kemudian Ummu Salamah hamil—ini adalah balasan di dunia—dan melahirkan Abdullah. Seorang dari Anshar berkata,”aku menyaksikan sembilan anak seluruhnya menghafal Al Qur’an dan semuanya itu adalah anak-anaknya Abdullah.
Sedangkan balasan di akherat bahwa Ummu Salamah adalah diantara orang yang dimimpikan Nabi saw dan didengar suaranya di surga sebagaimana sabdanya saw,”Aku memasuki surga dan aku mendengar langkah-langkah kaki dihadapanku.’ Lalu aku bertanya,’(suara) apa itu’ dijawab,’al Ghumaidha’ binti Milhan (Ummu Salamah, pen).” (HR. Muslim)
Wallahu A’lam
(http://www.eramuslim.com)
Adapun diantara kelebihan dan balasan yang akan Allah berikan kepada para orang tua yang mengalami hal seperti diatas adalah :
1. Dibangunkan sebuah rumah pujian di surga Allah swt :
Dari Abu Musa bahwa Rasulullah saw bersabda,”Apabila anak seorang hamba meninggal dunia maka Allah berfirman kepada para malaikat-Nya,”Apakah engkau telah menggenggam anak dari hamba-Ku itu?’ Para malaikat menjawab,’Ya.’ Allah berfirman,”Apa yang dikatakan hamba-Ku itu?’ Para malaikat menjawab,’Segala puji bagi-Mu dan dia mengucapkan istirja’ (inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, pen). Lalu Allah berfirman,’Bangunkan baginya sebuah rumah di surga dan namakanlah rumah itu dengan nama ‘rumah pujian’” (HR. at Tirmidzi)
2. Dibalas dengan surga
Dari Abu Hurairoh berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Allah swt berfirman,’Tidaklah seorang hamba-Ku yang beriman mendapatkan suatu pahala apabila Aku genggam orang yang dikasihinya dari penduduk dunia kemudian dia rela dengannya kecuali dia (akan mendapatkan surga).” (HR. Bukhori)
Dari Anas berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Tidaklah seorang muslim ditinggal mati tiga orang anaknya yang belum baligh kecuali Allah akan memasukkannya kedalam surga dikarenakan kasih sayangnya kepada mereka.” (Muttafaq Alaihi)
3. Menjadi penghalang bagi orang tuanya dari api neraka
Dari Abu Said al Khudriy berkata,”Seorang wanita pernah menemui Rasulullah saw dan berkata,’Wahai Rasulullah saw kaum lelaki mendapatkan (pelajaran) haditsmu maka jadikanlah satu harimu untuk kami bisa mendatangimu dan belajar kepadamu dari apa-apa yang telah Allah ajarkan kepadamu. Nabi bersabda,”Berkumpullah kalian pada hari ini dan itu.’
Para wanita kemudian berkumpul dan Nabi saw pun mendatangi mereka dan mengajarkan apa-apa yang diajarkan Allah kepadanya saw kemudian beliau saw bersabda,”Tidaklah seorang wanita diantara kalian yang telah memberikan tiga anaknya (meninggal) kecuali mereka semua akan menjadi penghalang baginya dari neraka.’ Lalu seorang wanita berkata,’Bagaimana dengan dua orang anak.?’ Nabi bersabda,’Termasuk juga dua orang anak.” (Muttafaq Alaih)
Ummu Salamah binti Milhan adalah istri dari Abu Thalhah yang didoakan Rasul saw ketika Abu Thalhah mengeluhkan tentang apa yang dilakukan istrinya itu. Rasul pun bersabda,”Semoga Allah memberkahimu pada malam kalian berdua.” Kemudian Ummu Salamah hamil—ini adalah balasan di dunia—dan melahirkan Abdullah. Seorang dari Anshar berkata,”aku menyaksikan sembilan anak seluruhnya menghafal Al Qur’an dan semuanya itu adalah anak-anaknya Abdullah.
Sedangkan balasan di akherat bahwa Ummu Salamah adalah diantara orang yang dimimpikan Nabi saw dan didengar suaranya di surga sebagaimana sabdanya saw,”Aku memasuki surga dan aku mendengar langkah-langkah kaki dihadapanku.’ Lalu aku bertanya,’(suara) apa itu’ dijawab,’al Ghumaidha’ binti Milhan (Ummu Salamah, pen).” (HR. Muslim)
Wallahu A’lam
(http://www.eramuslim.com)

Gambar otak manusia bagian depan yang disebut Allah dalam Al Qur’an Al Karim dengan kata nashiyah (ubun-ubun).
Al-Qur’an menyifati kata nashiyah dengan kata kadzibah khathi’ah (berdusta lagi durhaka). Allah berfirman, “(Yaitu) ubun-ubun yang mendustakan lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 16)
Bagaimana mungkin ubun-ubun disebut berdusta sedangkan ia tidak berbicara? Dan bagaimana mungkin ia disebut durhaka sedangkan ia tidak berbuat salah?
Prof. Muhammad Yusuf Sakr memaparkan bahwa tugas bagian otak yang ada di ubun-ubun manusia adalah mengarahkan perilaku seseorang. “Kalau orang mau berbohong, maka keputusan diambil di frontal lobe yang bertepatan dengan dahi dan ubun-ubunnya. Begitu juga, kalau ia mau berbuat salah, maka keputusan juga terjadi di ubun-ubun.”
Kemudian ia memaparkan masalah ini menurut beberapa pakar ahli. Di antaranya adalah Prof. Keith L More yang menegaskan bahwa ubun-ubun merupakan penanggungjawab atas pertimbangan-pertimbangan tertinggi dan pengarah perilaku manusia. Sementara organ tubuh hanyalah prajurit yang melaksanakan keputusan-keputusan yang diambil di ubun-ubun.
Karena itu, undang-undang di sebagian negara bagian Amerika Serikat menetapkan sanksi gembong penjahat yang merepotkan kepolisian dengan mengangkat bagian depan dari otak (ubun-ubun) karena merupakan pusat kendali dan instruksi, agar penjahat tersebut menjadi seperti anak kecil penurut yang menerima perintah dari siapa saja.
Dengan mempelajari susunan organ bagian atas dahi, maka ditemukan bahwa ia terdiri dari salah satu tulang tengkorak yang disebut frontal bone. Tugas tulang ini adalah melindungi salah satu cuping otak yang disebut frontal lobe. Di dalamnya terdapat sejumlah pusat neorotis yang berbeda dari segi tempat dan fungsinya.
Lapisan depan merupakan bagian terbesar dari frontal lobe, dan tugasnya terkait dengan pembentukan kepribadian individu. Ia dianggap sebagai pusat tertinggi di antara pusat-pusat konsentrasi, berpikir, dan memori. Ia memainkan peran yang terstruktur bagi kedalaman sensasi individu, dan ia memiliki pengaruh dalam menentukan inisiasi dan kognisi.
Lapisan ini berada tepat di belakang dahi. Maksudnya, ia bersembunyi di dalam ubun-ubun. Dengan demikian, lapisan depan itulah yang mengarahkan sebagian tindakan manusia yang menunjukkan kepribadiannya seperti kejujuran dan kebohongan, kebenaran dan kesalahan, dan seterusnya. Bagian inilah yang membedakan di antara sifat-sifat tersebut, dan juga memotivasi seseorang untuk bernisiatif melakukan kebaikan atau kejahatan.
صورة للبروفسور كيث ال مور عالم الأجنة الكندي
Ketika Prof. Keith L Moore melansir penelitian bersama kami seputar mukjizat ilmiah dalam ubun-ubun pada semintar internasional di Kairo, ia tidak hanya berbicara tentang fungsi frontal lobe dalam otak (ubun-ubun) manusia. Bahkan, pembicaraan merembet kepada fungsi ubun-ubun pada otak hewan dengan berbagai jenis. Ia menunjukkan beberapa gambar frontal lobe sejumlah hewan seraya menyatakan, “Penelitian komparatif terhadap anatomi manusia dan hewan menunjukkan kesamaan fungsi ubun-ubun.
Ternyata, ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengarauh pada manusia, sekaligus pada hewan yang memiliki otak. Seketika itu, pernyataan Prof. Keith mengingatkan saya tentang firman Allah, “Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.” (Hud: 56)
Beberapa hadits Nabi SAW yang bericara tentang ubun-ubun, seperti doa Nabi SAW, “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu dan anak hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu…”
Juga seperti doa Nabi SAW, “Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan setiap sesuatu yang Engkau pegang ubun-ubunnya…”
Juga seperti sabda Nabi SAW, “Kuda itu diikatkan kebaikan pada ubun-ubunnya hingga hari Kiamat.”
Apabila kita menyandingkan makna nash-nash di atas, maka kita menyimpulkan bahwa ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengendali perilaku manusia, dan juga perilaku hewan.
Makna Bahasa dan Pendapat Para Mufasir:
Allah berfirman,
كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعَ بِالنَّاصِيَةِ(15)نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ(16)
“Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang berdusta lagi durhaka.” (Al-‘Alaq: 15-16)
Kata nasfa’ berarti memegang dan menarik. Sebuah pendapat mengatakan bahwa kata ini terambil dari kalimat safa’at asy-syamsu yang berarti matahari mengubah wajahnya menjadi hitam. Sementara kata nashiyah berarti bagian depan kepala atau ubun-ubun.
Mayoritas mufasir menakwili ayat bahwa sifat bohong dan durhaka itu bukan untuk ubun-ubun, melainkan untuk empunya. Sementara ulama selebihnya membiarkannya tanpa takwil, seperti al-Hafizh Ibnu Katsir.
Dari pendapat para mufasir tersebut, jelas bahwa mereka tidak tahu ubun-ubun sebagai pusat pengambilan keputusan untuk berbuat bohong dan durhaka. Hal itu yang mendorong mereka untuk menakwilinya secara jauh dari makna tekstual. Jadi, mereka menakwili shifat dan maushuf (yang disifati) dalam firman Allah, “Ubun-ubun yang dusta lagi durhaka” itu sebagai mudhaf dan mudhaf ilaih. Padahal perbedaan dari segi segi bahasa antara shifat dan maushuf dengan mudhaf dan mudhaf ilaih itu sangat jelas.
Sementara mufasir lain membiarka nash tersebut tanpa memaksakan diri untuk memasuki hal-hal yang belum terjangkau oleh pengetahuan mereka pada waktu itu.
Sisi-Sisi Mukjizat Ilmiah:
Prof. Keith L Moore mengajukan argumen atas mukjizat ilmiah ini dengan mengatakan, “Informasi-informasi yang kita ketahui tentang fungsi otak itu sebelum pernah disebutkan sepanjang sejarah, dan kita tidak menemukannya sama sekali dalam buku-buku kedokteran. Seandainya kita mengumpulkan semua buku pengobatan di masa Nabi SAW dan beberapa abad sesudahnya, maka kita tidak menemukan keterangan apapun tentang fungsi frontal lobe atau ubun-ubun. Pembicaraan tentangnya tidak ada kecuali dalam kitab ini (al-Qur’an al-Karim). Hal itu menunjukkan bahwa ini adalah ilmu Allah yang pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu, dan membuktikan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah.
