Rabu, 25 September 2013 0 komentar

Fatwa-Fatwa Ulama, Keterangan Para Ustadz dan Ahli Medis Di Indonesia Tentang Bolehnya Imunisasi-Vaksinasi


12 April 2012 pukul 21:17
sumber: http://muslimafiyah.com/fatwa-fatwa-ulama-keterangan-para-ustadz-dan-ahli-medis-di-indonesia-tentang-bolehnya-imunisasi-vaksinasi.html

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan kami sebelumnya yaitu:
1.Permasalahan Imunisasi Dan Vaksinasi Tuntas –Insya Allah-
2.Haruskah Kedokteran Modern Dan Thibbun Nabawi Dipertentangkan?


Kami berusaha mengumpulkan fatwa ulama, keterangan para ustadz dan ahli medis  mengenai bolehnya imunisasi. Sehingga kami berharap saudara kita, muslim yang lainnya bisa menghormati muslim yang melaksanakan fatwa para ulama dan keterangan ustadz yang membolehkan imunisasi. Tidak mencela mereka yang melaksanakan imunisasi, apalagi sampai mempertanyakan keimanannya karena dianggap tidak percaya dengan thibbun nabawi atau tidak tawakkal dengan apa yang Allah anugrahkan yaitu imunitas alami tubuh. Ini adalah pernyataan yang kurang tepat
Kami juga sampai saat ini belum mendapatkan fatwa ulama dunia -yang diakui keilmuannya oleh dunia islam yang bersifat internasional – yang mengharamkan imunisasi dan vaksinasi. Jika ada yang mendapatkannya, kami harap memberi tahu, sebagai pertimbangan kami untuk membuat kelanjutan tulisan selanjutnya.

Berikut sumber fatwa ulama dan keterangan para ustadz:
A. Fatwa-Fatwa Ulama Dunia
1.Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah
   Mufti Besar Kerajaan Arab Saudi ketua Lajnah Daimah dan Mantan Rektor Universitas Islam Madinah
2. Fatwa Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid hafidzahullah

Imam masjid dan khatib di Masjid Umar bin Abdul Aziz di kota al Khabar KSA dan dosen ilmu-ilmu keagamaan, pengasuh situs www.islam-qa.com
3. Fatwa Majelis Majelis Ulama Eropa untuk Fatwa dan Penelitian [المجلس الأوربي للبحوث والإفتاء]
B.Fatwa Lembaga dan Organisasi Islam di Indonesia 1.Fatwa MUI [Majelis Ulama Indonesia]
2. Fatwa dari Tim Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
3. Fatwa LBM-NU [Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama] Indonesia

C. Keterangan Para Ustadz di Indonesia
1.Ustadz DR. Arifin Badri, MA hafizhahullah
Lulusan Doktoral Fikh Universitas Islam Madinah
2.Ustadz Firanda Andirja, MA hafizhahullah
   Lulusan Master jurusan Akidah Universitas Madinah, Calon Doktor di  jurusan yang sama

3. Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi hafizhahullah
Lulusan Markaz Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, Pimred Majalah Al-Furqon
4.Ustadz Abu Hudzaifah Al Atsary, MA hafizhahullah,
Lulusan Pascasarjana Jurusan Ulumul Hadits, Islamic University of Medina, KSA.
5.Ustadz Aris Munandar, SS. MA hafizhahullah
Aktif mengisi kajian dan daurah di Yogyakarta dan sekitar

6.Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, ST hafizhahullah
Pengasuh situs Islami www.rumaysho.com, aktif menulis diberbagai situs islami yang masuk jajaran situs terpopuler islami Indonesia versi http://fimadani.com/inilah-daftar-puncak-35-situs-islami-di-indonesia-akhir-tahun-2011/

Kemudian kami tambahkan keterangan dari ahli dan pakarnya. menerapkan perintah AllahTa’ala,
فَاسْأَلُواْ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ
“Tanyalah kepada ahli dzikir jika kamu tidak tahu”. (An Nahl : 43).

D.Keterangan Dokter dan pakar ahli
dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi beliau adalah:
1.Ketua III Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia 2002-2008
2.Sekretaris Satgas Imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI).
3.Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang – Pediatri  Sosial, Magister Sains Psikologi Perkembangan.

Berikut rincian dan penjelasannya:
A.Fatwa-Fatwa Ulama Dunia
1.Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah
Mufti Besar Kerajaan Arab Saudi ketua Lajnah Daimah dan Mantan Rektor Universitas Islam Madinah
Ketika beliau ditanya ditanya tentang hal ini,
ما هو الحكم في التداوي قبل وقوع الداء كالتطعيم؟
“Apakah hukum berobat dengan imunisasi sebelum tertimpa musibah?”
Beliau menjawab,
لا بأس بالتداوي إذا خشي وقوع الداء لوجود وباء أو أسباب أخرى يخشى من وقوع الداء بسببها فلا بأس بتعاطي الدواء لدفع  لبلاء الذي يخشى منه لقول النبي صلى الله عليه وسلم في الحديث الصحيح: «من تصبح بسبع تمرات من تمر المدينة لم يضره سحر ولا سم (1) » وهذا من باب دفع البلاء قبل وقوعه فهكذا إذا خشي من مرض وطعم ضد الوباء الواقع في البلد أو في أي  كان لا بأس بذلك من باب الدفاع، كما يعالج المرض النازل، يعالج بالدواء المرض الذي يخشى منه.
La ba’sa (tidak masalah) berobat dengan cara seperti itu jika dikhawatirkan tertimpa penyakit karena adanya wabah atau sebab-sebab lainnya. Dan tidak masalah menggunakan obat untuk menolak atau menghindari wabah yang dikhawatirkan. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits shahih (yang artinya),“Barangsiapa makan tujuh butir kurma Madinah pada pagi hari, ia tidak akan terkena pengaruh buruk sihir atau racun”
Ini termasuk tindakan menghindari penyakit sebelum terjadi. Demikian juga jika dikhawatirkan timbulnya suatu penyakit dan dilakukan immunisasi untuk melawan penyakit yang muncul di suatu tempat atau di mana saja, maka hal itu tidak masalah, karena hal itu termasuk tindakan pencegahan. Sebagaimana penyakit yang datang diobati, demikian juga penyakit yang dikhawatirkan kemunculannya.
[sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/238]

2. Fatwa Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid hafidzahullah
Imam masjid dan khatib di Masjid Umar bin Abdul Aziz di kota al Khabar KSA dan dosen ilmu-ilmu keagamaan, pengasuh situs www.islam-qa.com
Dalam fatwa beliau mengenai imunisasi dan valsin beliau menjawab. Rincian bagian ketiga yang sesuai dengan pembahasan imunisasi dengan bahan yang haram tetapi memberi manfaat yang lebih besar. syaikh berkata,

لقسم الثالث : ما كان منها مواد محرَّمة أو نجسة في أصلها ، ولكنها عولجت كيميائيّاً أو أضيفت إليها مواد أخرى غيَّرت من اسمها ووصفها إلى مواد مباحة ، وهو ما يسمَّى ” الاستحالة ” ، ويكون لها آثار نافعة .
وهذه اللقاحات يجوز تناولها لأن الاستحالة التي غيَّرت اسم موادها ومواصفاتها قد غيَّرت حكمها فصارت مباحة الاستعمال .
“rincian ketiga: vaksin yang terdapat didalamnya bahan yang haram atau najis pada asalnya. Akan tetapi dalam proses kimia atau ketika ditambahkan bahan yang lain yang mengubah nama dan sifatnya menjadi bahan yang mubah. Proses ini dinamakan “istihalah”. Dan bahan [mubah ini] mempunyai efek yang bermanfaat.
Vaksin jenis ini bisa digunakan karena “istihalah” mengubah nama bahan dan sifatnya. Dan mengubah hukumnya menjadi mubah/boleh digunakan.”
[Dirangkum dari sumber: http://www.islam-qa.com/ar/ref/159845/%D8%AA%D8%B7%D8%B9%D9%8A%D9%85 ]

3. Fatwa Majelis Majelis Ulama Eropa untuk Fatwa dan Penelitian [المجلس الأوربي للبحوث والإفتاء] memutuskan dua hal:
أولا: إن استعمال هذا الدواء السائل قد ثبتت فائدته طبيا وأنه يؤدي إلى تحصين الأطفال ووقايتهم من الشلل بإذن الله تعالى، كما أنه لا يوجد له بديل آخر إلى الآن، وبناء على ذلك فاستعماله في المداواة والوقاية جائز لما يترتب على منع استعماله من أضرار كبيرة، فأبواب الفقه واسعة في العفو عن النجاسات – على القول بنجاسة هذا السائل – وخاصة أن هذه النجاسة مستهلكة في المكاثرة والغسل، كما أن هذه الحالة تدخل في باب الضرورات أو الحاجيات التي تن-زل من-زلة الضرورة، وأن من المعلوم أن من أهم مقاصد الشريعة هو تحقيق المصالح والمنافع ودرء المفاسد والمضار.
ثانيا: يوصي المجلس أئمة المسلمين ومسئولي مراكزهم أن لا يتشددوا في مثل هذه الأمور الاجتهادية التي تحقق مصالح معتبرة لأبناء المسلمين ما دامت لا تتعارض مع النصوص القطعية
Pertama:
Penggunaan obat semacam itu ada manfaatnya dari segi medis.  Obat semacam itu dapat melindungi anak dan mencegah mereka dari kelumpuhan dengan izin Allah. Dan obat semacam ini (dari enzim babi) belum ada gantinya hingga saat ini. Dengan menimbang hal ini, maka penggunaan obat semacam itu dalam rangka berobat dan pencegahan dibolehkan. Hal ini dengan alasan karena mencegah bahaya (penyakit) yang lebih parah jika tidak mengkonsumsinya. Dalam bab fikih, masalah ini ada sisi kelonggaran yaitu tidak mengapa menggunakan yang najis (jika memang cairan tersebut dinilai najis). Namun sebenarnya cairan najis tersebut telah mengalami istihlak (melebur) karena bercampur dengan zat suci yang berjumlah banyak. Begitu pula masalah ini masuk dalam hal darurat dan begitu primer yang dibutuhkan untuk menghilangkan bahaya. Dan di antara tujuan syari’at adalah menggapai maslahat dan manfaat serta menghilangkan mafsadat dan bahaya.
Kedua:
Majelis merekomendasikan pada para imam dan pejabat yang berwenang hendaklah posisi mereka tidak bersikap keras dalam perkara ijtihadiyah ini yang nampak ada maslahat bagi anak-anak kaum muslimin selama tidak bertentangan dengan dalil yang definitif (qoth’i).
[Sumber: http://www.islamfeqh.com/Forums.aspx?g=posts&t=203]

B.Fatwa Lembaga dan Organisasi Islam di Indonesia
1.Fatwa MUI [Majelis Ulama Indonesia]
Fatwa MUI 4 Sya’ban 1431 H/16 Juli 2010 M [Fatwa Terbaru MUI]
Fatwa no. 06 tahun 2010 tentang
Penggunaan vaksin meningitis bagi jemaah haji atau umrah
Menetapkan ketentuan hukum:
1.Vaksin MencevaxTM ACW135Y hukumnya haram
2.Vaksin Menveo meningococal dan vaksin meningococcal hukumnya halal
3.Vaksin yang boleh digunakan hanya vaksin yang halal
4.Ketentuan dalam fatwa MUI nomor 5 tahun 2009 yang menyatakan bahwa bagi orang yang melaksanakan wajib haji atau umrah wajib, boleh menggunakan vaksin meningitis haram karena Al-hajah [kebutuhan mendesak] dinyatakan tidak berlaku lagi
[sumber: http://jambi.kemenag.go.id/file/dokumen/fatwavaksin.pdf ]

2. Fatwa dari Tim Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Pertanyaan dari Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Majelis Kesehatan dan Lingkungan Hidup, tentang status hukum vaksin, khususnya untuk imunisasi polio yang dicurigai memanfaatkan enzim dari babi.
Jawaban:
Sebagai kesimpulan, dapatlah dimengerti bahwa vaksinasi polio yang memanfaatkanenzim tripsin dari babi hukumnya adalah mubah atau boleh, sepanjang belum ditemukan vaksin lain yang bebas dari enzim itu. Sehubungan dengan itu, kami menganjurkan kepada pihak-pihak yang berwenang dan berkompeten agar melakukan penelitian-penelitian terkait dengan penggunaan enzim dari binatang selain babi yang tidak diharamkan memakannya. Sehingga suatu saat nanti dapat ditemukan vaksin yang benar-benar bebas dari barang-barang yang hukum asalnya adalah haram.
[sumber: http://www.fatwatarjih.com/2011/08/hukum-vaksin.html ]