Pengetahuan tentang fungsi frontal lobe dimulai pada tahun 1842, yaitu ketika salah seorang pekerja di Amerika tertusuk ubun-ubunnya stik, lalu hal tersebut memengaruhi perilakunya, tetapi tidak membahayakan fungsi tubuh yang lain. Dari sini para dokter mulai mengetahui fungsi frontal lobe dan hubungannya dengan perilaku seseorang.
Para dokter sebelum itu meyakini bahwa bagian dari otak manusia ini adalah area bisu yang tidak memiliki fungsi. Lalu, siapa yang Muhammad SAW bahwa bagian dari otak ini merupakan pusat kontrol manusia dan hewan, dan bahwa ia adalah sumber kebohongan dan kesalahan.
Para mufasir besar terpaksa menakwili nash yang jelas bagi mereka ini karena mereka belum memahami rahasianya, dengan tujuan untuk melindungi Al Qur’an dari pendustaan manusia yang jahil terhadap hakikat ini di sepanjang zaman yang lalu. Sementara kita melihat masalah ini sangat jelas di dalam Kita Allah dan Sunnah Rasulullah SAW, bahwa ubun-ubun merupakan pusat kontrol dan pengarah dalam diri orang dan hewan.
Jadi, siapa yang memberitahu Muhammad SAW di antara seluruh umat di bumi ini tentang rahasia dan hakikat tersebut? Itulah pengetahuan Allah yang tidak datang kepadanya kebatilan dari arah depan dan belakangnya, dan itu merupakan bukti dari Allah bahwa Al Qur’an itu berasal dari sisi-Nya, karena ia diturunkan dengan pengetahuan-Nya.
Oleh Dr. Mohamad Daudah
SETIAP KESABARAN AKAN DIGANTI DENGAN KEMENANGAN
SETIAP KEDUKAAN AKAN BERGANTI DENGAN KEBAHAGIAAN
SETIAP PERPISAHAN PASTI BERMULA DENGAN SATU PERTEMUAN
SETIAP YANG BERAKHIR AKAN BERTUKAR DENGAN SUATU PERMULAAN
SETIAP KEJADIAN TUHAN PASTI ADA HIKMAHNYA.............
Saya Ada satu Apel, anda Ada satu apel., Kita tukaran apel, anda punya satu Dan saya tetap punya satu.
Jika anda punya satu ilmu Dan saya punya satu ilmu, kemudian Kita tukaran ilmu tersebut, anda Ada dua ilmu Dan saya Ada dua ilmu...
Allahu Akbar !!
ADAB MENDENGAR AZAN
Kematian itu pasti menjelma. Hanya masa Dan waktunya Yang tidak Kita ketahui.
Coba Kita amati.
Mengapa Kebanyakan orang yg nazak, hampir ajal tidak dapat Berkata apa-apa.. Lidahnya kelu, keras Dan hanya mimik, Mukanya yang menahan kesakitan ' sakaratul maut ' . Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud: ' Hendaklah Kamu berdiam diri ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya. '
Ini jelas menunjukkan, Kita disarankan agar mendiamkan Diri, jangan berkata apa-apa pun sewaktu azan berkumandang. Sebagai orang yang beragama Islam Kita wajib menghormati azan ka ren a banyak fadhilatnya.
Mengapa ketika azan Kita disarankan berdiam diri?
Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, Allah Akan kelukan lidahnya ketika nazak . Kita takut dgn Kelunya lidah Kita semasa ajal hampir tiba maka Kita Tidak dapat mengucap kalimah 'Lailahaillallah.... ' yang Mana barang siapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika Nyawanya akan dicabut Allah, dgn izinNya menjanjikan Syurga utk mereka. Maka dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut.
'Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah ' Lailahaillallah. . ' sewaktu sakaratul maut menghampiri kami... Amin... amin.. Yarobbala ' lamin. . '
Sesuatu yang tak pernah terpikirkan dengan akal fikiran ku ini.
Subhanallah. ..
Ketahuilah bahwa pada setiap waktu shalat, ribuan bilal diseluruh dunia akan mengumandangkan Azan, mengakui ' Bahwa hanya Allah Yang Patut Disembah, dan Nabi Muhammad adalah Rasul Allah’, Dimulai dari Indonesia yang terletak dibagian timur dengan ratusan kepulauan-nya. Diwaktu Subuh, Azan mulai berkumandang dari kawasan ini dengan ribuan Bilal yang akan melafalkan Ke-Agungan Allah S.W.T Dan Nabi Muhammad S.A.W.
Proses ini akan bergerak kearah barat kepulauan Indonesia . Perbedaan waktu antara timur dan barat Indonesia adalah 1-1/2 jam. Belum lg suara Azan di seluruh Indonesia selesai, maka akan terdengar Azan di Malaysia, Berikutnya di Myanmar dan dalam waktu satu jam selepas Azan di dengungkan di Jakarta, tibalah giliran Dacca di Bangladesh, berikutnya Azan akan terdengar di Calcutta dan terus ke Srinagar dibarat India.
Perbedaan waktu dikota-kota Pakistan adalah 40 menit jadi dalam jangka waktu ini, Azan akan berkumandang diseluruh Pakistan, sebelum berakhir
di-Pakistan, Azan akan dikumandangkan pula di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Pada saat ini, Azan akan diserukan n di UAE, Makkah, Madinah, Yaman , Kuwait dan Iraq .
Proses ini berterusan setiap detik sehingga ke pantai timur Atlantik. Jarak waktu Azan mulai di dengungkan di Indonesia sehingga ke pantai timur Atlantik adalah 9-1/2 jam. Belum selesai Azan Subuh berkumandang di pantai Timur Atlantik, Azan Zuhur kini sudah mulai di dengungkan di Indonesia . Ini berterusan bagi setiap waktu sembahyang, tidak putus-putus.
Subhanallah, begitu hebat dan agungnya Islam!
Bila setiap kawasan boleh memasang speaker2 besar, maka akan terdengar ke seluruh penjuru dunia dengan suara Azan yang tidak terputus.
Allahu Akbar!
Tepat seminggu lagi kejadian 22 tahun yang lalu kan kembali aq ingat. Seorang bayi perempuan yang mungil, paling keras suara tangis nya melengkapi pasangan muda yang baru saja memulai kehidupan baru mereka di Batam. Kota nya para perantau.
Saking kerasnya suara si bayi itu, sang ibu itu pun tak tega mendengar anaknya yg terus menangis. Maka baru pulang dari RS, sang ibu pun memberi makan pada bayi tersebut. Dengan lahapnya si bayi itu makan sampai habis.......
Padahal, si bayi baru berumur 2 hari. Sudah dikasih makan bubur langsung oleh orang tua nya (Jangan dicontoh ya......).

Dan kini ... si bayi pun sudah besar, tumbuh menjadi seorang gadis. Yang paling keras juga suara nya diantara adik-adiknya. Hwa....ha...ha....
Saking kerasnya suara si bayi itu, sang ibu itu pun tak tega mendengar anaknya yg terus menangis. Maka baru pulang dari RS, sang ibu pun memberi makan pada bayi tersebut. Dengan lahapnya si bayi itu makan sampai habis.......
Padahal, si bayi baru berumur 2 hari. Sudah dikasih makan bubur langsung oleh orang tua nya (Jangan dicontoh ya......).

Dan kini ... si bayi pun sudah besar, tumbuh menjadi seorang gadis. Yang paling keras juga suara nya diantara adik-adiknya. Hwa....ha...ha....
Rabu, 28 Oktober 2009
CoPas
0
komentar
KISPA: Jadikan Jumat Ini sebagai Hari Pembelaan Masjid Al-Aqsha

Rezim Israel telah melakukan tindakan penistaan dan penodaan terhadap kemuliaan dan kesucian masjid Al Aqsha, kiblat umat Islam pertama yang berada di tanah suci Al Quds.
Tindakan penistaan dan penodaan tersebut terjadi pada hari Ahad, 25/10/2009, ketika ratusan pasukan Rezim Israel dengan arogan dan sombongnya menyerbu tempat suci umat Islam, mereka masuk ke pelataran masjid Al Aqsha, memukuli jama’ah dan menembakkan peluru karet, gas air mata, serta melemparkan granat.
Akibatnya, jama’ah masjid luka-luka, darah berceceran membasahi pelataran masjid, banyak korban berjatuhan, dan sebagian lagi di tangkap.
Kekerasan dan kebiadaban terus berlanjut, masjid suci kaum muslimin dinodai oleh tangan-tangan jahat Rezim Israel, akankah kita berdiam diri saja ???
KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina) yang peduli terhadap perjuangan bangsa Palestina dan masjid Al Aqsha, , Selasa, 27/10/09 mengeluarkan 5 butir pernyataan sikap.
Dalam pernyataannya, KISPA mengutuk Rezim Israel yang telah melakukan penistaan dan penodaan terhadap masjid Al Aqsha, kiblat umat Islam yang pertama.
Selain itu juga mendesak pemimpin Arab dan Islam untuk segera mengambil tindakan penyelamatan terhadap kota Al Quds khususnya masjid Al Aqsha dari upaya penghancuran oleh Rezim Israel.
Kepada pemerintah Indonesia, KISPA mendesak untuk mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina dalam menjaga kemuliaan masjid Al Aqsha dan meraih kemerdekaan yang hakiki dari tangan penjajah Rezim Israel.
Dalam pernyataan poin ke empat, KISPA meyerukan kepada para ulama dan umat Islam untuk menjadikan hari Jum’at, tanggal 30/10/2009 sebagai hari PEMBELAAN TERHADAP MASJID AL AQSHA.
Poin terakhir, KISPA mengajak kaum muslimin, rakyat Indonesia untuk mendukung dan mendoakan perjuangan rakyat Palestina serta melakukan aksi solidaritas pembelaan terhadap masjid Al Aqsha.
Pernyataan sikap yang ditanda tangani oleh H. Ferry Nur S,Si, ketua dan Andi Syaefuddin , SE sekretaris Jendral diakhir dengan iringan doa semoga Allah membantu perjuangan hamba-Nya dan memberikan kemenangan yang hakiki. Amin.
http://www.eramuslim.com

MER-C mengungkapkan adanya indikasi NAMRU sebagai lembaga yang didukung oleh sebagian aparatur pemerintah. Aparatur pemerintah tersebut ingin keberadaan NAMRU dilanjutkan walaupun Menkes yang lama, Siti Fadilah Supari, sudah menutup lembaga riset tersebut.
“Beberapa orang yang kami tenggarai sebagai pendukung NAMRU dan perlu kami kritisi dan kami ingatkan kepada public adalah saudara Dino Pati Djalal yang sekarang menjabat sebagai Juru Bicara Presiden RI dan Menteri Kesehatan yang baru Ibu Endang Rahayu,” demikian ungkap Presidium sekaligus pendiri LSM MER-C, Joserizal Jurnalis.
“Kami mewaspadai secara personal kepada Ibu Endang karena beliau pernah membawa virus kita ke luar negeri dan mengatakan bahwa hal ini adalah hal biasa dan merupakan hak dia sebagai peneliti. Untuk itu, kami mempertanyakan loyalitas beliau kepada Negara ini,” tambah Joserizal.
Lebih lanjut Jose menjelaskan apabila dilihat dari segi kaidah penelitian memang sepertinya membawa virus keluar untuk diteliti dan dibuat vaksin bukan suatu masalah. Namun, virus adalah hal yang sangat penting dan mutlak adalah milik negara kita. Apabila Negara lain atau pihak lain yang ingin melakukan sharing terhadap virus tersebut seperti untuk masalah ilmu pengetahuan dsb, harus ada ketentuan yang jelas bahwa DNA virus atau apapun informasi yang ada pada virus tersebut tidak digunakan untuk hal-hal yang bersifat bisnis, apalagi digunakan untuk hal-hal yang lebih mengerikan lagi seperti senjata biologis.
“Sebagai seorang menteri seharusnya Menkes terpilih tidak mempunyai mindset bahwa penelitian hanya penelitian (experiment is experiment) karena penelitian menyangkut kepentingan banyak orang dan menyangkut nasib serta pertahanan bangsa dan Negara. Menkes yang baru harus mempunyai intergritas untuk melindungsi rakyat Indonesia. Saya yakin apabila bu Menteri tidak waspada dan tidak ingin membela rakyatnya, maka kejadian seperti NAMRU akan terulang,” papar Jose.
Terkait adanya perjanjian antara sipil dengan sipil, Presidium MER-C tersebut juga menjelaskan bahwa hal ini bukan masalah militer dengan sipil atau sipil dengan sipil. Ia menegaskan masalah kerjasama penelitian dengan Negara-negara lain bisa saja dilakukan sepanjang penelitian itu dilakukan untuk kepentingan umat manusia. Yang perlu diwaspadai adalah poin-poin kerjasama dalam perjanjian penelitian tersebut.
“Menkes yang baru, dalam konteks kerjasama dengan NAMRU mungkin tidak. Tapi dalam konteks kerjasama dengan yang lain harus diwaspadai jangan sampai terjadi seperti NAMRU. Negara harus bisa mengawasi dan mendapat akes terhadap sampel-sampel itu. Harus ada pengawasan yang lebih trasparan dan ahli-ahli kita harus diingatkan bahwa penelitian tidak hanya penelitian,” tambah Jose lebih lanjut.
MER-C sebagai lembaga non pemerintah hanya bisa dan akan terus mengawasi kebijakan pemerintah terutama terkait masalah kesehatan. Apabila terbukti Menkes yang baru nanti terbukti tidak peduli terhadap rakyatnya, maka MER-C akan melayangkan protes keras kepada Presiden Republik Indonesia
http://www.eramuslim.com
Kuping ku begitu kuat merespon jika mendengar kata-kata yang berhubungan dengan kejiwaan. Kejadian ini terjadi sewaktu aku menonton berita. Karena merasa agak membosankan ku tinggal sebentar televisi yang masih on itu ke dapur. Perutku sudah nggak sabar lagi menunggu untuk diisi. Tiba-tiba sang pembaca berita menyebutkan bahwa Clara Sumarwati Wanita Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang berhasil mencapai Puncak Everest itu mengalami gangguan jiwa. Wah... I like it.
Ku tonton berita dengan seksama. Namun, ada hal terakhir yang aku tidak suka dari yang disampaikan si pembaca berita itu. Beliau menyebutkan klo gangguan jiwa yg dialami bu Clara itu terjadi krn bangsa ini (red:pemerintah) tidak bisa menghargai apa yang sudah dilakukan oleh bu Clara itu. (kira-kira seperti itu lah yang disampaikan oleh pembaca berita itu).
Ada benarnya juga apa yang disampaikan oleh si pembaca berita itu. Tapi jangan hanya pemerintah yg harus disalahkan. Menurut ku, jika kita melakukan sesuatu hanya ingin mendapatkan pujian atau award dari manusia betapa kecil apa yang kita lakukan. Begitu juga sebaliknya jika melakukan dengan tujuan memenuhi kepuasan yang tak bisa tergantikan, atau ingin mengetahui betapa AGUNG nya penciptaan Tuhan yang tak seorang pun mampu menandingiNya justru itu mempunyai nilai yang BESAR.
Klo semua Ibu di dunia menjalani perannya dengan tujuan ingin dipuji atau dikasih award oleh manusia, apa yang terjadi??????????????????
Ku tonton berita dengan seksama. Namun, ada hal terakhir yang aku tidak suka dari yang disampaikan si pembaca berita itu. Beliau menyebutkan klo gangguan jiwa yg dialami bu Clara itu terjadi krn bangsa ini (red:pemerintah) tidak bisa menghargai apa yang sudah dilakukan oleh bu Clara itu. (kira-kira seperti itu lah yang disampaikan oleh pembaca berita itu).
Ada benarnya juga apa yang disampaikan oleh si pembaca berita itu. Tapi jangan hanya pemerintah yg harus disalahkan. Menurut ku, jika kita melakukan sesuatu hanya ingin mendapatkan pujian atau award dari manusia betapa kecil apa yang kita lakukan. Begitu juga sebaliknya jika melakukan dengan tujuan memenuhi kepuasan yang tak bisa tergantikan, atau ingin mengetahui betapa AGUNG nya penciptaan Tuhan yang tak seorang pun mampu menandingiNya justru itu mempunyai nilai yang BESAR.
Klo semua Ibu di dunia menjalani perannya dengan tujuan ingin dipuji atau dikasih award oleh manusia, apa yang terjadi??????????????????
Luluh hatiku yang sayu
Menatap wajahmu tenang dalam lena
Kasih zahirkan laku
Sedangkan bibirku jauh dari lafaznya
Dan raut tuamu membekas jiwaku
Meredakan rindu mendamaikan kalbu
Tak mungkin kutemu iras sentuhanmu
Biarpun kuredah seluruh dunia
Mencari gantimu
Betapa sukarnya menyusun bicara
Meluahkan rasa menuturkan sayang
Kasih yang terlimpah hanya sekadar
tingkah
Cuma ungkapan kebisuan yang
melindungkan kalimah rahsia
Masih kubiarkan waktu
Melarikan lafaz kasihku padamu
Mengapakah sukar menyusun bicara
Meluahkan rasa menuturkan sayang
Kasih yang terlimpah hanyalah sekadar
tingkah
Cumalah ungkapan bisu kalimah rahsia
Apakah yang hilang andai dilisankan
Bait penghargaan penuh kejujuran
Tak mungkin terlihat cinta yang merona
Jika hanya renungan mata yang bersuara
Bukan tutur kata
Tiada lagi ertinya pengucapan
Andai akhir nafas di hujung helaan
Sebelum mata rapat terpejam
Usah biar kehilangan
Menggantikan lafaz yang tersimpan
Menatap wajahmu tenang dalam lena
Kasih zahirkan laku
Sedangkan bibirku jauh dari lafaznya
Dan raut tuamu membekas jiwaku
Meredakan rindu mendamaikan kalbu
Tak mungkin kutemu iras sentuhanmu
Biarpun kuredah seluruh dunia
Mencari gantimu
Betapa sukarnya menyusun bicara
Meluahkan rasa menuturkan sayang
Kasih yang terlimpah hanya sekadar
tingkah
Cuma ungkapan kebisuan yang
melindungkan kalimah rahsia
Masih kubiarkan waktu
Melarikan lafaz kasihku padamu
Mengapakah sukar menyusun bicara
Meluahkan rasa menuturkan sayang
Kasih yang terlimpah hanyalah sekadar
tingkah
Cumalah ungkapan bisu kalimah rahsia
Apakah yang hilang andai dilisankan
Bait penghargaan penuh kejujuran
Tak mungkin terlihat cinta yang merona
Jika hanya renungan mata yang bersuara
Bukan tutur kata
Tiada lagi ertinya pengucapan
Andai akhir nafas di hujung helaan
Sebelum mata rapat terpejam
Usah biar kehilangan
Menggantikan lafaz yang tersimpan
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya” (QS.Asy Syams:9-10)
Heran deh! Di jaman sekarang kok malah bangga mengakui kalau dirinya sudah hamil tapi belum menikah. Pengen tak jambak-jambak, lempar pake batu gede’ tu orang. Malah biar kelihatan bukan suatu perbuatan dosa BESAR dibilang tu jabang bayi anaknya Tuhan. Apa coba maksudnya?!?
Sangat berbeda dengan kisah wanita yang hidup di zaman Rasulullah ini. Dia adalah seorang wanita Ghamidiyyah. Suatu hari ia mendatangi lelaki yang paling mulia di muka bumi ini dialah Rasulullah SAW. Wanita tsb meminta Rasulullah merajamnya 100 kali karena ia telah melakukan perzinahan. Ia ingin membersihkan jiwanya dari kotoran yang paling hina.
Meski Rasulullah telah mendengar cerita wanita yang tengah hamil tsb namun Rasulullah tdk langsung memberikan hukuman. Rasulullah menyuruh wanita tsb pulang. “Pulanglah janin yg ada dlm rahimmu punya hak untuk dilahirkan”.
Dengan rasa sedih dan menyesal wanita itu pulang ke rumahnya. Beberapa bulan kemudian wanita itu pun kembali memohon dirajam dengan membawa anaknya ke depan Nabi Muhammad. Namun, Nabi SAW menolak permintaan nya. Kali ini alas an Rasulullah adalah sang bayi perlu disusui selama dua tahun.
Setelah dua tahun menyusui, wanita tsb kembali minta dirajam oleh Rasulullah. Barulah Rasulullah mengabulkan permintaan wanita tsb.
Karena wanita itu belum menikah maka hukuman rajam yg ia terima adalah 100 kali. Berbeda klo wanita tsb sudah menikah maka hukuman rajam yang yg diterima adalah dilempar batu sampe mati. Maka, Khalid bin Walid lah yg diberi tugas untuk mencambuk wanita tsb.
Prosesi rajam pun dilaksanakan. Percikan-percikan darah wanita tsb mengenai pakaian putih nya Khalid bin Walid. Hingga Khalid pun marah, tangan besarnya kembali menghujam cambuk kearah wanita tsb. Khalid pun mengeluarkan kata-kata serapah yang menghina wanita itu. Khalid menyebut wanita itu dengan sebutan ‘wanita kotor’.
Melihat amarah dan cacian Khalid semakin menjadi, Rasulullah pun berdiri dan berkata “Sungguh darah wanita itu lebih suci dari gamis putihmu”.