3. Fatwa LBM-NU [Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama] Indonesia

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akan menindak lanjuti hasil sidang Lembaga Bahtsul Matsail NU (LBM-NU). Kesimpulan sidang menyatakan secara umum hukum vaksin meningitis suci dan boleh dipergunakan.
Menurut Katib Aam Suriah PBNU, Malik Madani, keputusan tersebut merupakan kesimpulan di internal LBM-NU. Secara pasti, hasilnya akan segera dibahas di kalangan suriah. ‘Tunggu hasilnya bisa disetujui dan bisa tidak,’ ujar dia kepada Republika di Jakarta, Rabu (1/9)
Apapun hasilnya kelak, ungkap Malik, PBNU merekomendasikan ke pemerintah agar melakukan vaksinasi kepada para jamaah haji dengan memakai vaksin yang halal berdasarkan syari’i. Hal ini penting, agar jamaah haji mendapat rasa nyaman dan kekhidmatan beribadah. Selain itu, masyarakat dihimbau tidak terlalu resah dengan informasi apapun terkait vaksin meningitis yang belum jelas.
Ketua LBM-NU, Zulfa Musthafa, mengemukakan berdasarkan informasi dan pemaparan sejumlah pakar dalam sidang LBM-NU diketahui bahwa semua produk vaksin meningitis pernah bersinggungan dengan enzim babi. Termasuk produk yang dikeluarkan oleh Novartis Vaccine and Diagnostics S.r.i dan Meningococcal Vaccine produksi Zheijiang Tianyuan Bior Pharmaceutical Co. Ltd. Akan tetapi, secara kesuluruhan hasil akhir produk-produk tersebut dinilai telah bersih dan suci.
Zulfa menuturkan, dalam pembahasannya, LBM-NU tidak terpaku pada produk tertentu. Tetapi, pembahasan lebih menitik beratkan pada proses pembuatan vaksin. Hasilnya, secara umum vaksin meningitis suci dan boleh dipergunakan. ”Dengan demikian, vaksin jenis Mancevax ACW135 Y, produksi Glaxo Smith Kline (GSK), Beecham Pharmaceutical, Belgia pun bisa dinyatakan halal,” tandas dia
[sumber: http://hileud.com/lbm-nu-semua-vaksin-meningitis-bisa-digunakan.html ]

C. Keterangan Para Ustadz di Indonesia
1.Ustadz DR. Arifin Badri, MA hafizhahullah
Lulusan Doktoral Fikh Universitas Islam Madinah
Beliau berkata dalam buku “imunisasi Syariat”:
“ sebagai contoh nyata bagi apa yang saya paparkan ialah: apa yang beberapa lalu hangat dibicarakan, yaitu isu bahwa sebagian vaksin imunisasi meningitis yang [katanya] pada proses produksinya mengggunakan enzim tripsin yang berasal dari serum babi.
Semestinya isu ini ditindak lanjuti oleh pakar ilmu medis dari umat Islam, terutama instansi pemerintah terkait. Selanjutnya hasil penelitian dan investigasi mereka dipaparkan di hadapan ulama. Sehingga kebenaran hukum syar’i akan dapat dicapai. Dengan demikian masalah ini tidak hanya berhenti sebagai isu yang dilontarkan ke masyarakat, kemudian menimbulkan keresahan dan kebingungan dan tidak ada kepastian.
sebagaimana kita ketahui bersama, pernyataan berbagai pihak terkait, saling bertentangan. Satu pihak misalnya Direktur perencanaan dan pengembangan PT.Bio Farma, Drs. Iskandar, Apt, M,M menyatakan bahwa enzim tripsin babi hanya berfungsi sebagai katalisator dalam proses pembuatan vaksin. Tripsin babi hanya dipakai sebagai enzim proteolitik [enzim yang digunakan sebagai katalisator pemisah sel/protein]. Dan pada hasil akhirnya, enzim tripsin yang merupakan unsur turunan dari pankreas babi tidak terdeteksi lagi. Enzim ini akan mengalami proses pencucian, pemurnian dan penyaringan, sehingga hasil akhirnya tidak ditemukan lagi sedikitpun dari serum babi.
Bila ynag diungkapkan oleh Drs, Iskandar ini benar adaya, maka tidak ada alasan yang kuat untuk menfatwakan haram meningitis. Karena vaksin meningitis ini minimal bisa serupa dengan hewan jallalah, yaitu hewan ternak yang mayoritas pakannya adalah barang-barang najis.
عن ابن عمر قال نهى رسول الله صلى الله علسه و سلم عن أكل الجلالة و ألبانها
“Dari Ibnu Umar, ia menuturkan: Rasulullah shalallahu ‘alaii wa sallam melarang umatnya dari memakan daging hewan jallalah dan meminum susunya.” [HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah]
[Sumber: Buku Imunisasi syariat hal 122-124, Pustaka Darul Ilmi]

2.Ustadz Firanda Andirja, MA hafizhahullah
Lulusan Master jurusan Akidah Universitas Madinah, Calon Doktor di  jurusan yang sama
Pengasuh situs www.firanda.com
Beliau sempat menjadi mahasiswa jurusan tehnik kimia UGM
Beliau berkata ketika ditanya tentang vaksinasi haji:
“enzim babi yang digunakan dalam vaksin adalah sebagai katalisator, katalisator itu hanya sebagai perantara reaksi dan tidak bersatu dengan enzim dan sudah tidak ada lagi dalam hasil reaksi, jika demikian tidak mengapa”
[sumber: intisari rekaman kajian tanya-jawab ustadz Firanda, ada dipenyusun, bisa didownload di situs www.kajian.net ]
Catatan: ini kemungkinan besar keterangan terbaru beliau karena ada juga rekaman kajian, beliau mengatakan “tidak tahu” dan membawakan kaidah umum mengenai penimbangan mashlahat dan mafsadat dalm suatu perkara

3. Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi hafizhahullah

Lulusan Markaz Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, Pimred Majalah Al-Furqon, pengasuh situs www.abiubaidah.com
Dalam tulisan beliau di Majalah Al Forqan, Edisi 05 Th. ke – 8 1429 H/2008 M dengan judul Imunisasi Dengan Vaksin Dari Enzim Babi:
Kesimpulan dan Penutup:
Setelah keterangan singkat di atas, kami yakin pembaca sudah bisa menebak kesimpulan kami tentang hukum imunisasi IPV ini, yaitu kami memandang bolehnya imunisasi jenis ini dengan alasan-alasan sebagai berikut :

1.Imunisasi ini sangat dibutuhkan sekali sebagaimana penelitian ilmu kedokteran.
2.Bahan haram yang ada telah lebur dengan bahan-bahan lainnya.
3.Belum ditemukan pengganti lainnya yang mubah.
4.Hal ini termasuk dalam kondisi darurat.
5.Sesuai dengan kemudahan syari’at di kala ada kesulitan.
Demikianlah hasil analisis kami tentang masalah ini, maka janganlah kita meresahkanmasyarakat dengan kebingungan kita tentang masalah ini. Namun seperti yang kami isyarakatkan di muka bahwa pembahasan ini belumlah titik, masih terbuka bagi semuanya untuk mencurahkan pengetahuan dan penelitian baik sari segi ilmu medis maupun ilmu syar’i agar bisa sampai kepada hukum yang sangat jelas. Kita memohon kepada Allah agar menambahkan bagi kita ilmu yang bermanfaat. Amin.
4.Ustadz Abu Hudzaifah Al Atsary hafizhahullah,
Lulusan Pascasarjana Jurusan Ulumul Hadits, Islamic University of Medina, KSA. Pengasuh situs www.basweidan.wordpress.com
Ketika ditanya mengenai imunisasi,
“apakah di saudi bayi-bayinya diberi imunisasi lengkap sampai usia 1 tahun? apakah ada fatwa yang mengharamkan vaksin imunisasi pada bayi? mohon infonya, ustadz. karena bidan2 dan dokter2 hingga hari ini tetap memberikan imunisasi, padahal sudah bukan rahasia umum lagi bahwa vaksin2 tersebut mengandung unsur haram. hal ini juga telah dilansir di laman halalMUI.”
beliau menjawab:

“Di Saudi imunisasi merupakan syarat utama untuk mendapatkan Akte Kelahiran Asli dan bisa masuk sekolah. Karenanya semua orang yang ingin anaknya bisa sekolah harus imunisasi lengkap, bahkan hingga 5 tahun dan buku imunisasinya tidak boleh hilang…
Ala kulli haal, saya sdh buka laman MUI, tp hasil pencarian yg saya dapatkan hanya berkisar ttg Vaksin Meningitis… ga ada yg bahas Imunisasi anak-anak. Kalau anti bisa dapatkan link-nya silakan kirim ke saya…
Sejauh ini saya belum mendapatkan fatwa yg mengharamkan imunisasi, bahkan syaikh Bin Baz membolehkan hal tersebut sebagai bentuk pencegahan… tentunya bila vaksin yg digunakan adalah halal. Wallahu a’lam.”
[sumber: https://basweidan.wordpress.com/soal-jawab/ ]

5.Ustadz Aris Munandar, SS. MA hafizhahullah
Pengasuh situs www.ustadzaris.com, aktif mengisi kajian dan daurah di Yogyakarta dan sekitar
Beliau menjawab pertanyaan:

Assalamu’alaykum
Pak ustadz, maaf sebelumnya
adakah tulisan atau artikel tambahan berupa fatwa dari ulama ahlu sunnah (saudi arabia) secara spesisifik pada vaksin polio (dengan katalisator yang berasal dari babi)atau yang sejenisnya.
Jawaban beliau:

Syaikh Abdul Aziz alu syaikh, mufti Saudi saat ini ditanyai oleh Ust Abu Ubaidah Yusuf Sidawi tentang vaksin yang menggunakan katalis unsur dari babi namun pada produk akhirnya tidak ada lagi unsur babi tersebut. jawaban beliau singkat padat, “La ba’tsa” alias tidak mengapa.
dialog ini terjadi setelah shalat Jumat di Masjid Syaikh Ibnu Baz di Aziziyah setelah selesai prosesi manasik haji pada tahun 2008. yang ikut mendengar fatwa Syaikh Abdul Aziz ketika itu saya sendiri dan ust anwari, pengajar ma’had alfurqon Gresik.
[sumber: http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/pro-kontra-hukum-imunisasi-dan-vaksinasi.html/comment-page-1#comments ]

6.Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, ST hafizhahullah
Pengasuh situs Islami www.rumaysho.com, Lulusan Tehnik Kimia UGM, mahasiswa Jami’ah Malik Su’ud Riyadh KSA (Master of Chemical Engineering), aktif menulis diberbagai situs islami yang masuk jajaran situs terpopuler islami Indonesia versihttp://fimadani.com/inilah-daftar-puncak-35-situs-islami-di-indonesia-akhir-tahun-2011/
Beliau memberi keterangan tentang imunisasi:

“Jika dipahami bahwa enzim adalah hanya sebagai katalis, maka katalis itu tdk bercampur dg bahan ketika diperoleh produk akhir. Sifat katalis, langsung terpisah dg produk. Kalau memang terpisah spt ini, meskipun digunakan enzim babi, maka tdk ada masalah.
Namun jika enzim tsb bercampur maka berlaku dua kaedah istihalah dan istihlak. Intinya, dilihat pada produk akhir, jk tdk nampak lagi zat najis, maka kembali ke hukum asal. Ada kaedah para ulama, “Hukum itu berputar pada illahnya (sebabnya), jika illah ada, maka ada hukum. Jk tidak, maka tdk.”
[sumber: http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/pro-kontra-hukum-imunisasi-dan-vaksinasi.html/comment-page-1#comments ]

D.Keterangan Dokter dan Pakar Ahli
Berikut adalah tanya jawab mengenasi imunisasi dengan dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi beliau adalah:
1.Ketua III Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia 2002-2008
2.Sekretaris Satgas Imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI).
3.Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang – Pediatri  Sosial, Magister Sains Psikologi Perkembangan.