Seharusnya di Indonesia diterapkan juga hukuman seperti itu. Biar nggak makin banyak para pelacur bertopeng hamba Tuhan yang taat.
Heran deh! Di jaman sekarang kok malah bangga mengakui kalau dirinya sudah hamil tapi belum menikah. Pengen tak jambak-jambak, lempar pake batu gede’ tu orang. Malah biar kelihatan bukan suatu perbuatan dosa BESAR dibilang tu jabang bayi anaknya Tuhan. Apa coba maksudnya?!?
Sangat berbeda dengan kisah wanita yang hidup di zaman Rasulullah ini. Dia adalah seorang wanita Ghamidiyyah. Suatu hari ia mendatangi lelaki yang paling mulia di muka bumi ini dialah Rasulullah SAW. Wanita tsb meminta Rasulullah merajamnya 100 kali karena ia telah melakukan perzinahan. Ia ingin membersihkan jiwanya dari kotoran yang paling hina.
Meski Rasulullah telah mendengar cerita wanita yang tengah hamil tsb namun Rasulullah tdk langsung memberikan hukuman. Rasulullah menyuruh wanita tsb pulang. “Pulanglah janin yg ada dlm rahimmu punya hak untuk dilahirkan”.
Dengan rasa sedih dan menyesal wanita itu pulang ke rumahnya. Beberapa bulan kemudian wanita itu pun kembali memohon dirajam dengan membawa anaknya ke depan Nabi Muhammad. Namun, Nabi SAW menolak permintaan nya. Kali ini alas an Rasulullah adalah sang bayi perlu disusui selama dua tahun.
Setelah dua tahun menyusui, wanita tsb kembali minta dirajam oleh Rasulullah. Barulah Rasulullah mengabulkan permintaan wanita tsb.
Karena wanita itu belum menikah maka hukuman rajam yg ia terima adalah 100 kali. Berbeda klo wanita tsb sudah menikah maka hukuman rajam yang yg diterima adalah dilempar batu sampe mati. Maka, Khalid bin Walid lah yg diberi tugas untuk mencambuk wanita tsb.
Prosesi rajam pun dilaksanakan. Percikan-percikan darah wanita tsb mengenai pakaian putih nya Khalid bin Walid. Hingga Khalid pun marah, tangan besarnya kembali menghujam cambuk kearah wanita tsb. Khalid pun mengeluarkan kata-kata serapah yang menghina wanita itu. Khalid menyebut wanita itu dengan sebutan ‘wanita kotor’.
Melihat amarah dan cacian Khalid semakin menjadi, Rasulullah pun berdiri dan berkata “Sungguh darah wanita itu lebih suci dari gamis putihmu”.
Seharusnya di Indonesia diterapkan juga hukuman seperti itu. Biar nggak makin banyak para pelacur bertopeng hamba Tuhan yang taat.
Sudah puluhan tahun aq mendengar kata minal 'aidin wal faizin yang disandingkan dengan mohon maaf lahir dan bathin, tapi baru tahun ini aq baru mau mencari tahu arti dari kalimat minal 'aidin wal faizin. Hanya perkara salah satu guru SMA ku tiba2 ngebahas arti kata "fitrah" saat aq silaturahim ke rumahnya. Berikut sedikit artikel mengenai arti kalimat tsb.
Rasulullah biasa mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum kepada para
sahabat, yang artinya semoga Allah menerima aku dan kalian. Maksudnya menerima
di sini adalah menerima segala amal dan ibadah kita di bulan Ramadhan.
Beberapa shahabat menambahkan ucapan shiyamana wa shiyamakum, yang artinya
puasaku dan puasa kalian. Jadi ucapan ini bukan dari Rasulullah, melainkan dari
para sahabat.
Kemudian, untuk ucapan minal 'aidin wal faizin itu sendiri tidak pernah
dicontohkan, sepertinya itu budaya orang Indonesia. Yang sering salah kaprah
adalah ucapan tersebut biasanya diikuti dengan "mohon maaf lahir dan batin".
Jadi seolah-olah minal 'aidin wal faizin itu artinya mohon maaf lahir dan
batin. Padahal arti sesungguhnya bukan itu. Minal 'aidin artinya dari golongan
yang kembali. Dan wal faizin artinya dari golongan yang menang. Jadi makna
ucapan itu adalah semoga kita termasuk golongan yang kembali (maksudnya kembali
pada fitrah) dan semoga kita termasuk golongan yang meraih kemenangan.
Rasulullah biasa mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum kepada para
sahabat, yang artinya semoga Allah menerima aku dan kalian. Maksudnya menerima
di sini adalah menerima segala amal dan ibadah kita di bulan Ramadhan.
Beberapa shahabat menambahkan ucapan shiyamana wa shiyamakum, yang artinya
puasaku dan puasa kalian. Jadi ucapan ini bukan dari Rasulullah, melainkan dari
para sahabat.
Kemudian, untuk ucapan minal 'aidin wal faizin itu sendiri tidak pernah
dicontohkan, sepertinya itu budaya orang Indonesia. Yang sering salah kaprah
adalah ucapan tersebut biasanya diikuti dengan "mohon maaf lahir dan batin".
Jadi seolah-olah minal 'aidin wal faizin itu artinya mohon maaf lahir dan
batin. Padahal arti sesungguhnya bukan itu. Minal 'aidin artinya dari golongan
yang kembali. Dan wal faizin artinya dari golongan yang menang. Jadi makna
ucapan itu adalah semoga kita termasuk golongan yang kembali (maksudnya kembali
pada fitrah) dan semoga kita termasuk golongan yang meraih kemenangan.
Chronic myelogenous leukemia (CML) ato Myelogenous kronis leukemia (CML) adalah kelainan myeloproliferative ditandai dengan peningkatan proliferasi dari sel granulocytic baris tanpa kehilangan kemampuan mereka untuk membedakan. Akibatnya, sel darah perifer profil menunjukkan peningkatan jumlah granulosit dan prekursor belum dewasa, termasuk kadang-kadang sel ledakan.
Myelogenous kronis leukemia (CML) adalah diperoleh kelainan yang melibatkan sel batang hematopoietic. Hal ini ditandai oleh penyimpangan cytogenetic terdiri dari translokasi timbal-balik antara lengan panjang kromosom 22 dan 9; t (9; 22). Yang mengakibatkan translokasi kromosom singkat 22, sebuah pengamatan pertama dijelaskan oleh Nowell dan Hungerford dan kemudian disebut Philadelphia (Ph) kromosom setelah kota penemuan.
Pindah translokasi ini disebut onkogen ABL dari lengan panjang kromosom 9 ke lengan panjang kromosom 22 di wilayah BCR. BCR yang dihasilkan / ABL fusi gen menyandi protein yang chimeric dengan aktivitas tirosin kinase yang kuat. Ekspresi protein ini mengarah pada pengembangan myelogenous kronis leukemia (CML) fenotipe melalui proses-proses yang belum sepenuhnya dipahami. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
Kehadiran BCR / ABL penataan ulang adalah ciri myelogenous kronis leukemia (CML), meskipun penataan ulang ini juga telah dijelaskan dalam penyakit lainnya. Hal ini dianggap diagnostik ketika hadir dalam pasien dengan manifestasi klinis CML.
Frekuensi:
Amerika Serikat
Myelogenous kronis leukemia (CML) menyumbangkan 20% dari semua leukemia mempengaruhi orang dewasa.Biasanya setengah baya mempengaruhi individu. Meskipun jarang, penyakit ini juga terjadi dalam individu muda.
Internasional
Peningkatan insiden kronis myelogenous leukemia (CML) dilaporkan antara individu-individu terpapar radiasi di Nagasaki dan Hiroshima setelah menjatuhkan bom atom.
Mortalitas / Morbiditas
Umumnya, 3 fase kronis myelogenous leukemia (CML) yang diakui. Saja umum penyakit ini ditandai oleh evolusi akhirnya ke bentuk refrakter akut myelogenous atau kadang-kadang, lymphoblastic leukemia. Median kelangsungan hidup pasien yang menggunakan bentuk-bentuk terapi yang lebih tua adalah 3-5 tahun.
* Kebanyakan pasien dengan leukemia myelogenous kronis (CML) hadir dalam fase kronis, ditandai oleh splenomegaly dan leukositosis (lihat Gambar 1 dan di bawah) dengan beberapa gejala umum.
* Setelah rata-rata 3-5 tahun, myelogenous kronis leukemia (CML) biasanya berkembang menjadi krisis ledakan, yang ditandai oleh peningkatan dalam tulang sumsum atau darah perifer ledakan hitungan atau dengan perkembangan jaringan lunak atau kulit leukemia infiltrat. Gejala khas karena meningkatnya anemia, trombositopenia, basophilia, memperbesar cepat limpa, dan kegagalan obat yang biasa untuk mengontrol leukositosis dan splenomegaly. Manifestasi dari krisis ledakan serupa dengan leukemia akut. Hasil pengobatan tidak memuaskan, dan sebagian besar pasien jatuh ke dalam penyakit sekali fase ini berkembang. Dalam waktu sekitar dua pertiga kasus, ledakan yang myeloid. Namun, dalam sisa sepertiga pasien, ledakan memperlihatkan fenotipe limfoid, bukti lebih lanjut dari sifat sel induk penyakit asli. Kelainan kromosom tambahan biasanya ditemukan pada saat ledakan krisis, termasuk Ph tambahan translokasi kromosom atau lainnya.
* Pada banyak pasien, sebuah fase akselerasi terjadi 3-6 bulan sebelum diagnosis ledakan krisis. Klinis pada tahap ini adalah perantara antara fase kronis dan ledakan krisis.
Usia
* Secara umum, myelogenous kronis leukemia (CML) terjadi di keempat dan kelima dekade kehidupan.
* Pasien yang lebih muda berusia 20-29 tahun mungkin akan terpengaruh dan mungkin hadir dengan bentuk yang lebih agresif, seperti pada fase akselerasi atau krisis blast.
* Luar biasa, myelogenous kronis leukemia (CML) mungkin muncul sebagai penyakit onset baru pada lanjut usia individu.
History Sejarah
* Manifestasi klinis kronis myelogenous leukemia (CML) yang berbahaya dan sering ditemukan secara kebetulan ketika seorang ditinggikan sel darah putih (WBC) count ini diungkapkan oleh darah rutin menghitung atau bila pembesaran limpa terungkap selama pemeriksaan fisik umum.
* Nonspesifik gejala kelelahan, kelelahan, dan penurunan berat badan dapat terjadi lama setelah onset penyakit. Kehilangan energi dan penurunan toleransi latihan yang mungkin terjadi selama fase kronis setelah beberapa bulan.