“Saat ini beredar di masyarakat berbagai pertanyaan dan keraguan terkait dengan kehalalan vaksin. Untuk menjawab semua itu, Sekretaris Satgas Imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) Dr. Soedjatmiko akan menjawabnya lewat tanya jawab sebagai berikut:
Bagaimana cara mencegah wabah, sakit berat, cacat dan kematian akibat penyakit menular pada bayi dan balita ?
Pencegahan umum: berikan ASI eksklusif, makanan pendamping ASI dengan gizi lengkap dan seimbang , kebersihan badan, makanan, minuman, pakaian, mainan,  dan lingkungan.
Pencegahan khusus: berikan imunisasi lengkap, karena dalam waktu 4 – 6  minggu setelah imunisasi akan timbul antibodi spesifik yang efektif mencegah penularan penyakit, sehingga tidak mudah tertular, tidak sakit berat, tidak menularkan kepada bayi dan anak lain, sehingga tidak terjadi wabah dan tidak terjadi banyak kematian.
Benarkah imunisasi aman untuk bayi dan balita ?
Benar. Saat ini 194 negara terus melakukan vaksinasi untuk bayi dan balita. Badan resmi yang meneliti dan mengawasi  vaksin di  negara tersebut umumnya terdiri atas para dokter ahli penyakit infeksi, imunologi, mikrobiologi, farmakologi, epidemiologi, dan biostatistika. Sampai saat ini tidak ada negara yang melarang vaksinasi, justru semua negara berusaha meningkatkan cakupan imunisasi lebih dari 90% .
Mengapa ada “ilmuwan” menyatakan bahwa imunisasi berbahaya ?
Tidak benar imunisasi berbahaya. “Ilmuwan”  yang sering dikutip di buku, tabloid, milis ternyata bukan ahli vaksin, melainkan ahli statistik, psikolog, homeopati, bakteriologi, sarjana hukum, wartawan.  sehingga mereka tidak mengerti betul tentang vaksin. Sebagian besar mereka  bekerja pada era tahun 1950- 1960, sehingga sumber datanya juga sangat kuno.
Benarkah “ilmuwan  kuno” yang sering dikutip buku,  tabloid, milis, ternyata  bukan ahli vaksin ?
Benar, mereka semua bukan ahli vaksin. Contoh : Dr Bernard Greenberg (biostatistika tahun 1950), DR. Bernard Rimland (Psikolog),  Dr. William Hay (kolumnis),  Dr. Richard Moskowitz (homeopatik), dr. Harris Coulter,  PhD (penulis buku homeopatik, kanker), Neil Z. Miller,  (psikolog, jurnalis), WB Clark (awal tahun 1950) , Bernice Eddy (Bakteriologis tahun 1954), Robert F. Kenedy Jr (sarjana hukum)  Dr. WB Clarke (ahli  kanker, 1950an), Dr. Bernard Greenberg (1957-1959).
Benarkah dokter Wakefield “ahli vaksin”, membuktikan  MMR menyebabkan autism ?
Tidak benar.  Wakefield juga bukan ahli vaksin, dia  dokter spesialis bedah. Penelitian Wakefield tahun 1998 hanya dengan sample 18. Banyak penelitian lain oleh ahli vaksin di beberapa negara menyimpulkan MMR tidak terbukti mengakibatkan autis. Setelah diaudit oleh tim ahli penelitian, terbukti bahwa Wakefield memalsukan data, sehingga kesimpulannya salah. Hal ini telah diumumkan di majalah resmi kedokteran Inggris British Medical Journal Februari 2011.
Benarkah di semua vaksin terdapat zat-zat berbahaya yang dapat merusak otak ?
Tidak benar. Isu itu karena “ilmuwan” tersebut di atas  tidak mengerti isi vaksin, manfaat, dan batas keamanan zat-zat di dalam vaksin. Contoh: jumlah total etil merkuri yang masuk ke tubuh bayi melalui vaksin sekitar  2 mcg/kgbb/minggu, sedangkan batas aman menurut WHO adalah jauh lebih banyak (159 mcg/kgbb/minggu). Oleh karena itu vaksin mengandung merkuri dengan dosis yang sangat rendah dan dinyatakan aman oleh WHO dan badan-badan pengawasan lainnya.
Benarkah isu bahwa “semua zat kimia”  berbahaya bagi bayi ?
Tidak benar. Isu itu beredar karena penulis buku, tabloid, milis, tidak pernah belajar ilmu kimia. Oksigen, air, nasi, buah, sayur, jahe, kunyit, lengkuas, semua tersusun dari zat-zat kimia. Buktinya oksigen rumus kimianya O2, air H2O, garam NaCl. Buah dan sayur terdiri atas serat selulosa, fruktosa, vitamin, mineral, dll. Telur terdiri dari protein, asam amino, mineral. Itu semua zat kimia, karena ada rumus kimianya. Jadi zat-zat kimia umumnya  justru sangat dibutuhkan untuk manusia asal bukan zat yang berbahaya atau dalam takaran yang aman.
Benarkah vaksin terbuat dari nanah, dibiakkan di janin anjing, babi,  manusia yang sengaja digugurkan?
Tidak benar. Isu itu bersumber dari “ilmuwan”  50 tahun lalu (tahun 1961-1962). Teknologi pembuatan vaksin berkembang sangat pesat. Sekarang tidak ada vaksin yang terbuat dari nanah atau dibiakkan embrio anjing, babi, atau manusia.
Benarkah vaksin mengandung lemak babi ?
Tidak benar. Hanya sebagian kecil dari vaksin yang pernah bersinggungan dengan tripsin pada proses pengembangan maupun pembuatannya seperti vaksin polio dan meningitis. Pada vaksin meningitis, pada proses penyemaian induk bibit  vaksin tertentu 15 – 20 tahun lalu,  ketika panen bibit vaksin tersebut  bersinggungan dengan tripsin pankreas babi untuk melepaskan induk vaksin dari persemaiannya. Tetapi kemudian induk bibit vaksin tersebut dicuci dan dibersihkan total, sehingga pada vaksin yang disuntikkan tidak mengandung tripsin babi. Atas dasar itu maka Majelis Ulama Indonesia berpendapat vaksin itu boleh dipakai, selama belum ada penggantinya. Contohnya vaksin meningokokus (meningitis)  haji diwajibkan oleh Saudi Arabia bagi semua jemaah haji untuk mencegah radang otak karena meningokokus.
Benarkah vaksin yang dipakai di Indonesia buatan Amerika ?
Tidak benar. Vaksin yang digunakan oleh program imunisasi di Indonesia adalah  buatanPT Bio Farma Bandung, yang merupakan BUMN, dengan 98,6% karyawannya adalah Muslim. Proses penelitian dan pembuatannya mendapat pengawasan ketat dari ahli-ahli vaksin di BPOM dan WHO. Vaksin-vaksin tersebut juga diekspor ke 120 negara, termasuk 36 negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam, seperti Iran dan Mesir.
Benarkah program  imunisasi hanya di negara Muslim dan miskin  agar menjadi bangsa yang lemah?
Tidak benar. Imunisasi saat ini dilakukan di 194 negara, termasuk negara-negara maju  dengan status sosial ekonomi tinggi, dan negara-negara non-Muslim.   Kalau imunisasi bisa melemahkan bangsa, maka mereka juga akan lemah, karena mereka juga melakukan program imunisasi, bahkan  lebih dulu dengan jenis vaksin lebih banyak.  Kenyataanya : bangsa dengan cakupan imunisasi lebih tinggi justru lebih kuat. Jadi terbukti bahwa imunisasi justru memperkuat kekebalan terhadap penyakit infeksi, bukan melemahkan.
Benarkah isu di buku, tabloid dan milis bahwa di Amerika banyak kematian bayi  akibat vaksin ?
Tidak benar. Isu itu karena penulis tidak faham data Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA Amerika tahun 1991-1994, yang mencatat 38.787 laporan  kejadian ikutan pasca imunisasi, oleh penulis angka tersebut ditafsirkan sebagai angka kematian bayi 1 – 3 bulan. Kalau memang benar angka kematian begitu tinggi tentu FDA AS akan heboh dan menghentikan vaksinasi. Faktanya Amerika tidak pernah meghentikan vaksinasi bahkan mempertahankan cakupan semua imunisasi di atas 90 %. Angka tersebut adalah semua keluhan nyeri, gatal, merah, bengkak di bekas suntikan, demam, pusing, muntah yang memang rutin harus dicatat kalau ada laporan masuk. Kalau ada  38.787 laporan dari 4,5 juta bayi  berarti KIPI hanya 0,9 %.
Benarkah isu bahwa banyak bayi balita meninggal  pada imunisasi masal campak di Indonesia ?
Tidak benar. Setiap laporan kecurigaan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) selalu dikaji oleh Komnas/Komda KIPI yang terdiri dari pakar-pakar penyakit infeksi, imunisasi, imunologi. Setelah dianalisis dari keterangan keluarga, dokter yang merawat di rumah sakit, hasil pemeriksaan fisik, dan laboratorium, ternyata balita tersebut meninggal karena radang otak, bukan karena vaksin campak. Pada bulan itu ada beberapa balita yang tidak imunisasi campak juga menderita radang otak. Berarti kematian balita tersebut bukan karena imunisasi campak, tetapi karena radang otak.
Demam, bengkak, merah setelah imunisasi membuktikan bahwa vaksin berbahaya?
Tidak berbahaya. Demam, merah, bengkak, gatal di bekas suntikan adalah reaksi wajar setelah vaksin masuk ke dalam tubuh. Seperti rasa pedas dan berkeringat setelah makan sambal adalah reaksi normal tubuh kita. Umumnya keluhan tersebut akan hilang dalam beberapa hari. Boleh diberi obat penurun panas, dikompres. Bila perlu bisa konsul ke petugas kesehatan terdekat.
Benarkah vaksin Program Imunisasi  di Indonesia juga dipakai oleh 36 negara Muslim?
Benar. Vaksin yang digunakan oleh program imunisasi di Indonesia adalah  buatan PT Biofarma Bandung. Vaksin-vaksin tersebut dibeli dan dipakai oleh  120 negara, termasuk 36 negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam.
Benarkah  isu  di tabloid, milis, bahwa  program imunisasi gagal?
Tidak benar. Isu-isu tersebut bersumber dari data yang sangat kuno (50  – 150 tahun  lalu) hanya dari 1 – 2 negara saja, sehingga hasilnya sangat berbeda  dengan hasil penelitian terbaru, karena vaksinnya sangat berbeda.
Contoh :
-          Isu vaksin cacar variola gagal,  berdasarkan data yang sangat kuno, di Inggris tahun 1867 – 1880 dan Jepang tahun 1872-1892.  Fakta terbaru sangat berbeda, bahwa dengan imunisasi cacar di seluruh dunia sejak tahun 1980  dunia bebas cacar variola.
-Isu vaksin difteri gagal, berdasarkan data di Jerman tahun 1939. Fakta sekarang: vaksin difteri dipakai di seluruh dunia dan mampu menurunkan kasus difteri hingga 95 %.
-Isu pertusis gagal hanya dari data di Kansas dan Nova Scottia tahun 1986
-Isu vaksin campak berbahaya hanya berdasar penelitian 1989-1991 pada anak miskin berkulit hitam di Meksiko, Haiti dan Afrika
Benarkah program imunisasi gagal, karena setelah diimunisasi bayi balita masih bisa tertular penyakit tersebut ?
Tidak benar program imunisasi gagal.  Perlindungan vaksin memang tidak 100%. Bayi dan balita yang telah diimunisasi masih bisa tertular penyakit, tetapi jauh lebih ringan dan tidak berbahaya. Bayi  balita yang belum diimunisasi lengkap bila tertular penyakit tersebut bisa sakit berat, cacat atau meninggal.
Benarkah imunisasi  bermanfaat mencegah wabah, sakit berat, cacat dan kematian bayi dan balita?
Benar.  Badan penelitian di berbagai negara membuktikan bahwa dengan meningkatkan cakupan imunisasi, maka penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi berkurang secara bermakna.  Oleh karena itu saat  ini program imunisasi dilakukan terus menerus di 194 negara, termasuk negara dengan sosial ekonomi tinggi dan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.  Semua negara berusaha meningkatkan cakupan agar lebih dari 90 %. Di Indonesia, setelah wabah polio 2005-2006 karena banyak bayi yang tidak diimunisasi polio, maka  menyebabkan 305 anak lumpuh permanen. Setelah digencarkan imunisasi polio, sampai saat ini tidak ada lagi kasus polio baru.
Mengapa di  Indonesia ada buku, tabloid, milis, yang menyebarkan isu bahwa vaksin berbahaya, tidak effektif, tidak dilakukan di negara maju ?
Karena di Indonesia ada orang-orang  yang tidak mengerti tentang vaksin dan imunisasi, hanya mengutip dari “ilmuwan” tahun 1950 -1960 yang ternyata bukan ahli vaksin, atau berdasar data-data 30 – 40 tahun lalu (1970 – 1980an) atau hanya dari 1 sumber yang tidak kuat. Atau dia mengutip Wakefield spesialis bedah, bukan ahli vaksin, yang penelitiannya dibantah oleh banyak tim peneliti lain, dan oleh majalah resmi kedokteran Inggris British Medical Journal Februari 2011 penelitian Wakefield dinyatakan salah alias bohong. Ia hanya berdasar kepada 1 – 2 laporan kasus yang tidak diteliti lebih lanjut secara ilmiah, hanya berdasar logika biasa.
Bagaimana orangtua harus bersikap terhadap isu-isu tersebut?
Sebaiknya semua bayi dan balita diimunisasi secara lengkapSaat ini 194 negara di seluruh dunia yakin bahwa imunisasi aman dan bermanfaat mencegah wabah, sakit berat, cacat, dan kematian pada  bayi dan balita. Terbukti 194 negara tersebut terus menerus melaksanakan program imunisasi, termasuk negara dengan sosial ekonomi tinggi dan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dengan cakupan umumnya lebih dari 85 %.
Badan penelitian di berbagai negara membuktikan kalau semakin banyak bayi balita tidak diimunisasi akan terjadi wabah, sakit berat, cacat atau mati. Hal ini telah terbukti di Indonesia, di mana wabah polio merebak pada tahun 2005-2006 (305 anak lumpuh permanen), wabah campak 2009 – 2010 (5.818 anak dirawat di RS, meninggal 16), dan wabah difteri 2010-2011 (816 anak di rawat di RS, 56 meninggal).
Bisakah  ASI, gizi, dan suplemen herbal menggantikan imunisasi ?
Tidak ada satupun badan penelitian di dunia yang menyatakan bisa, karena kekebalan yang dibentuk sangatlah berbeda. ASI, gizi, suplemen herbal, kebersihan, hanya memperkuat pertahanan tubuh secara umum, karena tidak membentuk kekebalan spesifik terhadap kuman tertentu. Kalau  jumlah kuman banyak dan ganas, perlindungan umum tidak mampu melindungi bayi, sehingga masih bisa sakit berat, cacat atau bahkan mati.
Imunisasi merangsang pembentukan antibodi dan kekebalan seluler yang spesifik terhadap kuman-kuman atau racun kuman tertentu, sehingga bekerja lebih cepat, efektif, dan efisien untuk mencegah penularan penyakit yang berbahaya.
Bolehkah selain diberikan imunisasi, ditambah dengan suplemen gizi dan herbal?
Boleh. Selain diberi imunisasi, bayi harus diberi ASI eksklusif, makanan pendamping ASI dengan gizi lengkap dan seimbang, kebersihan badan, makanan, minuman, pakaian, mainan,  dan lingkungan. Suplemen diberikan sesuai kebutuhan individual yang bervariasi. Selain itu bayi harus diberikan kasih sayang dan stimulasi bermain untuk mengembangkan kecerdasan, kreatifitas dan perilaku yang baik.
Benarkah bayi dan balita yang tidak diimunisasi lengkap rawan tertular penyakit berbahaya ? 
Benar. Banyak penelitian imunologi dan epidemiologi di berbagai membuktikan bahwa bayi balita yang tidak diimunisasi lengkap tidak mempunyai kekebalan spesifik terhadap penyakit-penyakit berbahaya. Mereka mudah tertular penyakit tersebut, akan menderita sakit berat, menularkan ke anak-anak lain, menyebar luas, terjadi wabah, menyebabkan banyak kematian dan cacat.
Benarkah wabah akan terjadi bila banyak bayi dan balita tidak diimunisasi  ?
Benar. Itu sudah terbukti di beberapa negara Asia, Afrika dan di Indonesia.
Contoh: wabah polio 2005-2006 di Sukabumi karena banyak bayi balita tidak diimunisasi polio, dalam hitungan beberapa bulan, virus polio menyebar cepat ke Banten, Lampung, Madura, menyebabkan 305 anak lumpuh permanen.
Wabah campak di Jawa Tengah dan Jawa Barat  2010-2011 mengakibatkan  5.818 anak dirawat di rumah sakit dan 16 anak di antaranya meninggal dunia.
Wabah difteri dari Jawa Timur 2009 – 2011 menyebar ke Kalimantan Timur, Selatan, Tengah, Barat, DKI Jakarta, menyebabkan 816 anak harus di rawat di rumah sakit, 54 meninggal.
Editor: Ella Syafputri
[Sumber: http://www.antaranews.com/berita/292632/tanya-jawab-kehalalan-dan-keamanan-vaksin?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter ]

Demikianlah yang dapat kami susun, semoga bermanfaat bagi kaum muslimin. amin  yaa rabbal ‘alamin
wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam
Disempurnakan di Lombok, pulau seribu masjid
16 Jumadil awal 1432 H, Bertepatan  8 April 2012
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com
Minggu, 15 September 2013 0 komentar

(Cerita Kembali) Diskusi Parenting "Pentingnya Pendidikan Karakter pada Anak"

Sebelum lupa, jadi malam ini ku tuangkan kembali apa yang sudah ku dapat di diskusi parenting tadi pagi. Maap-maap aje nie materinya kurang runut karena tadi diriku gk bawa alat tulis. Jadi nie modal ingatan aje ye... :p

Seminar kali ini lebih banyak dikhususkan untuk sang Ayah. Kenapa??? karena ayat Al-qur'an dan Hadist paling banyak menyinggung tentang pengasuhan anak adalah hubungan Ayah dengan anak, seperti Q.S Luqman. Apalagi sang pemateri juga seorang Ayah (hehe klo yang ini alasan dari saya). 


Seorang anak itu akan lebih mudah mengikuti jika diberi contoh dibandingkan harus diucapkan. Besarnya pengaruh bila diberi contoh adalah 90% sedangkan jika hanya diucapkan cuma 10%. 

Zaman sekarang ini banyak yang berumur 23 tahun tapi psikologisnya berumur 11 tahun. Jomplang sekali bukan?! Itu diakibatkan orang tuanya tidak punya profil disetiap tumbuh kembang si anak. Misalkan anak usia PAUD/TK orang tua harus sudah punya profil untuk anak mereka yang masih PAUD/TK tersebut. Profilnya seperti Hasan/Husein. Lalu anak yang berumur 10-15 tahun profinya Usamah yang walaupun masih muda punya pemikiran-pemikiran BESAR. Amerika saja batas umur yang dikatakan produktif adalah umur 18 tahun. Artinya apa?! artinya anak umur segitu sudah tidak bergantung dengan orang tua lagi. Jika hidup masih bergantung dengan orang tua maka Negara berhak mengintervensi pola asuh dari orang tua anak tersebut. Jadi setiap orang tua harus punya SOP dalam mendidik anak. Manfaatkan umur 0-15 tahun si anak dalam pembentukan karakternya. 

Oleh sebab itu, asuh lah anak kita dengan Al-qur'an.. Carilah profil 'tuk anak-anak kita dari sahabat-sahabiyah di zaman Rasulullah. Sesungguhnya ini lah yang paling ditakuti oleh bangsa Barat dari kita sebagai umat Islam. Makanya kita dicekoki dengan pola asuh dari hasil pemikiran mereka. 

Ngomong-ngomong soal pembentukan karakter anak. Karakter anak itu bisa didapat secara momentum dan rekayasa. Contoh didapat dari momentum adalah ketika ada seorang tukang parkir dengan peluhnya nya yang membasahi hampir keseluruhan baju seragamnya. Lalu Ayah dan anak lewat depan tukang parkirr tersebut. Disaat itulah moentum Ayah membentuk karakter si anak. Ayah bisa mengatakan "Nak, coba deh lihat tukang parkir itu. Kasihan ya. Dia bekerja keras demi keluarganya. Di bawah panasnya matahari. Hari ini dia dapat uang belum tentu besok dia dapat uang lagi 'tuk makan anak/ istrinya di rumah". Lalu anak pun membalas "iya ya Yah, ya deh. Kita kasih aja dia uang 50 ribu ini kasian tukang parkir itu". Besok-besok lagi setiap ketemu tukang parkir si anak gk akan cuek lagi. 

Contoh yang direkayasa seperti saat sarapan pagi si anak akan mengambil ayam goreng lalu Ayah memegangi tangan anak. Lalu anak akan bertanya "Kenapa Yah?? Aq gk boleh ya makan ayam ini?". Jawab Ayah "Bukannya gk boleh, tapi kamu inget sama mbah yang di kampung gk? kira-kira mbah di sana makan gk ya? bisa makan ayam kayak kita juga gk ya?"
Lalu anak berfikir (proses peng-karakteran terjadi). "Iya ya mbak di sana makan gk ya?? ya udah deh besok kita jenguk mbah yuk Yah!!".

Menanamkan karakter juga bisa melalui membaca bersama anak buka membaca dengan anak. Apa bedanya?? Bedanya jika membaca dengan anak. Sehabis membaca hanya Ayah yang mendapat kepuasaan dari isi buku cerita. Sedangkan membaca bersama anak, Ayah memancing si anak untuk menggali apa yang anak tahu. 

Apa yang paling banyak Ayah tanyakan ketika anak akan berangkat sekolah??????
Pasti rata-rata akan menanyakan"PR nya sudah dikerjakan/ belum???". Seharusnya Ayah menanyakan kondisi perasaannya "Bagaimana perasaan mu hari ini?? Senangkah? sedihkah? marahkah? dsb".  
 

Sesi Tanya dengan Pemateri 

1. Bagaimana caranya mengasuh anak (yang suka berlarian, berisik) saat dibawa ke mushala waktu  Ayah shalat berjamaah di mushala???
          Pertama: Kondisikan pengurus mushala bahwa Ayah akan terus membawa anak ke    mushala sebagai ajang belajar bagi si anak. Sampaikan bahwa hal yang wajar klo anak-anak umur segitu sedang seneng-senengnya berlari-larian. 
              Kedua: Karena Ayah tahu waktu konsentrasi (diam) anak cuma 5 menit, maka Ayah membawa alternatif lain untuk mengalihkan perhatian nya seperti membawa buku-buku kegemarannya, mainan nya dll.

2. Bagaimana cara menjelaskan ke anak yang memasuki usia pubertas ketika ia menyukai lawan jenisnya atau bolehkah ia berpacaran???
         Ortu cukup menjawab dengan singkat dan padat " tidak boleh nak, agama kita melarang". Stop! cukup sampai di situ. JIka dia tidak bertanya lagi cukup sampai disitu gk usah diperpanjang lebar lagi. Kalau besok-besok ia bertanya lagi baru lah Ayah/Bunda masukkan seksologi/ pengetahuan seks (bukan berhubuingan seks) pada anak. Walaupun seharusnya anak sudah dikenalkan ilmu seks sejak umur balita. Seperti pada anak laki-laki. Jika ia memperlakukan "agak kasar" kepada adik perempuannya maka Ayah harus menjelaskan padanya bahwa ia adalah laki-laki ...... Kalau pada anak perempuan contohny bisa seperti cantolkan jilbab instannya itu di dekat pintu utama rumah. Jika ia akan keluar rumah maka Bunda bisa mencegahnya ke luar rumah terlebih dahulu dengan berkata " kakak perempuan muslimah klo keluar rumah harus pake jilbab" Kalo pun ia pas ia sudah di luar rumah lalu melepas jilbab nya dan dilempar ke dalam rumah biarkan. Yang penting ia sudah tahu kalau setiap akan keluar rumah harus memakai jilbab. 

3. Bagaimana caranya agar suami mau bekerjasama dengan istri dalam mengasuh anak???
      Para istri gunakan rumus talk less do more. Berikan saja contoh gk usah banyak menasehati. Karena jika istri ngomong sekali maka suami akan membalas dengan banyak alasan. Seperti membangunkan anak di pagi hari. Bunda singkap sedikit rambut yang menutupi telinga nya lalu ucapkan kalimat-kalimat talbiyah dan bangunkan si anak. Insya Allah suami akan meniru seperti apa yang istri lakukan. 

Berhubung sudah larut malam waktu di lappy menunjukkan pukul 11:40 PM. Diriku cukupkan saja menceritakan kembali materi diskusi parenting tadi pagi. Semoga bermanfaat 'tuk BundAyah dimana pun berada :) 


Pemateri: Irwan Rinaldi 
Ahad, 15 Sep 2013
@Mesjid Sukajadi, Batam 


 



Senin, 09 September 2013 0 komentar

Calon Penghuni Baru di Cluster Daun F-6

Entah karena do'a ku yang diijabah oleh Allah ntah karena mas Her memang lagi membutuhkan. I don't know. Pasalnya akhir-akhir ini diriku pengen banget bisa nge-blog lagi. Menuangkan apa yang ada di fikiran baik itu di blog pribadi maupun di blog dagangan ku kelak :). Alhamdulillah mas Her masang wi-fi di rumah kami.

.....................

Cerita yang berbeda. Sesuai judul di atas, diriku ingin memperkenalkan (calon) penghuni baru di kediaman kami :). Saat aq menulis kan ini kira-kira umurnya sudah 22 minggu.

Ini hasil test packnya
Sewaktu gambar ini diambil, ayahnya Asya lagi di Tg.Pinang. Jadi ngabarinnya via WhatsApp :). Alhamdulillah akhirnya positif juga. Setelah menanti dari bulan Januari 2013 akhirnya Mei 2013 Allah memberikan jawaban.
Sebenarnya dulu nggak pengen buru-buru hamil lagi. Tapi karena ngeliat Asya seneng klo maen bareng ma anak-anak yang lain. Selalu narikin tangan Bundanya biar anterin dia ke tempat temennya. Ya... sudah nggak apa-apa deh biar Asya ada temen nya. Lagian ngelihat tetangga-tetangga di sini yang pada baru lahiran, anaknya masih baby jadi pengen punya baby lucu lagi.Jadinya ku lepasin deh tu suntik KB.

5-6 minggu
Saat USG pertama kali di BMC kehamilan ku sudah memasuki usia 5-6 minggu. Saat itu masih belum mual/muntah. Aku berusaha merubah mind set agar tidak mengalami morning/evening sicknees. Eh nggak tau nya mpe usia kandungan ku yang memasuki 5 bulan rasa mual itu pun masih ada.