* Pasien sering mengalami gejala yang berkaitan dengan pembesaran limpa, hati, atau keduanya.
o Limpa besar dapat mengganggu pada lambung dan menyebabkan rasa kenyang awal dan penurunan asupan makanan. Kiri atas nyeri perut kuadran digambarkan sebagai "mencengkeram" mungkin terjadi dari infark limpa. Limpa yang membesar juga dapat dikaitkan dengan negara hypermetabolic, demam, penurunan berat badan, dan kelelahan kronis.
o Hati yang membesar dapat berkontribusi pada pasien berat badan.
* Beberapa pasien dengan kronis myelogenous leukemia (CML) mungkin demam ringan dan berkeringat berlebihan terkait dengan hypermetabolism.
* Penyakit ini memiliki 3 fase klinis, dan kronis myelogenous leukemia (CML) mengikuti kursus khas awal fase kronis, yang selama proses penyakit mudah dikontrol; diikuti oleh transisi dan tentu saja tidak stabil (fase akselerasi), dan, akhirnya, seorang saja lebih agresif (ledakan krisis), yang biasanya berakibat fatal.
o Sebagian besar pasien yang didiagnosis saat masih dalam tahap kronis. The WBC count biasanya dikontrol dengan obat-obatan (hematologic remisi). Fase ini bervariasi tergantung durasi terapi perawatan yang digunakan. Ini biasanya berlangsung selama 2-3 tahun dengan hidroksiurea (Hydrea) atau busulfan terapi, tetapi fase kronis telah berlangsung selama lebih dari 9,5 tahun pada pasien yang merespons dengan baik untuk terapi interferon alfa. Selain itu, penambahan imatinib mesylate dalam beberapa tahun terakhir telah secara dramatis meningkatkan durasi hematologic dan, memang, cytogenetic remisi.
o Beberapa pasien dengan kronis myelogenous leukemia (CML) maju ke tahap transisi atau cepat, yang dapat berlangsung selama beberapa bulan. The survival of patients diagnosed in this phase is 1-1.5 years. Kelangsungan hidup pasien yang didiagnosis pada tahap ini adalah 1-1,5 tahun. Fase ini dicirikan oleh miskin kendali myelosuppressive jumlah sel darah dengan obat dan munculnya ledakan sel perifer (> 15%), promyelocytes (> 30%) (lihat Gambar 3 dan di bawah), basofil (> 20%), dan platelet menghitung kurang dari 100.000 sel / μL berhubungan dengan terapi.
o Fase akut, atau ledakan krisis, adalah sama dengan leukemia akut, dan kelangsungan hidup 3-6 bulan pada tahap ini. Sumsum tulang dan darah perifer ledakan dari 30% atau lebih karakteristik. Infiltrasi jaringan kulit atau ledakan juga mendefinisikan krisis. Bukti Cytogenetic Ph-positif lain klon (ganda) atau klon evolusi (cytogenetic kelainan lain seperti trisomi 8, 9, 19, atau 21, isochromosome 17, atau penghapusan kromosom Y) biasanya hadir.
* IPada beberapa pasien yang hadir dalam dipercepat, atau akut, leukemia fase dari penyakit (melewatkan fase kronis), perdarahan, petechiae, dan ecchymoses mungkin merupakan gejala menonjol. Dalam situasi ini, demam biasanya berhubungan dengan infeksi.
Fisik
* Splenomegaly adalah menemukan fisik yang paling umum pada pasien dengan kronis myelogenous leukemia (CML).
o Di lebih dari 50% dari pasien dengan CML, limpa membentang lebih dari 5 cm di bawah batas kosta kiri pada saat penemuan.
o Ukuran limpa berkorelasi dengan hitungan granulocyte darah perifer (lihat Gambar 2 dan di bawah), dengan limpa terbesar yang diamati pada pasien dengan WBC tinggi penting.
* Hepatomegali juga terjadi, meskipun kurang umum daripada splenomegaly. Hepatomegali biasanya bagian dari extramedullary hematopoiesis terjadi di limpa.
* Temuan fisik leukostasis dan hyperviscosity dapat terjadi pada beberapa pasien, dengan ketinggian luar biasa WBC mereka penting, 300,000-600,000 melebihi sel / μL. Setelah funduscopy, retina dapat menunjukkan papilledema, obstruksi vena, dan perdarahan.
Penyebab
* Faktor yang memprakarsai CML masih belum diketahui, tetapi paparan iradiasi telah terlibat, seperti yang diamati dalam peningkatan prevalensi di antara korban yang selamat dari bom atom Hiroshima dan Nagasaki.
* Agen lainnya, seperti benzena, yang kemungkinan penyebabnya.
Myelogenous kronis leukemia (CML) adalah diperoleh kelainan yang melibatkan sel batang hematopoietic. Hal ini ditandai oleh penyimpangan cytogenetic terdiri dari translokasi timbal-balik antara lengan panjang kromosom 22 dan 9; t (9; 22). Yang mengakibatkan translokasi kromosom singkat 22, sebuah pengamatan pertama dijelaskan oleh Nowell dan Hungerford dan kemudian disebut Philadelphia (Ph) kromosom setelah kota penemuan.
Pindah translokasi ini disebut onkogen ABL dari lengan panjang kromosom 9 ke lengan panjang kromosom 22 di wilayah BCR. BCR yang dihasilkan / ABL fusi gen menyandi protein yang chimeric dengan aktivitas tirosin kinase yang kuat. Ekspresi protein ini mengarah pada pengembangan myelogenous kronis leukemia (CML) fenotipe melalui proses-proses yang belum sepenuhnya dipahami. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
Kehadiran BCR / ABL penataan ulang adalah ciri myelogenous kronis leukemia (CML), meskipun penataan ulang ini juga telah dijelaskan dalam penyakit lainnya. Hal ini dianggap diagnostik ketika hadir dalam pasien dengan manifestasi klinis CML.
Frekuensi:
Amerika Serikat
Myelogenous kronis leukemia (CML) menyumbangkan 20% dari semua leukemia mempengaruhi orang dewasa.Biasanya setengah baya mempengaruhi individu. Meskipun jarang, penyakit ini juga terjadi dalam individu muda.
Internasional
Peningkatan insiden kronis myelogenous leukemia (CML) dilaporkan antara individu-individu terpapar radiasi di Nagasaki dan Hiroshima setelah menjatuhkan bom atom.
Mortalitas / Morbiditas
Umumnya, 3 fase kronis myelogenous leukemia (CML) yang diakui. Saja umum penyakit ini ditandai oleh evolusi akhirnya ke bentuk refrakter akut myelogenous atau kadang-kadang, lymphoblastic leukemia. Median kelangsungan hidup pasien yang menggunakan bentuk-bentuk terapi yang lebih tua adalah 3-5 tahun.
* Kebanyakan pasien dengan leukemia myelogenous kronis (CML) hadir dalam fase kronis, ditandai oleh splenomegaly dan leukositosis (lihat Gambar 1 dan di bawah) dengan beberapa gejala umum.
* Setelah rata-rata 3-5 tahun, myelogenous kronis leukemia (CML) biasanya berkembang menjadi krisis ledakan, yang ditandai oleh peningkatan dalam tulang sumsum atau darah perifer ledakan hitungan atau dengan perkembangan jaringan lunak atau kulit leukemia infiltrat. Gejala khas karena meningkatnya anemia, trombositopenia, basophilia, memperbesar cepat limpa, dan kegagalan obat yang biasa untuk mengontrol leukositosis dan splenomegaly. Manifestasi dari krisis ledakan serupa dengan leukemia akut. Hasil pengobatan tidak memuaskan, dan sebagian besar pasien jatuh ke dalam penyakit sekali fase ini berkembang. Dalam waktu sekitar dua pertiga kasus, ledakan yang myeloid. Namun, dalam sisa sepertiga pasien, ledakan memperlihatkan fenotipe limfoid, bukti lebih lanjut dari sifat sel induk penyakit asli. Kelainan kromosom tambahan biasanya ditemukan pada saat ledakan krisis, termasuk Ph tambahan translokasi kromosom atau lainnya.
* Pada banyak pasien, sebuah fase akselerasi terjadi 3-6 bulan sebelum diagnosis ledakan krisis. Klinis pada tahap ini adalah perantara antara fase kronis dan ledakan krisis.
Usia
* Secara umum, myelogenous kronis leukemia (CML) terjadi di keempat dan kelima dekade kehidupan.
* Pasien yang lebih muda berusia 20-29 tahun mungkin akan terpengaruh dan mungkin hadir dengan bentuk yang lebih agresif, seperti pada fase akselerasi atau krisis blast.
* Luar biasa, myelogenous kronis leukemia (CML) mungkin muncul sebagai penyakit onset baru pada lanjut usia individu.
History Sejarah
* Manifestasi klinis kronis myelogenous leukemia (CML) yang berbahaya dan sering ditemukan secara kebetulan ketika seorang ditinggikan sel darah putih (WBC) count ini diungkapkan oleh darah rutin menghitung atau bila pembesaran limpa terungkap selama pemeriksaan fisik umum.
* Nonspesifik gejala kelelahan, kelelahan, dan penurunan berat badan dapat terjadi lama setelah onset penyakit. Kehilangan energi dan penurunan toleransi latihan yang mungkin terjadi selama fase kronis setelah beberapa bulan.
* Pasien sering mengalami gejala yang berkaitan dengan pembesaran limpa, hati, atau keduanya.
o Limpa besar dapat mengganggu pada lambung dan menyebabkan rasa kenyang awal dan penurunan asupan makanan. Kiri atas nyeri perut kuadran digambarkan sebagai "mencengkeram" mungkin terjadi dari infark limpa. Limpa yang membesar juga dapat dikaitkan dengan negara hypermetabolic, demam, penurunan berat badan, dan kelelahan kronis.
o Hati yang membesar dapat berkontribusi pada pasien berat badan.
* Beberapa pasien dengan kronis myelogenous leukemia (CML) mungkin demam ringan dan berkeringat berlebihan terkait dengan hypermetabolism.
* Penyakit ini memiliki 3 fase klinis, dan kronis myelogenous leukemia (CML) mengikuti kursus khas awal fase kronis, yang selama proses penyakit mudah dikontrol; diikuti oleh transisi dan tentu saja tidak stabil (fase akselerasi), dan, akhirnya, seorang saja lebih agresif (ledakan krisis), yang biasanya berakibat fatal.
o Sebagian besar pasien yang didiagnosis saat masih dalam tahap kronis. The WBC count biasanya dikontrol dengan obat-obatan (hematologic remisi). Fase ini bervariasi tergantung durasi terapi perawatan yang digunakan. Ini biasanya berlangsung selama 2-3 tahun dengan hidroksiurea (Hydrea) atau busulfan terapi, tetapi fase kronis telah berlangsung selama lebih dari 9,5 tahun pada pasien yang merespons dengan baik untuk terapi interferon alfa. Selain itu, penambahan imatinib mesylate dalam beberapa tahun terakhir telah secara dramatis meningkatkan durasi hematologic dan, memang, cytogenetic remisi.
o Beberapa pasien dengan kronis myelogenous leukemia (CML) maju ke tahap transisi atau cepat, yang dapat berlangsung selama beberapa bulan. The survival of patients diagnosed in this phase is 1-1.5 years. Kelangsungan hidup pasien yang didiagnosis pada tahap ini adalah 1-1,5 tahun. Fase ini dicirikan oleh miskin kendali myelosuppressive jumlah sel darah dengan obat dan munculnya ledakan sel perifer (> 15%), promyelocytes (> 30%) (lihat Gambar 3 dan di bawah), basofil (> 20%), dan platelet menghitung kurang dari 100.000 sel / μL berhubungan dengan terapi.
o Fase akut, atau ledakan krisis, adalah sama dengan leukemia akut, dan kelangsungan hidup 3-6 bulan pada tahap ini. Sumsum tulang dan darah perifer ledakan dari 30% atau lebih karakteristik. Infiltrasi jaringan kulit atau ledakan juga mendefinisikan krisis. Bukti Cytogenetic Ph-positif lain klon (ganda) atau klon evolusi (cytogenetic kelainan lain seperti trisomi 8, 9, 19, atau 21, isochromosome 17, atau penghapusan kromosom Y) biasanya hadir.
* IPada beberapa pasien yang hadir dalam dipercepat, atau akut, leukemia fase dari penyakit (melewatkan fase kronis), perdarahan, petechiae, dan ecchymoses mungkin merupakan gejala menonjol. Dalam situasi ini, demam biasanya berhubungan dengan infeksi.
Fisik
* Splenomegaly adalah menemukan fisik yang paling umum pada pasien dengan kronis myelogenous leukemia (CML).
o Di lebih dari 50% dari pasien dengan CML, limpa membentang lebih dari 5 cm di bawah batas kosta kiri pada saat penemuan.
o Ukuran limpa berkorelasi dengan hitungan granulocyte darah perifer (lihat Gambar 2 dan di bawah), dengan limpa terbesar yang diamati pada pasien dengan WBC tinggi penting.
* Hepatomegali juga terjadi, meskipun kurang umum daripada splenomegaly. Hepatomegali biasanya bagian dari extramedullary hematopoiesis terjadi di limpa.
* Temuan fisik leukostasis dan hyperviscosity dapat terjadi pada beberapa pasien, dengan ketinggian luar biasa WBC mereka penting, 300,000-600,000 melebihi sel / μL. Setelah funduscopy, retina dapat menunjukkan papilledema, obstruksi vena, dan perdarahan.
Penyebab
* Faktor yang memprakarsai CML masih belum diketahui, tetapi paparan iradiasi telah terlibat, seperti yang diamati dalam peningkatan prevalensi di antara korban yang selamat dari bom atom Hiroshima dan Nagasaki.
* Agen lainnya, seperti benzena, yang kemungkinan penyebabnya.

GENERIK:Hidroksiurea.
INDIKASI:Melanoma, leukemia mielositik kronis resisten/kebal, karsinoma ovarium berulang/kambuhan, metastasis, atau tidak dapat dioperasi.
Bersamaan dengan terapi penyinaran untuk mengontrol karsinoma sel bersisik (epidermoid) primer pada kepala & leher, tidak termasuk bibir, & kasinoma leher rahim.
KONTRA INDIKASI:Leukopenia yang nyata, trombositopenia, anemia berat.
PERHATIAN:
Gangguan fungsi ginjal.
Awasi kadar asam urat & sel darah.

Interaksi obat : vaksin hidup, Kloramfenikol.
EFEK SAMPING:
Penekanan sumsum tulang, jarang : gangguan lambung-usus, ruam kulit, sakit kepala, disorientasi, edema paru, disuria (kesulitan berkemih atau sakit sewaktu buang air kecil), kerusakan fungsi tubular ginjal.
KEMASAN
Kapsul 500 mg x 100 biji.
DOSIS:
# Tumor padat :
- terapi yang sebentar-sebentar : 80 mg/kg berat badan sebagai dosis tunggal tiap hari ke-3 (3 hari sekali).
- terapi yang terus-menerus : 20-30 mg/kg berat badan sekali sehari.
- terapi yang bersamaan dengan penyinaran : 80 mg/kg berat badan sebagai dosis tunggal tiap hari ke 3 (3 kali sehari).
# Leukemia mielositik kronis resisten : 20-30 mg/kg berat badan/hari sebagai dosis tunggal (sekali sehari).
PABRIK
Bristol-Myers Squibb.
Untuk harga dan ketersediaan produk, harap menghubungi call center di (021) 727-99-411 atau order@medicastore.com
Pengertian
Menurut Ahmad Ramadi (1998) leukemia merupakan penyakit ganas, progresif pada organ - organ pembentukan darah yang ditandai dengan proliferasi dan perkembangan leukosit serta pendahulunya secara abnormal di dalam darah dan sumsum tulang belakang. Proliferasi sel leukosit yang abnormal, ganas, sering disertai bentuk leukosit yang tidak abnormal, jumlahnya berlebihan, dapat ,menyebabkan anemia, trombositopenia, dan diakhiri dengan kematian (Mansjoer, 1999).
Menurut jenisnya, leukemia dapat dibagi atas leukemia mieloid dan limfoid. Masing-masing ada yang akut dan kronik. Secara garis besar , pembagian leukemia adalah sebagai berikut yaitu :
Leukemia limfoid :
Leukemia Limfoblastik Akut (LLA)
Merupakan kanker yang paling sering menyerang anak-anak dibawah umur 15 tahun, dengan puncak insidensi antara umur 3 sampai 4 tahun.
Manifestasi dari LLA adalah berupa proliferasi limpoblas abnormal dalam sum-sum tulang dan tempat-tempat ekstramedular. Paling sering terjadi pada laiki - laki dibandingkan perempuan, LLA jarang terjadi (Smeltzer dan Bare, 2001).
Gejala pertama biasanya terjadi karena sumsum tulang gagal menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang memadai, yaitu berupa: lemah dan sesak nafas, karena anemia (sel darah merah terlalu sedikit) infeksi dan demam karena, berkurangnya jumlah sel darah putih perdarahan, karena jumlah trombosit yang terlalu sedikit. (www.medicastore.com)
Manifestasi klinis :
* Hematopoesis normal terhambat
* Penurunan jumlah leukosit
* Penurunan sel darah merah
* Penurunan trombosit
Leukeumia Limfositik Kronik (LLK)
Leukemia Limfositik Kronik (LLK) ditandai dengan adanya sejumlah besar limfosit (salah satu jenis sel darah putih) matang yang bersifat ganas dan pembesaran kelenjar getah bening. Lebih dari 3/4 penderita berumur lebih dari 60 tahun, dan 2-3 kali lebih sering menyerang pria. Pada awalnya penambahan jumlah limfosit matang yang ganas terjadi di kelenjar getah bening. Kemudian menyebar ke hati dan limpa, dan kedua nya mulai membesar. Masuknya limfosit ini ke dalam sumsum tulang akan menggeser sel-sel yang normal, sehingga terjadi anemia dan penurunan jumlah sel darah putih dan trombosit di dalam darah. Kadar dan aktivitas antibodi (protein untuk melawan infeksi) juga berkurang. Sistem kekebalan yang biasanya melindungi tubuh terhadap serangan dari luar, seringkali menjadi salah arah dan menghancurkan jaringan tubuh yang normal. (www.medicastore.com)
Manifestasinya adalah :
* Adanya anemia
* Pembesaran nodus limfa
* Pembesaran organ abdomen
* Jumlah eritrosi dan trombosit mungkin normal atau menurun
* Terjadi penurunan jumlah limfosit (limfositopenia)
Leukemia Mieloid
Leukemia Mielositik akut (LMA)
Menurut Smeltzer dan Bare (2001), Leukemia akut ini mengenai sel stem hematopoetik yang kelak berdiferensiasi ke sua sel mieloid;monosit, granulosit, eritrosit, dan trombosit. Semua kelompok usia dapat terkena , insidensi meningkat sesuai dengan bertambahnya usia. Merupakan leukemia nonlimfositik yang paling sering terjadi.
Gambaran klinis LMA, antara lain yaitu ;terdapat peningkatan leukosit, pembesaran pada limfe, rasa lelah, pucat, nafsu makan menurun, anemia, ptekie, perdarahan , nyeri tulang, Infeksi
Leukemia Mielogenus Kronik (LMK)
Leukemia Mielositik (mieloid, mielogenous, granulositik, LMK) adalah suatu penyakit dimana sebuah sel di dalam sumsum tulang berubah menjadi ganas dan menghasilkan sejumlah besar granulosit (salah satu jenis sel darah putih) yang abnormal (www.medicastore.com).
Dimasukkan kedalam keganasan sel stem mieloid. Namun lebih banyak terdapat sel normal dibaniding dalam bentuk akut, sehingga penyakit ini lebih ringan, jarang menyerang individu di bawah umur 20 tahun, namun insidensinya meningkat sesuai pertambahan umur.
Gambaran klinis LMK mirip dengan LMA, tetapi gejalanya lebih ringan yaitu ; Pada stadium awal, LMK bisa tidak menimbulkan gejala. Tetapi beberapa penderita bisa mengalami: kelelahan dan kelemahan, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, demam atau berkeringat dimalam hari, perasaan penuh di perutnya (karena pembesaran limpa) (Smeltzer dan Bare, 2001).
Etiologi
Menurut Smeltzer dan Bare (2001) meskipun penyebab leukemia tidak diketahui , presdiposisi genetik maupun faktor-faktor lingkungan kelihatannya memainkan peranan.
Faktor lingkungan berupa paparan radiasi pergion dosis tinggi disertai manifestasi leukemia yang timbul bertahun-tahun kemudian. Zat-zat kimia (misalnya benzen, arsen, pestisida, kloramfenikol, fenilbutazone, dan agen antineoplastil) dikaitkan dengan frkuensi yang meningkat khususnya agen-agen alkil.
Leukemia biasanya mengenai sel-sel darah putih.
Penyebab dari sebagian besar jenis leukemia tidak diketahui.
Virus menyebabkan beberapa leukemia pada binatang (misalnya kucing). Virus HTLV-I (human T-cell lymphotropic virus type I), yang menyerupai virus penyebab AIDS, diduga merupakan penyebab jenis leukemia yang jarang terjadi pada manusia, yaitu leukemia sel-T dewasa.Pemaparan terhadap penyinaran (radiasi) dan bahan kimia tertentu (misalnya benzena) dan pemakaian obat antikanker, meningkatkan resiko terjadinya leukemia. Orang yang memiliki kelainan genetik tertentu (misalnya sindroma Down dan sindroma Fanconi), juga lebih peka terhadap leukemia (www. medicastore.com).