19-20 minggu
Memang kehamilan kedua ku ini timbul rasa malas yang sangat. Mulai dari malas makan obat, minum susu, malas masak, malas nyisir rambut, sampe malas 'tuk cek kandungan. Karena sudah tahu kalo rasa mual yang aku alami selama hamil muda pertanda janin ku dalam keadaan sehat wal'afiat. Alhasil, cuma punya foto saat ia berusia 19-20 minggu. Minggu-minggu sebelumnya aku nggak punya. Nggak kayak mengandung Asya dulu. Diriku rajin....... banget minum obat, vitamin, susu, nyisir rambut, pengennya tiap bulan cek kandungan pokoknya rajin banget dah.
Cek terakhir berat badan ku turun 1 kg. Astaghfirullah.... padahal udah mau 5 bulan. Dokter Aad pun menenangkan ku dengan kalimat "Orang hamil nggak musti gemuk. Ni lihat bayi nya malah besar. Berat badannya sudah seperti bayi yang berumur 20 minggu padahal dia belum masuk 20 minggu"
Serrrrrr serasa ada angin segar yang menyapa kegusaran hatiku. Alhamdulillah, AllahuAkbar Maha Suci Allah.
Minggu, 24 Februari 2013 0 komentar

10 INFO TENTANG BAYI


  1. Sekitar usia 3 bulan, bayi mulai menelan air ketuban dan mengeluarkannya kembali sebagai air kencing. Ini untuk melatih sistem pencernaannya. 
  2. Bayi bisa menangis sejak di dalam perut sang ibu. Sekitar usia 3 bulan, pita suara mulai terbentuk dan bayi mulai menangis tetapi dalam diam. 
  3. Awal usia 4 bulan, bayi mulai menerka ruang di sekelilingnya. Dia mulai bermain dengan tali pusarnya, menghisap ibu jarinya sendiri, menendang sekelilingnya dan berputar-putar dalam kantungnya. Tetapi pada umumnya ibu yang baru pertama kali hamil tidak akan menyadari pergerakan bayi hingga usia 5 bulan. 
  4. Ketika usianya memasuki 4 bulan, bayi akan mulai tersedu untuk melatih sistem pernafasan. Bila bayi tersedu, ibu bisa merasakan getaran halus atau denyut halus di perut. 
  5. Pada usia 5 bulan, bayi mulai memberi reaksi kepada bunyi di luar perut ibunya dan akan menutup telinga dengan tangannya sendiri apabila mendengar bunyi kuat. 
  6. Sekitar usia 6 bulan, memori bayi mulai terbentuk dan bayi dapat mengingat dan mengenali suara ibu bapaknya. 
  7. Seperti kita, bayi di dalam perut juga bermimpi pada usia 7 bulan. Aktivitas mimpi ini akan melatih perkembangan otak bayi. 
  8. Apabila otaknya sudah terbentuk, bayi akan dapat merasakan sakit sejak di dalam kandungan. Apabila ibu tertekan atau stres, emosinya juga terganggu dan mempengaruhi perkembangan mentalnya. 
  9. Saat indera perasanya terbentuk, bayi juga dapat merasakan makanan yang dimakan oleh ibunya dan bisa mengerutkan dahinya dan memuncungkan mulutnya sebagai reaksi pada rasa pelik makanan yang dimakan oleh ibu. 
  10. Saat lahir, pertama kali bayi membuka mata, anak matanya akan membesar untuk menampakkan kelucuannya, untuk memikat hati orang di sekeliling, terutama ibu bapaknya.
0 komentar

Materi JR, Ahad 24 feb 2013

Tema: Inspirasi Semangat Muslimah dari Gaza
By: Salim Afillah

Penduduk Palestina sebelum tahun 1995 benar-benar diperbudak oleh zionis, kenapa? karena pada saat itu penduduk Palestina "mencampakkan" Alqur'an maka Allah pun mencampakkan rakyat Palestina. Tapi, begitu seorang yang lumpuh tapi mempunyai hati yang bersih yaitu Syekh Ahmad Yasin melawan zionis Israel bukan dengan senjata melainkan dengan rajin pergi ke mesjid, membaca Alqur'an, membaca tafsir, membaca hadist sebelum melawan Israel. Tentara Israel pun menganggap remeh dengan apa yang dilakukan oleh Syekh Ahmad Yasin. Tapi, begitu rakyat Palestina melakukan amalan itu. Rakyat Palestina pun sekarang bisa berdiri tegak dihadapan para tentara Israel. Rakyat Palestina mendambakan mati Syahid. Para umahat di Palestina menanamkan indahnya syahid kepada anak-anaknya setiap hari. Mereka hidup dalam nuansa Alqur'an.

Urutan ilmu dalam mendidik anak:
  1. Aqidah; ajarkan terlebih dahulu kepada anak akan adanya keberadaan Allah baru mengajarkan kepadanya tentang shalat (sebelum usia  tahun)
  2. Akhlak
  3. Adab; tata krama daerah dia tinggal
 Taqwa terdiri dari 5 perkara:
  1. Muroqobah ; merasa dilihat, dibersamai, diawasi oleh Allah
  2. Mu'ahadah ; mengingat janji kita kepada Allah untuk berhamba kepada Nya
  3. Muhasabah  ; Mengevaluasi diri
  4. Muaqobah  ; berani menghukum diri jika melanggar 
  5. Mujahadah ; berjuang untuk istiqamah di jalan kebaikan 
Berbicara mengenai Muaqobah nabi Sulaiman a.s pernah melakukan nya. Beliau pernah lalai berdzikir kepada Allah di waktu sore. Beliau sibuk dengan ke 700 ekor kudanya. Akhirnya nabi sulaiman menIqob dirinya dengan menyembelih kudanya lalu disedekahkan. Kemudian Allah mengganti kendaraan nya yang semula kuda menjadi angin. subhanallah. 


Sabtu, 23 Februari 2013 0 komentar

Cara Agar Mendapat Anak Laki-Laki

Lakukan hubungan seks dengan pasangan Anda 24 jam sebelum ovulasi (pelepasan sel telur) dan maksimum 12 jam setelahnya. Jangan lakukan di luar periode itu.

Mengapa demikian?

Sperma berisi gen laki-laki (sperma Y) berenang lebih gesit daripada sperma berisi gen perempuan (sperma X), karena sperma Y membawa materi gen yang lebih sedikit. Bila keduanya “diadu” maka sperma Y akan mencapai sel telur lebih cepat. Namun, usia sperma Y hanya tiga hari, sedangkan sperma X lima hari. Usia sel telur hanya 12-24 jam. Bila hubungan dilakukan lebih dari 2 hari sebelum ovulasi, kemungkinan yang masih hidup di rahim tinggal sperma X. Bila hubungan dilakukan 12 jam setelah ovulasi, makan kemungkinan sel telur sudah mati.
Kiatnya memang mudah, namun tidak semudah itu dalam pelaksanaannya karena kesulitan untuk menentukan tanggal ovulasi.

Bagaimana menentukan saat ovulasi?

Bila Anda memiliki siklus menstruasi teratur, waktunya lebih mudah ditentukan. Masa subur Anda kurang lebih 14 hari setelah hari pertama menstruasi, dengan siklus haid Anda 28 hari. Pada masa subur tersebut akan terdapat satu hari di mana sel telur dilepaskan dari indung telurnya (ovulasi). (Silakan menggunakan kalkulator prediksi masa ovulasi untuk memudahkan Anda menghitungnya). Untuk memastikan apakah ovulasi sedang terjadi, berikut adalah tanda-tandanya:
  • Sebelum ovulasi, ada cairan mulut rahim (servical mucus) yang elastis dan bening seperti putih telur.
  • Pada saat ovulasi, temperatur badan Anda saat bangun pagi (basal body temperature) meningkat. Hal ini karena adanya peningkatan hormon progesteron yang mengiringi pelepasan telur.
  • Sakit perut. Satu dari lima wanita mengalami sakit di perut pada bagian bawah perut sebelah kanan pada saat ovulasi. Tingkat rasa sakitnya bervariasi dari hanya ringan sampai seperti ditusuk-tusuk dan berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa jam.
Cara yang paling akurat untuk mengetahui ovulasi adalah dengan menggunakan alat tes ovulasi, yang menganalisis sampel urin guna mendeteksi adanya kenaikan hormon lutein yang khas pada saat ovulasi.

Makanan yang meningkatkan peluang Anda

Agar mendukung aktivitas sperma Y, calon ibu sebaiknya mengkonsumsi makanan tinggi natrium dan potasium serta mengurangi kalsium dan magnesium. Makanan tinggi natrium akan menciptakan lingkungan basa yang cocok bagi sperma Y. Makanan bernatrium dan potasium tinggi antara lain kedelai, pisang dan tomat. Makanan kaya kalsium dan magnesium yang perlu dihindari antara lain brokoli, bayam, dan kerang-kerangan.

0 komentar

Otak Kanan

Ciri-ciri umum anak dominan otak kanan:
  1. Terlambat bicara dibandingkan anak seusianya
  2. Sulit Membaca terutama membaca bersuara
  3. Lebih suka ujian Lisan dari pada ujian tertulis
  4. Tidak bisa diberi tugas yang dibatasi oleh waktu (cepat panik dan tidak selesai).
  5. Kurang suka mengerjakan tugas-tugas yang diperintah melainkan memilih sendiri apa yang ingin dikerjakannya.
  6. Sulit mengeja suku kata
  7. Sulit mengerjakan soal-soal matematika logika/rumus-rumus terkadang lebih mudah soal cerita atau perlu dengan asosiasi atau contoh-contoh nyata.
  8. Sering memandang ke atas dan terlihat seperti melamun (Terbengong/day dreaming).
  9. Pada saat berpikir bola matanya bergerak-gerak
  10. Kurang suka mencatat (karena proses mencatat menghambat proses visualisasi)
  11. Sering membaca terbalik-balik
  12. Sulit membedakan huruf d dan b.
  13. Cenderung lebih suka membuat gambar-gambar.
  14. Sering membaca melompat dan beberapa kata tertinggal atau terlompati.
  15. Bisa membaca dari belakang atau dengan urutan terbalik
  16. Jika berbicara tidak runtut dan sistematis.
  17. Sulit mengungkapkan keinginannya dalam bentuk kata/kalimat.
  18. Cenderung sensitif dan sangat emosional.
  19. Sering bicara tidak nyambung dengan pertanyaan.
  20. Cepat hafal tempat/lokasi dan rute perjalanan.
  21. Kadang suka berkhayal dan menceritakan fantasinya
  22. Konsentrasi rendah pada pekerjaan yang kurang disukainya.
  23. Konsentrasi tinggi dan lama pada hal-hal yang menarik minatnya.
  24. Lebih suka benda/buku yang berwarna-warni
Cara Bekerja otak kanan:
  1. Kreatif - Ingin mengetahui hal-hal baru dan menemukan cara-cara baru yang tidak konvensional, melihat alternatif solusi dari berbagai permasalahan.
  2. Spasial Tiga Dimensi, mampu melihat dan membayangkan sesuatu secara tiga dimensi - Bisa melihat dari kanan ke kiri, atas ke bawah dan sebaliknya. serta membolak balik huruf, angka dan gambar.
  3. Memori Fotografi - mampu merekam informasi dalam bentuk gambar-gambar baik dalam bentuk diam atau seperti film yang bergerak. Memiliki papan layar di otaknya.
  4. Art - melihat sebuah pekerjaan sebagai proses seni yang mengandalkan rasa dan estetika yang sering kali tidak bisa dibatasi oleh waktu dan bekerja berdasarkan inspirasi dan mood.
  5. Deduktif - terlebih dahulu harus melihat gambaran besarnya atau hasil akhirnya baru bergerak menyusun langkah demi langkah dan tahapan prosesnya.
  6. Random - Menyusun dan mengolah informasi secara acak, sehingga penyampaian informasinyapun cenderung tidak sistematis.
  7. Visual - Bekerja dalam bentuk gambar; sering kali sulit menuangkan ide gambarnya tersebut kedalam kalimat atau kata-kata yang dipahami.
  8. Global - Lebih menyukai gambaran umum dan kurang menyukai hal-hal detail.
  9. Mind Mapping - Lebih suka dan gampang menulis dalam bentuk pola gambar seperti peta.
  10. Model Estetika - Menilai sesuatu berdasarkan cita rasa dan estetik seni bukan fungsi dan kegunaan.
  11. Moody - Kemampuan berpikir dan bekerja yang sangat dipengaruhi oleh Emosional dan perasaan.
  12. Spontan - Melakukan hal atau sesuatu secara spontan berdasarkan dorongan emosional sesaat. Sering melakukan tindakan dan mengambil keputusan diluar rencana
  13. Picky Job - Hanya mau mengerjakan hal-hal yang menarik perhatiannya. Tidak mudah di suruh/diperintah.
  14. Un limited time - Jika sudah asyik terhadap satu bidang lupa waktu.
  15. Konklusif - Menarik kesimpulan umum dari kepingan-kepingan informasi.
  16. Eksekusi 2 langkah - Merekam informasi baru memaknainya.
  17. Inspirational - bekerja berdasarkan datangnya inspirasi bersifat dadakan dan tidak terencana.
Perbandingan Kerja Otak Kiri dan Kanan:

  1. Simbol vs Gambar
  2. Runtut/Sekuen vs Acak/Random
  3. Logika vs Kreatif/Seni
  4. Detail ke Global vs Global ke detail.
  5. Setahap demi setahap vs Langsung
  6. Proses then memori vs memori then proses.
  7. Duplikasi vs imaginasi.
  8. Teratur vs acak dan melompat-lompat.
  9. Analisis mengurai vs Analisis Kesimpulan.
  10. Tenggat Waktu vs Bebas Waktu.
  11. Rencana vs Inspirasi.
  12. Objek Hitam Putih vs Objek yang berwarna warni
Perbedaan Kombinasi Kontinum Otak dan Indera dominan

  • Otak Kiri dengan sensori Visual - Cenderung Diam, Tegas, Berpikir Runtut, Logika bagus.
  • Otak Kiri Auditori - Cenderung Bicara, Suka berdebat, Logika bagus, cepat menghafal.
  • Otak Kiri Kinestetik - Cenderung diam, Lincah bergerak, Berpikir runtut, logika bagus.
  • Otak Kanan Visual - Suka menghayal, kuat mengingat, cenderung diam, sulit mengeja, suka menggambar, kurang suka mencatat.
  • Otak Kanan Auditori - Suka bicara, Bicara acak, Bicara khayalan, suka berhandai-handai, sulit mengeja tapi suka bicara.
  • Otak Kanan Kinestetik - Cenderung diam, terus bergerak, bergerak tak beraturan, sering melakukan hal-hal yang penuh resiko, pandai membuat sesuatu karya tangannya
Membantu Anak Otak Kanan belajar:

  1. Temukan minatnya dan mulai mengajari apapun melalui hal yang menarik minatnya. Jika ia suka mobil bicaralah mulai dari mobil dsbnya.
  2. Jika ia ingin belajar sambil bergerak-gerak maka ijinkanlah ia malakukan itu.
  3. Jelaskan untuk apa kita harus mempelajari sesuatu agar dia bisa melihat gambaran besar dan tujuan akhirnya.
  4. Gunakan alat peraga dan contoh-contoh ilustrasi untuk mengambarkan apa yang sedang anda jelaskan misalnya konsep tambah, kurang dan bagi.
  5. Latihlah kecepatan untuk Visualisasi dan kemampuan merekam gambar .

  • Latihan tahap dasar visualisasi; misalnya membayangkan sebuah aktivitas yang dilakukan seperti; berangkat ke sekolah, mengerjakan sesuatu dirumah dsb, persis seperti proses hipnoteraphy. Bayangkan kamu sekarang malangkah menuju lemari es, bayangkan sekarang kamu buka, tolong ambilkan mama jeruk dan susu, kemudian tuangkan susunya kedalam gelas, bawa gelas berisi susu dan jeruk itu ke kamar mama. Jika anak anda sudah bisa mengulangi prosesnya secara runtut artinya dia sudah mulai terlatih kemampuan visualisasinya.
  • Latihan tahap lanjutan visualisasi mengingat gambar; Minta dia melihat gambar dan anda sebutkan namanya; minta ia memejamkan mata; tanya apakah gambar itu sudah muncul di bayangan pikirannya.
  • Latihan Lanjutan Visualisasi mengingat Angka dan urutannya, Latihan ini dimulai dengan mengingat angka 1 s/d 10 satu demi satu, perlihatkan gambar angka 1 s/d 10 satu persatu, kemudian setelah ia berhasil mengingatnya minta anak anda untuk mengurutkan dari depan kebelakang, setelah itu minta ia mengurutkannya dari 10 ke 1, jika berhasil maka dia sudah mulai terlatih untuk menggunakan kemampuan unggulnya.
  • Latihan Lanjutan Visualisasi mengingat Huruf dan urutannya, Latihan ini dimulai dengan pengenalan huruf satu demi satu; dengan metode mata terpejam, apabila ini sudah terekam maka mintalah anak anda untuk mengurutkan 10 huruf pertama dari depan dan dari belakang. Terus berlanjut.


Otak belahan kiri melakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan :

  • Logika,
  • Analisis,
  • Kuantitatif,
  • Fakta,
  • Rencana,
  • Organisasi,
  • Detail / terperinci,
  • Sekuensial.
Hal lain yang dilaksanakan belahan kiri

  • kemampuan matematika,
  • berpikir sistematis
Sabtu, 16 Februari 2013 0 komentar

Emang Situ Siapa?

Mohon dikoreksi jika pendapat saya ini salah. Tadi sore Metro TV menayangkan acara yang membahas analogi permainan catur dalam arti yang sebenarnya dengan permainan catur dalam perpolitikan di Indonesia terutama. Anda pasti pernah melihatkan acara di Metro TV yang menayangkan pilihan pemirsa terhadap berita yang kemudian dilanjutkan dengan memberikan komentar terhadap berita tersebut. Waktu itu si penelepon mengomentari tentang persepak bola-an di Indonesia. Isi komentarnya semua tentang keburukan dari sistem organisasi yang menaungi persepak bola-an di Indonesia. Menjelek-jelek kan "Indonesia".

Huft... Dia kira selama ini dia hidup dari negara mana?
Dia pikir selama ini dia tinggal di mana?
Dia pikir selama ini dia mendapat pendidikan di mana?
Dia pikir selama ini dia menghirup udara di mana?
Dia pikir ..... dia itu siapa?

Terus terang saya nggak setuju jika ada yang menjelek-jelek kan Indonesia. Seperti mengeluarkan kalimat "Manusia Indonesia manusia jam karet", "Hanya di Indonesia aja orang-orangnya yang suka berlama-lama duduk di warung kopi, coba kalau di Jepang gk tuh yang kayak gitu, buang-buang waktu". "Orang Indonesia paling males ngantri, paling males buang sampah di tong sampah" dll.

Ya ampun pengen diketok aja nie orang. Negara nya sendiri dijatuhkan. Emang situ siapa?
Jumat, 15 Februari 2013 1 komentar

Bakwan Jagung Lembut

Aku termasuk penyuka jagung. Ternyata kesukaan ku tersebut menurun ke Asya. Kalau beli martabak manis hampir selalu memilih isian jagung. Suatu ketika aku membeli lauk 'tuk makanan di rumah. Karena stok gas yang 3kg habis di pasaran. Alhasil beberapa hari aku nggak bisa masak dan mesti membeli lauk. Pilihan ku jatuh pada tempat makan masakan Jawa. Selain enak lumayan murah juga harganya. Porsinya pun pas lah 'tuk makan satu hari. Yang punya warung makan orangnya baik. Pas pula waktu itu beliau sedang menggoreng bakwan jagung. Beliau menyodorkan bakwan tersebut. Semula menolak karena aku mungkin masih curiga dengan Ibu ini. Difikiran ku jangan-jangan ini cuma taktik biar aku datang lagi-datanglagi- dan datang lagi ke warung ini. Tapi nggak bisa menolak juga takut dibilang anak yang nggak sopan-nggak menghargai pemberian orang tua. Dengan ragu-ragu ku gigit bakwan tesebut......
mmmmmm enak.... lembut... ^_^
Sejak saat itu diriku pengen banget buat bakwan jagung seperti itu. Asya pun kelihatan nya juga suka. Mulai searching-searching resep bakwan jagung di google.Setiap dicoba nggak pernah sama hasilnya dengan yang buatan Ibu itu. Hingga suatu hari aku pun inisiatif mencampur adonan dengan tepung maizena 1 sdm aja. Dan taraa... Alhamdulillah bakwan ku bisa lembut nggak sekeras bakwan biasanya. Berikut resep nya :D

BAHAN :
  • 3 buah jagung manis diserut (sebagian di tumbuk kasar, sebagian dibiarkan bulat2)
  • 1 butir telur ayam
  • 3 - 4 sdm terigu segitiga
  • 1 sdm tepung maizena
  • Seledri cincang
  • 1 batang daun bawang (diiris agak tipis, baru dicuci biar lendirnya keluar)
  • 100 gr udang kupas (hanya pelengkap)
BUMBU HALUS :
  • Garam secukupnya
  • 3 - 4 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah
  • 1 butir kemiri
  • 1/4 sdt ketumbar
  • 3 buah cabe merah (jika suka), ditumbuk kasar
CARA MEMBUAT BAKWAN JAGUNG :
  1. Campur jagung, bumbu, telur, seledri, daun bawang, terigu, tepung maizena, udang jadi satu.
  2. panaskan minyak goreng. ambil adonan 1 sdm trus masukan ke minyak panas
  3. goreng hingga matang (coklat kekuningan).
Rabu, 13 Februari 2013 0 komentar

Aku bukan Wanita yang Kuat

Nggak terbayang sebelumnya kalau menjadi seorang Ibu membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Dulu semasa gadis aku beranggapan bahwa aku akan pintar dalam mengontrol emosi jika berhadapan dengan anak-anak ku kelak. Tapi ternyata berbeda, serasa darah naik ke kepala. Berkali-kali istighfar tapi begitu mendengar rengekan Asya yang menjadi-jadi membuat ku kadang-kadang tidak bisa menahan emosi untuk bersuara lebih tinggi. Memang benar kalau menjadi Ibu Rumah Tangga itu stress nya lebih tinggi dari pada tingkat stress seorang wanita yang bekerja di luar rumah. Capek....
Kerjaan rumah dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi nggak ada habisnya. Apalagi kalau ada konflik dengan suami. Makin nggak sabar dalam menghadapi anak. Kadang aku berfikir enaknya kehidupan sebelum menikah. Mau tidur bisa kapan aja. Nggak perlu bangun setiap saat karena mendengar anak merengek minta susu. Mau pergi ke luar rumah bisa bebas ke sana kemari tanpa membawa tentengan yang beratnya lebih dari 3kg. Kalau capek kerja di kantor pulang tinggal makan.
Masya Allah...
Walhamdulillah...
Aku masih punya suami yang masih sehat, muda dan kuat. Jadi bisa berbagi dalam tugas rumah tangga. Allah Maha Tahu dengan keadaan hambaNya. Allah tahu kalau aku bukan termasuk wanita yang kuat dalam menanggung beban mengurus rumah dan tetek bengeknya.
Sabtu, 26 Januari 2013 2 komentar

Cerita dalam Seminggu

Dalam satu minggu ini ada banyak kejadian yang banyak menginspirasi dan membangkitkan emosi diri. Dari acaranya ustadz Yusuf Mansyur sampai saat saya akan menulis di blog ini.

Saya suka dengan Ust. Yusuf Mansyur, penampilan nya nggak heboh macam U.J. Nggak penuh sensasi macam ust. Slmd, nggak gemulai macam ust.Mulna. Masya Allah....
Acara YM kemarin guest star nya ustadzah Irene Handono. Ustadzah itu tetep dari dulu selalu menginspirasi 'tuk yang lain. Saya salutnya dengan rasa ingin tahu nya yang tinggi terhadap agama Islam. Diriku aja belum tentu bisa sekritis beliau dalam memaknai agama ini. Beliau mengalami keajaiban sehabis shalat subuh sejak saat itu beliau tidak pernah lalai dalam menjalankan shalat terutama shalat subuh. Dan beliau mengakui bahwa beliau sangat menyukai dan menanti-nantikan saat shalat. Subhanallah...
Berhubung udah masang "oke vision" jadi alhamdulillah TV kami nggak banyak semut lagi hehe :D dan yang pasti jadi banyak pilihan channelnya. Salah satu channelnya "MNC Muslim". Nah ust. Yusuf nongol deh disitu. Tetep menginspirasi, Beliau mengungkapkan bagaimana cara bisa umroh dengan hanya modal 2jt. Cetarr bgt nie ustadz.

Pas tanggal 24 Jan '13 kemarin PKS Batam ada acara safari Dakwah di asrama haji Batam Center. Alhamdulillah ust. Luthfi yang sekaligus presiden nya PKS bisa hadir. Orasinya yang menggugah (bagi yang mendengarkan) mengembalikan semangat ku lagi dalam mengkampanyekan PKS di lingkungan terdekatku. Ehem termasuk ke tetangga yang sekarang. Sudah kebayang aja bendera PKS tertancap di depan rumah, sama seperti lima tahun yang lalu.

Mungkin orang yang sudah mengenal saya akan menilai bahwa saya termasuk orang yang cuek. Saya akui itu, tapi hanya sedikit yang tahu bahwa saya cuek di luar tapi diam-diam kekal dalam menyimpan kritikan atau celaan orang lain dalam hati alias suka dibawa pikiran. Apalagi jika kritikan atau lebih tepat lagi prasangka buruk yang diucap oleh orang yang saya tua kan, yang saya hormati. Ya Allah... sakit banget hati ini. Beliau berprasangka tanpa mau tabayyun dengan saya. Lebih parah lagi beliau sudah menyampaikan ke orang lain. Saya coba memaklumi karena sejak dulu pun beliau gampang menilai buruk orang lain.

Malamnya saya nonton "Bukan Empat Mata edisi Maulid Nabi". Semula nggak mau nonton karena ada ustadz yang penuh sensasi. Tapi ternyata ada guest star lain namanya Ust. Danu. Cukup menarik eh menarik banget malah bahasan tentang ilmu beliau. Beliau bisa memberikan terapi pengobatan dari merunut amalan-amalan si pasien. Salah satu yang bisa saya ambil bahwa penyakit yang sekarang kita alami yang tidak kunjung sembuh bisa jadi karena akumulasi perbuatan-perbuatan buruk yang dilakukan pada masa lampau.

Menyambung soal "kecuekan" saya. Bu-dhe depan rumah mamak dengan spontan (mungkin) melontarkan perkataan kalau saya itu ibu yang cuek. Beliau berkata itu depan mamak saya. Saya waktu itu ada di dalam rumah tapi masih mengintip di balik jendela. Dan lebih sakit hati lagi perkataan itu di iyakan oleh mamak. Ya Allah.... pengen nangis dibahu nya mamas. Pengen minta mamas cepet pulang dari Bandung biar saya nggak perlu nginep di rumah Bengkong. Inilah kalau sudah menikah tinggal dengan orang tua. Ada aja yang salah dalam mendidik anak. Yah...coba bersabar dan (lagi) memaklumi dengan apa yang dilakukan orang tua saya. Namanya nenek dan atuk sangat memanjakan cucunya. Cucu satu-satunya lagi. :D

Nah ini dia yang terakhir. Sebenarnya malu juga mau diungkapkan di blog ini. Jujur saya masih suka nonton film Bollywood hehe :p. Tapi tidak sesuka seperti dulu yang sampai mengoleksi DVD nya.
Kalau tidak salah judul film yang saya tonton tadi "Dadhkan". Cerita awalnya kurang lebih si wanita dinikahkan oleh ayahnya dengan seorang pria yang tidak dicintai oleh wanita tsb. Karena wanita tersebut sudah punya pacar. Trus apa dong istimewanya? hehe
Ceritanya itu lho romantis. Si wanita dan pria tersebut jatuh cinta setelah menikah hingga tahun ke tiga pernikahan mereka pun mereka masih tetap romantis. Pria itu tidak malu mengungkapkan rasa kagumnya terhadap istrinya yang semakin cantik. Yah....kira-kira begitu lah ceritanya. Benang merahnya kenapa film ini berkesan. Saya membandingkan sewaktu dulu sebelum merried saya menonton film Bollywood melihat adegan romantis biasa-biasa aja atau malu 'tuk melihatnya. Tapi sekarang begitu melihat adegan romantis gitu jadi pengen ma suami. Jadi pengen si Mamas seromantis itu. padahal dulu sebelum menikah paling nggak suka dan merasa aneh kenapa banyak perempuan yang suka dengan lelaki romantis. Tapi begitu menikah, ternyata romantis itu indah. Kalau kata iklan "Bikin Hidup lebih Hidup". Tapi jujur saya belum bisa menunjukkan keromantisan yang pas di depan suami alias ja-im hehehhe biasa lah cewek :p.