Patofisiologi
Pada keadaan normal, sel darah putih berfungsi sebagai pertahanan kita dengan infeksi. Sel ini secara normal berkembang sesuai dengan perintah, dapat dikontrol sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. Lekemia meningkatkan produksi sel darah putih pada sumsum tulang yang lebih dari normal. Mereka terlihat berbeda dengan sel darah normal dan tidak berfungsi seperti biasanya. Sel lekemia memblok produksi sel darah putih yang normal , merusak kemampuan tubuh terhadap infeksi. Sel lekemia juga merusak produksi sel darah lain pada sumsum tulang termasuk sel darah merah dimana sel tersebut berfungsi untuk menyuplai oksigen pada jaringan (www.MayoClinic.com).
Menurut Smeltzer dan Bare (2001) analisa sitogenik menghasilkan banyak pengetahuan mengenai aberasi kromosomal yang terdapat pada pasien dengan leukemia,. Perubahan kromosom dapat meliputi perubahan angka, yang menambahkan atau menghilangkan seluruh kromosom, atau perubahan struktur, yang termasuk translokasi ini, dua atau lebih kromosom mengubah bahan genetik, dengan perkembangan gen yang berubah dianggap menyebabkan mulainya proliferasi sel abnormal.
Leukemia terjadi jika proses pematangan dari stem sel menjadi sel darah putih mengalami gangguan dan menghasilkan perubahan ke arah keganasan. Perubahan tersebut seringkali melibatkan penyusunan kembali bagian dari kromosom (bahan genetik sel yang kompleks). Penyusunan kembali kromosom (translokasi kromosom) mengganggu pengendalian normal dari pembelahan sel, sehingga sel membelah tak terkendali dan menjadi ganas. Pada akhirnya sel-sel ini menguasai sumsum tulang dan menggantikan tempat dari sel-sel yang menghasilkan sel-sel darah yang normal. Kanker ini juga bisa menyusup ke dalam organ lainnya, termasuk hati, limpa, kelenjar getah bening, ginjal dan otak.(www. medicastore.com)
Pemeriksaan penunjang
Menurut Doengoes dkk (1999) menyatakan bahwa pemeriksaan penunjang mengenai leukemia adalah :
* Hitung darah lengkap menunjukkan normositik, anemia normositik.
* Hemoglobin : dapat kurang dari 10 g/100 ml
* Retikulosit : jumlah biasanya rendah
* Jumlah trombosit : mungkin sangat rendah (<50.000/mm)
* SDP : mungkin lebih dari 50.000/cm dengan peningkatan SDP yang imatur (mungkin menyimpang ke kiri). Mungkin ada sel blast leukemia.
* PT/PTT : memanjang
* LDH : mungkin meningkat
* Asam urat serum/urine : mungkin meningkat
* Muramidase serum (lisozim) : penigkatabn pada leukimia monositik akut dan mielomonositik.
* Copper serum : meningkat
* Zinc serum : meningkat
* Biopsi sumsum tulang : SDM abnormal biasanya lebih dari 50 % atau lebih dari SDP pada sumsum tulang. Sering 60% - 90% dari blast, dengan prekusor eritroid, sel matur, dan megakariositis menurun.
* Foto dada dan biopsi nodus limfe : dapat mengindikasikan derajat keterlibatan
Penatalaksanaan
Pengobatan Leukemia Mielogenus Kronik
Sebagian besar pengobatan tidak menyembuhkan penyakit, tetapi hanya memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan dianggap berhasil apabila jumlah sel darah putih dapat diturunkan sampai kurang dari 50.000/mikroliter darah. Pengobatan yang terbaik sekalipun tidak bisa menghancurkan semua sel leukemik. Satu-satunya kesempatan penyembuhan adalah dengan pencangkokan sumsum tulang. Pencangkokan paling efektif jika dilakukan pada stadium awal dan kurang efektif jika dilakukan pada fase akselerasi atau krisis blast. Obat interferon alfa bisa menormalkan kembali sumsum tulang dan menyebabkan remisi. Hidroksiurea per-oral (ditelan) merupakan kemoterapi yang paling banyak digunakan untuk penyakit ini. Busulfan juga efektif, tetapi karena memiliki efek samping yang serius, maka pemakaiannya tidak boleh terlalu lama. Terapi penyinaran untuk limpa kadang membantu mengurangi jumlah sel leukemik. Kadang limpa harus diangkat melalui pembedahan (splenektomi) untuk: mengurangi rasa tidak nyaman di perut, meningkatkan jumlah trombosit, mengurangi kemungkinan dilakukannya tranfusi.
Leukemia Limfoblastik Akut :
Tujuan pengobatan adalah mencapai kesembuhan total dengan menghancurkan sel-sel leukemik sehingga sel noramal bisa tumbuh kembali di dalam sumsum tulang. Penderita yang menjalani kemoterapi perlu dirawat di rumah sakit selama beberapa hari atau beberapa minggu, tergantung kepada respon yang ditunjukkan oleh sumsum tulang.
Sebelum sumsum tulang kembali berfungsi normal, penderita mungkin memerlukan: transfusi sel darah merah untuk mengatasi anemia, transfusi trombosit untuk mengatasi perdarahan, antibiotik untuk mengatasi infeksi. Beberapa kombinasi dari obat kemoterapi sering digunakan dan dosisnya diulang selama beberapa hari atau beberapa minggu. Suatu kombinasi terdiri dari prednison per-oral (ditelan) dan dosis mingguan dari vinkristin dengan antrasiklin atau asparaginase intravena. Untuk mengatasi sel leukemik di otak, biasanya diberikan suntikan metotreksat langsung ke dalam cairan spinal dan terapi penyinaran ke otak. Beberapa minggu atau beberapa bulan setelah pengobatan awal yang intensif untuk menghancurkan sel leukemik, diberikan pengobatan tambahan (kemoterapi konsolidasi) untuk menghancurkan sisa-sisa sel leukemik. Pengobatan bisa berlangsung selama 2-3 tahun. Sel-sel leukemik bisa kembali muncul, seringkali di sumsum tulang, otak atau buah zakar. Pemunculan kembali sel leukemik di sumsum tulang merupakan masalah yang sangat serius. Penderita harus kembali menjalani kemoterapi. Pencangkokan sumsum tulang menjanjikan kesempatan untuk sembuh pada penderita ini. Jika sel leukemik kembali muncul di otak, maka obat kemoterapi disuntikkan ke dalam cairan spinal sebanyak 1-2 kali/minggu. Pemunculan kembali sel leukemik di buah zakar, biasanya diatasi dengan kemoterapi dan terapi penyinaran.
Pengobatan Leukeumia Limfositik Kronik
Leukemia limfositik kronik berkembang dengan lambat, sehingga banyak penderita yang tidak memerlukan pengobatan selama bertahun-tahun sampai jumlah limfosit sangat banyak, kelenjar getah bening membesar atau terjadi penurunan jumlah eritrosit atau trombosit. Anemia diatasi dengan transfusi darah dan suntikan eritropoietin (obat yang merangsang pembentukan sel-sel darah merah). Jika jumlah trombosit sangat menurun, diberikan transfusi trombosit. Infeksi diatasi dengan antibiotik.
Terapi penyinaran digunakan untuk memperkecil ukuran kelenjar getah bening, hati atau limpa. Obat antikanker saja atau ditambah kortikosteroid diberikan jika jumlah limfositnya sangat banyak. Prednison dan kortikosteroid lainnya bisa menyebabkan perbaikan pada penderita leukemia yang sudah menyebar. Tetapi respon ini biasanya berlangsung singkat dan setelah pemakaian jangka panjang, kortikosteroid menyebabkan beberapa efek samping. Leukemia sel B diobati dengan alkylating agent, yang membunuh sel kanker dengan mempengaruhi DNAnya. Leukemia sel berambut diobati dengan interferon alfa dan pentostatin.
(sumber:http://masdanang.co.cc/?p=28)
Menurut Ahmad Ramadi (1998) leukemia merupakan penyakit ganas, progresif pada organ - organ pembentukan darah yang ditandai dengan proliferasi dan perkembangan leukosit serta pendahulunya secara abnormal di dalam darah dan sumsum tulang belakang. Proliferasi sel leukosit yang abnormal, ganas, sering disertai bentuk leukosit yang tidak abnormal, jumlahnya berlebihan, dapat ,menyebabkan anemia, trombositopenia, dan diakhiri dengan kematian (Mansjoer, 1999).
Menurut jenisnya, leukemia dapat dibagi atas leukemia mieloid dan limfoid. Masing-masing ada yang akut dan kronik. Secara garis besar , pembagian leukemia adalah sebagai berikut yaitu :
Leukemia limfoid :
Leukemia Limfoblastik Akut (LLA)
Merupakan kanker yang paling sering menyerang anak-anak dibawah umur 15 tahun, dengan puncak insidensi antara umur 3 sampai 4 tahun.
Manifestasi dari LLA adalah berupa proliferasi limpoblas abnormal dalam sum-sum tulang dan tempat-tempat ekstramedular. Paling sering terjadi pada laiki - laki dibandingkan perempuan, LLA jarang terjadi (Smeltzer dan Bare, 2001).
Gejala pertama biasanya terjadi karena sumsum tulang gagal menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang memadai, yaitu berupa: lemah dan sesak nafas, karena anemia (sel darah merah terlalu sedikit) infeksi dan demam karena, berkurangnya jumlah sel darah putih perdarahan, karena jumlah trombosit yang terlalu sedikit. (www.medicastore.com)
Manifestasi klinis :
* Hematopoesis normal terhambat
* Penurunan jumlah leukosit
* Penurunan sel darah merah
* Penurunan trombosit
Leukeumia Limfositik Kronik (LLK)
Leukemia Limfositik Kronik (LLK) ditandai dengan adanya sejumlah besar limfosit (salah satu jenis sel darah putih) matang yang bersifat ganas dan pembesaran kelenjar getah bening. Lebih dari 3/4 penderita berumur lebih dari 60 tahun, dan 2-3 kali lebih sering menyerang pria. Pada awalnya penambahan jumlah limfosit matang yang ganas terjadi di kelenjar getah bening. Kemudian menyebar ke hati dan limpa, dan kedua nya mulai membesar. Masuknya limfosit ini ke dalam sumsum tulang akan menggeser sel-sel yang normal, sehingga terjadi anemia dan penurunan jumlah sel darah putih dan trombosit di dalam darah. Kadar dan aktivitas antibodi (protein untuk melawan infeksi) juga berkurang. Sistem kekebalan yang biasanya melindungi tubuh terhadap serangan dari luar, seringkali menjadi salah arah dan menghancurkan jaringan tubuh yang normal. (www.medicastore.com)
Manifestasinya adalah :
* Adanya anemia
* Pembesaran nodus limfa
* Pembesaran organ abdomen
* Jumlah eritrosi dan trombosit mungkin normal atau menurun
* Terjadi penurunan jumlah limfosit (limfositopenia)
Leukemia Mieloid
Leukemia Mielositik akut (LMA)
Menurut Smeltzer dan Bare (2001), Leukemia akut ini mengenai sel stem hematopoetik yang kelak berdiferensiasi ke sua sel mieloid;monosit, granulosit, eritrosit, dan trombosit. Semua kelompok usia dapat terkena , insidensi meningkat sesuai dengan bertambahnya usia. Merupakan leukemia nonlimfositik yang paling sering terjadi.