Senin, 01 Oktober 2012 0 komentar

Dari Cintamu BundAsya

Selamat hari jadi Mamas ku sayang.....










Rabu, 01 Agustus 2012 1 komentar

Bedah Buku nyang kemaren

Berhubung jeung Nurul Azizah minta saya re-writting kan materi bedah buku yang kemaren saya ikuti jadi saya "iya" kan saja lah apa maunya anak itu :p. Sekalian mencoba melatih kembali nie otak setelah sekian lama "ditidur-kan" dari pikiran-pikiran yang berat. 

Bahagianya Merayakan Cinta ya itu lah nama buka yang kemaren dibedah oleh penulis nya langsung. Pertanyaan awal yang dilempar oleh si penulis adalah ada berapa di sini yang belum menikah. ciyee biasa lah yang belon menikah pada senyam-senyum cung kan tangan. Yah... intinya nie ilmu bukan 'tuk yang udah nikah aja tapi yang belon nikah pun boleh tahu. 

Menarik memang penjelasan yang disampaikan oleh mas Salim (red:penulis). Beliau langsung memberikan contoh dengan kehidupan sehari-hari. misalnya banyak orang bila mendo'akan sepasang pengantin baru dengan do'a "semoga bahagia selalu dan dikarunia-i banyak anak". Menurut kamyu bagus-bagus aja kan do'a itu. Tapi coba deh diteliti lagi do'anya. Apa ada hidup berumah tangga selalu bahagia. Apa enak selalu bahagia tapi tidak berujung dengan kebaikan?. Hidup berumah tangga itu pasti ada suka dan duka. Allah memberikan duka agar suami/istri menjadi lebih baik, begitu pun dengan suka.
Kata orang banyak anak banyak rezeki. iya kalo semua anak-anak nya solih/solihah yang bisa berujung pada kebaikan. Nah kalo semua anak-anak nya (maaf) bejat  apa jadinya?
Jadi do'akan lah pengantin baru itu dg do'a barokallahulaka wabaroka'alaika wajama'a baina kuma fi khoir... Do'a ini lebih bagus dari segi makna nya yaitu keberkahan alias kebaikan.

Berkah nya rumah tangga itu bisa dilihat dari sakinah, mawaddah dan warahmah nya RT itu. 

Dari sini bisa dijabarkan bahwa sakinah itu:
-Dengan kehadiran suami/istri terhindar dari yang haram
-Agar berhasil membangun satu ikatan jiwa 

       ex: sang suami pergi tapi hp nya ketinggalan di rumah,  eh si istri SMS minta dibelikan gudeg. Sorenya suami pulang tapi sebelum pulang tiba-tiba sang suami pengen (aja) beli gudeg. Tiba di rumah si suami mendapati SMS di hp nya yg berisi "Sayang belikan gudeg ya... :) luv U".
hihihi itu bukan telepati lho tapi ini yang dikatakan
satu ikatan jiwa.
-Supaya merasakan kecenderungan kpd suami/istri 
        ex: dulu sewaktu bujang apa aja bisa kita beli slm masih ada uang. Sekarang pengen beli gadget, inget yg dirumah.
-Supaya merasakan ketentraman hati dengan suami/istri


Penjelasan ttg mawaddah n warahmah nya gk nyatet karena terpesona dg ulasan-ulasan nya :p.


Mas Salim memberikan beberapa rahasia yang dimiliki seorang wanita maupun pria, berikut apa2 saja rahasianya:
1. Menurut penelitian ternyata neuro tasking ato apalah namanya saya lupa pada wanita lebih banyak daripada laki-laki. Ini terbukti wanita bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu daripada laki-laki.
contoh: Seorang ibu RT bisa memasak, mencuci piring, mencuci baju, menyapu rumah dsb dalam satu waktu sedangkan untuk para suami hanya bisa melakukan satu persatu alias fokus

2. Laki-laki ato suami dambaan seorang istri adalah suami yang mau menjadikan bahu nya sebagai sandaran utk menangis bagi sang istri dan mau mendengarkan curhat sang istri jika lagi ada masalah. Berbeda dengan laki-laki. Tipikal laki-laki adalah jika punya masalah maka laki-laki tersebut akan diam lalu merumuskan masalah barulah setelah selesai masalahnya diceritakan ke orang lain.
3. Lupa ..... :D




Senin, 20 Februari 2012 1 komentar

"Apa yang Anda Fikirkan ?"

"Apa yang Anda Fikirkan ?"

Kalimat di atas pasti sudah sering terbaca atau bahkan tidak terbaca lagi karena saking sering nya update status di jejaring sosial ini. Ya jejaring sosial itu bernama Facebook atau FB.
Segala macam jenis isi tulisan ada di situ. Dari yang berisi sepele hingga yang berisi nasehat, jualan (hehehe termasuk saya) serta info-info terbaru yang terjadi di dunia.

Jujur saya pun termasuk yang pernah menulis status yang tidak penting atau sepele. Padahal sebelum punya akun di FB, saya termasuk orang yang heran dengan orang-orang yang menuliskan hal-hal sepele di FB. Tapi, setelah punya FB hal seperti itu sulit untuk dihindari :D (membela.com)

Ada beberapa sahabat yang "curhat" atau "mengingati" teman-teman facebookers agar tidak menulis hal-hal yang tidak penting di FB. Awalnya saya merasa kalau saya termasuk yang "ditegur". Lalu saya pun mencoba 'tuk tidak melakukannya. Tapi belakangan saya baca lagi tulisan yang di atas ""Apa yang Anda Fikirkan ?" saya jadi berfikir (bukan bermaksud membela diri) terserah yang menulis FB donk! toh, perintah di sana jelas-jelas tertulis apa yang anda fikirkan?. Jika saat itu si Fulan berfikir bahwa dia sedang galau lalu dia tulis status bahwa dirinya galau. Bukan salah dia kan?!

Internet merupakan dunia maya yang tidak punya batas ruang, dan waktu. apa pun bisa ditulis di sana.
Senin, 16 Januari 2012 0 komentar

Menerbitkan Jurnal Perkembangan Untuk Anakk Sendiri

Apa moment paling menarik berkaitan dengan tumbuh kembang si kecil? Pertama kali ia memperdengarkan tangisnya? Peristiwa sejarah tepat pada tanggal kelahirannya? Pertama kali ia memanggil Anda Bunda/Ayah? Di waktu syukuran hari lahirnya yang pertama? Banyak sekali kenangan yang tercipta oleh kehadiran sang buah hati. Mengapa Anda tidak menyusun sebuah jurnal kreatif perkembangan buah hati Anda? Setiap perkembangan baru yang dicapai sang anak tentu dapat dijadikan pegangan bagi orang tua maupun pengasuh dalam membesarkan buah hati.

Jurnal pendidikan anak dapat berupa buku diari yang banyak dijual di pasaran sehingga tinggal mengisi halaman sesuai dengan yang diminta, bisa juga berupa portofolio kumpulan beberapa kreatifitas orang tua tentang perkembangan anak (dapat berupa foto, gambar, potongan rambut, catatan medis dari dokter, dan lain sebagainya). Dalam hal ini orang tua dapat menguji kreatifitasnya setinggi mungkin, sehingga kelak catatan-catatan perkembangan anak tersebuut dapat menjadi rujukan apabila anak mengalami masalah dengan gangguan fisik maupun psikologisnya. Jurnal perkembangan anak sengaja diterbitkan terutama untuk kepentingan anak itu sendiri, sebagai rekaman perkembangan dan pertumbuhan anak maupun sebagai salah satu buku biografi bagi anak anda.

Berikut beberapa contoh untuk mengisi jurnal perkembangan buah hati anda, semoga bermanfaat.

Pohon keluarga, bermanfaat untuk mengenalkan anak tentang garis keturunan keluarganya, bagaimana pun jurnal ini akan sangat menarik untuk dibaca anak Anda di masa depan. Anak kecil akan selalu mudah tertarik untuk melihat-lihat foto keluarganya, siapa pamannya, siapa tantenya, siapa sepupunya, dan seterusnya.

Kartu ucapan kelahiran, mengumpulkan kartu-kartu ucapan selamat atas kelahirannya dalam sebuah jurnal akan membuat ia senang bahwa begitu banyak sanak saudara yang mengharapkan dan juga mendoakan banyak-banyak kebaikan untuknya.

Foto anak dari waktu ke waktu, ada kalanya mencetak foto lebih mengenangkan daripada hanya menyimpannya dalam komputer. Anak akan takjub dirinya tumbuh dari kecil menjadi besar, dari pendek menjadi lebih tinggi, juga dari tidak ompong menjadi memiliki gigi.

Potongan Berita Koran di hari istimewanya, seperti di hari lahirnya, di tanggal lahirnya setiap tahun, atau saat sang anak pertama kali bisa membaca. Anak akan bahagia memiliki moment penting dalam hidupnya bertepatan dengan cetakan baru sejarah dunia.

Tabel pertumbuhan, merekam pertumbuhan fisik juga tidak boleh terlupakan. Selain sebagai simpanan kenangan bagi si anak, catatan pertumbuhan/perkembangan fisik bermanfaat sebagai rekam medis pribadi yang sewaktu-waktu dapat menjadi rujukan di saat mengalami gangguan perkembangan yang tidak dikehendaki. Dokter yang memeriksa sang buah hati pun menjadi terbantu dengan adanya rekam pertumbuhan tersebut. Tabel pertumbuhan antara lain, tabel pertumbuhan gigi, tinggi, berat, perkembangan motorik, dan lain sebagainya. Termasuk rekam medis yang diberikan dokter saat orang tua mengontrol kesehatan anaknya.

Serba Pertama, berisi catatan atau potongan-potongan moment tentang apa yang dilakukan anak untuk pertama kalinya, seperti pertama kali tumbuh gigi, pertama kalinya tertawa terkekeh, pertama kalinya menyebutkan sebuah kata, dan lain sebagainya. Dan rekaman ini pun dapat berupa tulisan, foto, gambar, atau potongan barang yang anak buat.

Masih banyak hal penting dan unik yang bisa orang tua masukkan ke dalam jurnal perkembangan anak ini, dan sekali lagi, ini hanyalah masalah kreatifitas masing-masing orang tua. Anda dapat berpikir yang lebih unik lagi dari ide-ide di atas. Nah, selamat berkreasi!


http://www.fimadani.com/menerbitkan-jurnal-perkembangan-untuk-anak-sendiri/

0 komentar

Mendidik Buah Hati Menjadi Anak Super

Anak, adalah amanah dari Allah yang harus dijaga dan dididik dengan baik. Mendidik anak menjadi anak luar biasa dan super bukanlah tanpa usaha, ia tidak bisa diperoleh dengan cara yang instan, apalagi anak adalah “aset” paling berharga yang tak akan pernah tergantikan. Tentunya kita juga tidak ingin kehilangan “aset” berharga itu begitu saja. Proses pendidikan anak itu bahkan bisa dimulai sejak sebelum pasangan bertemu.

Mencoba sedikit share tentang bagaimana mendidik anak agar menjadi anak yang super. Ilmu ini saya peroleh dari seorang motivator, Jamil Azzaini.

Mendidik anak bisa dimulai dari memilih pasangan. Kriterianya mentalitas dan spiritualitas yang baik. Ada orang yang mentalitasnya baik tapi spiritualitasnya kurang. Sebaliknya ada orang spiritualitasnya baik tapi mentalitasnya kaku dan sulit beradaptasi. Jadi pilihlah pasangan yang mentalitas dan spiritualitasnya baik dan siap untuk terus ditingkatkan. Jika Anda sudah memantapkan pilihan untuk pasangan hidup, terimalah ia apa adanya, jangan menuntut kesempurnaan.

Ketika pun Anda telah menikah dan kemudian sang istri hamil, pastikanlah makanan & minumannya halal dan sehat, aktivitasnya positif. Saat istri melahirkan sebaiknya suami berada di sisinya untuk mendampingi, pujilah nama-Nya di telinga anak dan istri. Berilah nama anak dengan nama terbaik. Ingat nama adalah doa dan pastikan dia tidak malu bila kelak dipanggil.

Sentuhan kulit secara langsung dari orang tua kepada anak ketika masih bayi dan baru lahir sangatlah penting. Gendonglah, ciumlah, peluklah saat mereka bayi. Kualitas dan kuantitas bertemu langsung itu penting.

Ketika sang anak sudah beranjak besar, jangan biarkan anak-anak menghabiskan waktu di depan TV dan lebih banyak bermain dengan pengasuhnya. Pastikan Anda bisa hadir saat momen penting seperti pembagian rapor atau pertunjukan di sekolah atau saat kompetisi.

Temukanlah bakat anak kita dan kembangkanlah, temani mereka, berikan hadiah saat mereka berprestasi. Jika mereka melakukan kesalahan, ajaklah bicara empat mata. Jangan marahi anak di depan teman-temannya atau orang lain. Dengarkan saat mereka bercerita, jangan sambil main BB atau HP. Tatap matanya dan berikan respon yang tepat. Kenalilah teman anak-anak kita, sekali-kali ajaklah mereka berenang bersama atau main bersama, dan kita menemaninya. Jangan biarkan anak sibuk di depan benda elektronik, perbanyak berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.

Menjelang tidur berceritalah pada mereka dengan cerita-cerita yang mengandung nilai kehidupan. Jangan ajari anak hanya menghafal doa tapi tidak tahu maknanya. Biasakan mereka memahami apa yang mereka ucapkan.

Saat anak sudah remaja, adakan forum Curhat Keluarga dan biarkan mereka mengeluarkan uneg-unegnya. Ajari mereka berargumentasi yg sehat, saat beda pendapat carilah pendapat yang terkuat untuk jadi pegangan. Saat remaja perlakukan mereka seperti sahabat kita. Ajak diskusi, ajak ketemu teman-teman kita.


http://www.fimadani.com/mendidik-buah-hati-menjadi-anak-super/

0 komentar

Khasiat Hebat Buah Pisang

Jangan menyepelekan khasiat buah pisang. Selain menjadi favorit sebagian besar atlet lokal maupun internasional, karena mengenyangkan tapi tak membuat gemuk, pisang juga sangat berkhasiat bagi kesehatan serta kecantikan.

Buah ini tak hanya mudah di cerna, tapi juga mengandung 9 kandungan gizi dan mengembalikan energi. Dibanding buah lain, pisang memang cenderung mudah dinikmati karena tidak perlu lagi diolah.

Asal tahu saja, sebuah pisang yang matang akan mengandung 99 gram (gr) kalori, 1,2 gr protein, 0,2 gr lemak, 25,8 miligram (mg) karbohidrat, 0,7 gr serat, 8 mg kalsium, 28 mg fosfor, 0,5 mg besi, 44 RE vitamin A, 0,08 mg vitamin B, 3 mg vitamin C dan 72 gr air.

Namun untuk mendapatkan manfaatnya, Anda perlu cermat memilih. Pasalnya hanya pisang yang matang saja yang dapat mengubah gula darah menjadi glukosa alami, serta cepat diabsorsi ke dalam peredaran darah.

Ciri-ciri pisang yang matang, adalah pisang yang kulitnya berwarna hijau kekuning-kuningan dengan bercak cokelat atau kuning. Semua kandungan dalam pisang matang tersebut, akan memberikan beberapa manfaat kesehatan, terutama bagi:

1. Sumber Tenaga

Pisang dapat dicerna dengan mudah, sehingga gula yang terdapat di dalamnya akan diubah menjadi sumber tenaga yang baik untuk pembentukan tubuh, kerja otot dan juga sangat bagus untuk menghilangkan lelah.

2. Ibu Hamil

Wanita yang tengah hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi pisang, karena mengandung asam folat tinggi yang penting bagi kesempurnaan janin, pembentukan sel-sel baru dan mencegah terjadi cacat bawaan.

Sebuah pisang matang, akan mengandung sekitar 85-100 kalori. Sehingga dengan memakan dua pisang segar, kebutuhan asam folat yang sekitar 58 mikrogram dapat terpenuhi. Di samping itu pisang akan membantu menjaga kadar gula darah yang dapat mengurangi morning sick, sehingga pisang sangat baik untuk cemilan ibu hamil.

3. Penderita Anemia

Kandungan zat besi yang cukup tinggi pada pisang, dapat menstimulasi produksi hemoglobin dalam darah bagi penderita anemia. Dua buah pisang sehari, sangat baik untuk penderita anemia.

4. Penderita Sakit Maag

Sebagai buah yang dapat dikonsumsi langsung, pisang tak membuat iritasi atau kerusakan usus bagi penderita maag. Buah ini sering digunakan untuk melawan penyakit usus, sebab teksturnya lembut.

Pisang juga dapat menetralkan kelebihan asam lambung dan melapisi perut sehingga mampu mengurangi iritasi. Bagi yang mengalami penyakit usus atau kolik akibat asam lambung, Anda dapat mengkonsumsinya dengan di campur pada segelas susu cair.

5. Penderita Penyakit Lever
Bagi penderita lever, dua buah pisang sehari dengan tambahan satu sendok madu, akan baik untuk menambah nafsu makan dan meningkatkan kuat.

6. Penderita Luka Bakar

Khusus untuk penderita luka bakar, Anda dapat menggunakan daun pisang sebagai pengobatan. Caranya, kulit yang terbakar dioles dengan campuran abu daun pisang dan minyak kelapa. Campuran ini mampu mendinginkan kulit yang terbakar.

7. Yang Mengalami Stress

Pisang mengandung potasium, yaitu mineral vital yang membantu menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan kadar air dalam tubuh. Ketika mengalami stress, metabolisme tubuh akan meningkat drastis sehingga mengurangi kadar potasium tubuh. Dengan pisang, potasium dalam tubuh kadarnya akan seimbang.

8. Penderita Stroke

Berdasarkan riset The New England Journal of Medicine, mengkonsumsi pisang setiap hari akan menurunkan resiko kematian akibat stroke hingga 40%.

9. Mengontrol Temperatur

Di beberapa negara, pisang dipandang sebagai makanan pendingin yang dapat menurunkan temperatur fisik dan emosional ibu hamil. Di Thailand contohnya, ibu hamil mengkonsumsi pisang untuk memastikan bayi lahir dengan temperatur sejuk.

10. Meningkatkan Kekuatan Otak

Di sebuah sekolah Inggris, 200 pelajar mampu menyelesaikan ujian akhir hanya dengan sarapan pisang. Mereka juga kerap mengkonsumsi pisang saat jam istirahat serta makan siang, sebab pisang mampu meningkatkan kekuatan otak.

Sekolah Inggris tersebut merupakan responden sebuah riset, dan membuktikan bahwa kandungan potasium pada pisang membuat para pelajar jadi lebih aktif dalam proses belajar.

Di sisi lain, pisang juga bermanfaat bagi kecantikan. Seperti juga pada buah-buah lain, seperti alpukat, bengkuang dan mentimun, pisang juga kerap dijadikan sebagai masker wajah, atau untuk mengatasi rambut rusak dan menghaluskan tangan.

Pisang juga punya peranan dalam menurunkan atau menaikkan berat badan. Sebuah penelitian telah membuktikan, bahwa seseorang mampu menurunkan berat badannya dengan berdiet pisang.

Bila ingin mengurangi berat badan, caranya gampang. Setiap hari konsumsilah empat buah pisang dan empat gelas susu non fat atau susu cair dalam sehari. Lakukan selama tiga hari dalam seminggu.

Dari pisang dan susu tersebut, Anda mendapatkan 1,250 kalori. Menu ini cukup menyehatkan bagi tubuh Anda. Selain menurunkan berat badan, diet pisang juga membantu kulit wajah menjadi lebih bersih dan tidak berminyak.

Sedangkan yang ingin menambah bobot tubuh, konsumsilah satu gelas banana shake yang dicampur madu, kacang dan mangga, sesudah makan. Menu ini bila dikonsumsi setiap hari, akan membantu menaikkan berat badan.

Belum banyak yang tahu, bahwa pisang ternyata juga mampu membantu perokok mengatasi kecanduan nikotin. Kandungan vitamin B6 dan B12 yang terdapat di pisang, dapat menetralisir pengaruh nikotin dalam tubuh. Bahkan enzim bromelain yang terkandung di pisang pun, terbukti dapat meningkatkan libido pria.

http://www.fimadani.com/khasiat-hebat-buah-pisang/

Minggu, 15 Januari 2012 0 komentar

Memalukan

Hari ini ada dua hal memalukan yang aq alami
wess yang pertama:
Sebenarnya hari ini ada tasqif. Acaranya jam 13.00 WIB. Aq baru tw ada tasqif sekitar jam 11.00 WIB pada hari itu juga. Maka ku segerakan menyelesaikan setrikaan ku yang tinggal beberapa helai saja. Alhasil, selesai juga nyetrika pas jam 12.00 siang.
Lalu aq pun mandi karena gerah bis nyetrika baju yang lumayan banyak. Belum selesai bedandan di depan kaca, eh si Asya udah merengek-rengek minta mimik. Ku susui dulu ia. Mencoba 'tuk tetap tenang. Karena sudah hampir jam 13.00. Terus terang aq termasuk orang yang gampang panikan, apalagi kalau ada orang yang menunggu.
Singkat cerita setelah memandikan Asya. Aq, Asya dan Lisa berangkat dari rumah jam 13.50. Tibalah kami di tempat tasqif. Ternyata tasqif sudah mulai.
Teng!! pas jam 14.30 tasqif selesai. Alamak !! ey dah selesai. cuma setengah jam kami di sini.
Malu nye...datang telat.

***pelajaran: hrs lbh awal dalam menyiapkan diri, krn skrg dah pny anak

Yang kedua:
Moso' di Tasqif tadi si pembicara merangkap semua tugas. Beliau yang jadi MC, beliau yang tilawah, beliau pula yang mengisi sesi materi dan satu lagi beliau pula yang menutup tasqif tsb.
ckckckck, sebanyak ini akhwat yang hadir, moso' tak ada satu pun yang berani dan mau maju untuk bertugas.
Jadi inget status di FB ku tadi siang. SEMUA TERGANTUNG DARI KUALITAS TARBIYAH YANG SELAMA INI DIJALANI

***pelajaran: jilbab GEDE gk menjamin klo beliau lbh sholihah
Sabtu, 14 Januari 2012 0 komentar

15 Jan '11

Satu tahun sudah kita menjalani kehidupan bersama mas...
Ada banyak kejadian sudah yang kita alami
Ada suka maupun duka
Ada canda, tawa, sampai bergelimangan air mata
Mewarnai kehidupan kita selama satu tahun ini

Awal bersama bahkan hingga saat ini pun aku masih terkaget dengan kepribadian mu
Butuh kedewasaan dalam mengarungi bahtera rumah tangga ini
Saling memahami salah satu kunci nya

Satu per satu masalah dalam rumah tangga kita
terselesaikan, alhamdulillah
Walau tak bisa dielakkan
Kadang air mata pun turut serta mewarnai

Hanya agama saja yang bisa menjadi pegangan
selama kita masih komitmen untuk hidup bersama

Bersama kita perbaiki diri
Mas menjadi suami dan Ayah yang sholih dan men-sholihkan
Dan
Adek pun berusaha menjadi istri serta Bunda yang sholihah dan mensolihahkan
AMIIINN





Selamat Hari Pernikahan
yang ke satu tahun
15 Jan '12
Sabtu, 17 Desember 2011 3 komentar

Dahsyat nya meNikah

Seorang teman pernah menulis status di facebook (fb) kurang lebih curhatannya kalau dirinya ingin kembali menjadi anak kecil lagi yang hidup tanpa memikirkan hal yang berat-berat. Tanpa berfikir panjang aku mengomentari statusnya "klo aq sih gk mw, lbh enak kehidupan yg skrg".

Ya, klo difikir-fikir aq lebih memilih kehidupan yg sekarang. Memiliki teman hidup dan (alhamdulillah) buah hati yang cuaannnttiiikkk ***biasa pujian seorang Ibu kpd anak nya :p. Subhanallah meNikah itu benar-benar menggenapkan 1/2 lagi dien kita. meNikah itu suatu wadah yang halalllll untuk penyaluran rasa cinta, kasih, sayang dsb pada pasangan sehingga jika kita melaksanakan nya surga sudah menanti kita (amiiinn).

Wanita itu tercipta dari tulang rusuk nya laki-laki. Bukan dari kaki yang diinjak-injak, bukan pula dari kepala yang mesti laki-laki junjung. Tapi dari rusuk dekat dengan bahu, mesti dilindungi dekat juga dengan hati untuk dikasihi. Maka seorang suami wajib mengasihi dan melindungi istri tercintanya. Alhamdulillah hal seperti itu bisa kudapatkan dari Mamas ku.

Karena wanita itu seperti tulang rusuk yang bengkok, bila mencoba diluruskan dengan paksaan maka akan patah, jadi musti pelan-pelan. Begitu pula Mamas ku memperlakukan aku sebagai istri nya. Menurutnya itu yang terbaik bagi ku, tapi karena keterbatasan ku. Aku pun berjalan melenceng dari aturannya. Sampai sekarang sifat seperti itu masih ada pada diriku. Maklum sebagai anak sulung. Diriku lebih banyak mengatur, memerintah bukan diatur dan diperintah. Sebelum meNikah, jika ada aturan yang tidak sreg di hati aku akan langsung melawan. Tapi sekarang HARUS mau ikut apa kata suami (kecuali maksiat). *** maafin adek ya Mas...


Yoyen dalam Kenangan

Yoyen dalam Kenangan

 
;