Gambaran klinis LMA, antara lain yaitu ;terdapat peningkatan leukosit, pembesaran pada limfe, rasa lelah, pucat, nafsu makan menurun, anemia, ptekie, perdarahan , nyeri tulang, Infeksi
Leukemia Mielogenus Kronik (LMK)
Leukemia Mielositik (mieloid, mielogenous, granulositik, LMK) adalah suatu penyakit dimana sebuah sel di dalam sumsum tulang berubah menjadi ganas dan menghasilkan sejumlah besar granulosit (salah satu jenis sel darah putih) yang abnormal (www.medicastore.com).
Dimasukkan kedalam keganasan sel stem mieloid. Namun lebih banyak terdapat sel normal dibaniding dalam bentuk akut, sehingga penyakit ini lebih ringan, jarang menyerang individu di bawah umur 20 tahun, namun insidensinya meningkat sesuai pertambahan umur.
Gambaran klinis LMK mirip dengan LMA, tetapi gejalanya lebih ringan yaitu ; Pada stadium awal, LMK bisa tidak menimbulkan gejala. Tetapi beberapa penderita bisa mengalami: kelelahan dan kelemahan, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, demam atau berkeringat dimalam hari, perasaan penuh di perutnya (karena pembesaran limpa) (Smeltzer dan Bare, 2001).
Etiologi
Menurut Smeltzer dan Bare (2001) meskipun penyebab leukemia tidak diketahui , presdiposisi genetik maupun faktor-faktor lingkungan kelihatannya memainkan peranan.
Faktor lingkungan berupa paparan radiasi pergion dosis tinggi disertai manifestasi leukemia yang timbul bertahun-tahun kemudian. Zat-zat kimia (misalnya benzen, arsen, pestisida, kloramfenikol, fenilbutazone, dan agen antineoplastil) dikaitkan dengan frkuensi yang meningkat khususnya agen-agen alkil.
Leukemia biasanya mengenai sel-sel darah putih.
Penyebab dari sebagian besar jenis leukemia tidak diketahui.
Virus menyebabkan beberapa leukemia pada binatang (misalnya kucing). Virus HTLV-I (human T-cell lymphotropic virus type I), yang menyerupai virus penyebab AIDS, diduga merupakan penyebab jenis leukemia yang jarang terjadi pada manusia, yaitu leukemia sel-T dewasa.Pemaparan terhadap penyinaran (radiasi) dan bahan kimia tertentu (misalnya benzena) dan pemakaian obat antikanker, meningkatkan resiko terjadinya leukemia. Orang yang memiliki kelainan genetik tertentu (misalnya sindroma Down dan sindroma Fanconi), juga lebih peka terhadap leukemia (www. medicastore.com).
Patofisiologi
Pada keadaan normal, sel darah putih berfungsi sebagai pertahanan kita dengan infeksi. Sel ini secara normal berkembang sesuai dengan perintah, dapat dikontrol sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. Lekemia meningkatkan produksi sel darah putih pada sumsum tulang yang lebih dari normal. Mereka terlihat berbeda dengan sel darah normal dan tidak berfungsi seperti biasanya. Sel lekemia memblok produksi sel darah putih yang normal , merusak kemampuan tubuh terhadap infeksi. Sel lekemia juga merusak produksi sel darah lain pada sumsum tulang termasuk sel darah merah dimana sel tersebut berfungsi untuk menyuplai oksigen pada jaringan (www.MayoClinic.com).
Menurut Smeltzer dan Bare (2001) analisa sitogenik menghasilkan banyak pengetahuan mengenai aberasi kromosomal yang terdapat pada pasien dengan leukemia,. Perubahan kromosom dapat meliputi perubahan angka, yang menambahkan atau menghilangkan seluruh kromosom, atau perubahan struktur, yang termasuk translokasi ini, dua atau lebih kromosom mengubah bahan genetik, dengan perkembangan gen yang berubah dianggap menyebabkan mulainya proliferasi sel abnormal.
Leukemia terjadi jika proses pematangan dari stem sel menjadi sel darah putih mengalami gangguan dan menghasilkan perubahan ke arah keganasan. Perubahan tersebut seringkali melibatkan penyusunan kembali bagian dari kromosom (bahan genetik sel yang kompleks). Penyusunan kembali kromosom (translokasi kromosom) mengganggu pengendalian normal dari pembelahan sel, sehingga sel membelah tak terkendali dan menjadi ganas. Pada akhirnya sel-sel ini menguasai sumsum tulang dan menggantikan tempat dari sel-sel yang menghasilkan sel-sel darah yang normal. Kanker ini juga bisa menyusup ke dalam organ lainnya, termasuk hati, limpa, kelenjar getah bening, ginjal dan otak.(www. medicastore.com)
Pemeriksaan penunjang
Menurut Doengoes dkk (1999) menyatakan bahwa pemeriksaan penunjang mengenai leukemia adalah :
* Hitung darah lengkap menunjukkan normositik, anemia normositik.
* Hemoglobin : dapat kurang dari 10 g/100 ml
* Retikulosit : jumlah biasanya rendah
* Jumlah trombosit : mungkin sangat rendah (<50.000/mm)
* SDP : mungkin lebih dari 50.000/cm dengan peningkatan SDP yang imatur (mungkin menyimpang ke kiri). Mungkin ada sel blast leukemia.
* PT/PTT : memanjang
* LDH : mungkin meningkat
* Asam urat serum/urine : mungkin meningkat
* Muramidase serum (lisozim) : penigkatabn pada leukimia monositik akut dan mielomonositik.
* Copper serum : meningkat
* Zinc serum : meningkat
* Biopsi sumsum tulang : SDM abnormal biasanya lebih dari 50 % atau lebih dari SDP pada sumsum tulang. Sering 60% - 90% dari blast, dengan prekusor eritroid, sel matur, dan megakariositis menurun.
* Foto dada dan biopsi nodus limfe : dapat mengindikasikan derajat keterlibatan
Penatalaksanaan
Pengobatan Leukemia Mielogenus Kronik
Sebagian besar pengobatan tidak menyembuhkan penyakit, tetapi hanya memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan dianggap berhasil apabila jumlah sel darah putih dapat diturunkan sampai kurang dari 50.000/mikroliter darah. Pengobatan yang terbaik sekalipun tidak bisa menghancurkan semua sel leukemik. Satu-satunya kesempatan penyembuhan adalah dengan pencangkokan sumsum tulang. Pencangkokan paling efektif jika dilakukan pada stadium awal dan kurang efektif jika dilakukan pada fase akselerasi atau krisis blast. Obat interferon alfa bisa menormalkan kembali sumsum tulang dan menyebabkan remisi. Hidroksiurea per-oral (ditelan) merupakan kemoterapi yang paling banyak digunakan untuk penyakit ini. Busulfan juga efektif, tetapi karena memiliki efek samping yang serius, maka pemakaiannya tidak boleh terlalu lama. Terapi penyinaran untuk limpa kadang membantu mengurangi jumlah sel leukemik. Kadang limpa harus diangkat melalui pembedahan (splenektomi) untuk: mengurangi rasa tidak nyaman di perut, meningkatkan jumlah trombosit, mengurangi kemungkinan dilakukannya tranfusi.
Leukemia Limfoblastik Akut :
Tujuan pengobatan adalah mencapai kesembuhan total dengan menghancurkan sel-sel leukemik sehingga sel noramal bisa tumbuh kembali di dalam sumsum tulang. Penderita yang menjalani kemoterapi perlu dirawat di rumah sakit selama beberapa hari atau beberapa minggu, tergantung kepada respon yang ditunjukkan oleh sumsum tulang.
Sebelum sumsum tulang kembali berfungsi normal, penderita mungkin memerlukan: transfusi sel darah merah untuk mengatasi anemia, transfusi trombosit untuk mengatasi perdarahan, antibiotik untuk mengatasi infeksi. Beberapa kombinasi dari obat kemoterapi sering digunakan dan dosisnya diulang selama beberapa hari atau beberapa minggu. Suatu kombinasi terdiri dari prednison per-oral (ditelan) dan dosis mingguan dari vinkristin dengan antrasiklin atau asparaginase intravena. Untuk mengatasi sel leukemik di otak, biasanya diberikan suntikan metotreksat langsung ke dalam cairan spinal dan terapi penyinaran ke otak. Beberapa minggu atau beberapa bulan setelah pengobatan awal yang intensif untuk menghancurkan sel leukemik, diberikan pengobatan tambahan (kemoterapi konsolidasi) untuk menghancurkan sisa-sisa sel leukemik. Pengobatan bisa berlangsung selama 2-3 tahun. Sel-sel leukemik bisa kembali muncul, seringkali di sumsum tulang, otak atau buah zakar. Pemunculan kembali sel leukemik di sumsum tulang merupakan masalah yang sangat serius. Penderita harus kembali menjalani kemoterapi. Pencangkokan sumsum tulang menjanjikan kesempatan untuk sembuh pada penderita ini. Jika sel leukemik kembali muncul di otak, maka obat kemoterapi disuntikkan ke dalam cairan spinal sebanyak 1-2 kali/minggu. Pemunculan kembali sel leukemik di buah zakar, biasanya diatasi dengan kemoterapi dan terapi penyinaran.
Pengobatan Leukeumia Limfositik Kronik
Leukemia limfositik kronik berkembang dengan lambat, sehingga banyak penderita yang tidak memerlukan pengobatan selama bertahun-tahun sampai jumlah limfosit sangat banyak, kelenjar getah bening membesar atau terjadi penurunan jumlah eritrosit atau trombosit. Anemia diatasi dengan transfusi darah dan suntikan eritropoietin (obat yang merangsang pembentukan sel-sel darah merah). Jika jumlah trombosit sangat menurun, diberikan transfusi trombosit. Infeksi diatasi dengan antibiotik.
Terapi penyinaran digunakan untuk memperkecil ukuran kelenjar getah bening, hati atau limpa. Obat antikanker saja atau ditambah kortikosteroid diberikan jika jumlah limfositnya sangat banyak. Prednison dan kortikosteroid lainnya bisa menyebabkan perbaikan pada penderita leukemia yang sudah menyebar. Tetapi respon ini biasanya berlangsung singkat dan setelah pemakaian jangka panjang, kortikosteroid menyebabkan beberapa efek samping. Leukemia sel B diobati dengan alkylating agent, yang membunuh sel kanker dengan mempengaruhi DNAnya. Leukemia sel berambut diobati dengan interferon alfa dan pentostatin.
(sumber:http://masdanang.co.cc/?p=28)
Langganan:
Postingan (Atom)
Yoyen dalam Kenangan



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact